
Ephorus HKBP Resmikan Kantor Distrik XIII Asahan Labuhan Batu
25 Juli 2026
Ephorus HKBP, Pdt. Victor Tinambunan, MST., meresmikan Kantor HKBP Distrik XIII Asahan Labuhan Batu dan satu unit Bagas Huria. Melalui ibadah pengucapan syukur ini, Ephorus menegaskan bahwa kantor gereja bukanlah sekadar pusat administrasi, melainkan ruang pelayanan tempat panggilan Allah diwujudkan demi kesejahteraan umat dan kemuliaan Tuhan.
ASAHAN LABUHAN BATU (25/7) - Sukacita menyelimuti HKBP Distrik XIII Asahan Labuhan Batu dalam ibadah pengucapan syukur atas peresmian Kantor Distrik dan satu unit rumah dinas yang difungsikan sebagai kediaman Sekretaris Distrik. Ephorus HKBP, Pdt. Victor Tinambunan, MST., menegaskan bahwa sukacita jemaat tidak bersumber pada berdirinya sebuah bangunan fisik semata, melainkan pada perwujudan penyertaan Allah yang setia dalam perjalanan pelayanan gereja-Nya. Dalam bimbingannya, Ephorus mengingatkan kembali firman Tuhan dari Mazmur 127:1 mengenai Tuhan yang membangun rumah. Beliau menegaskan bahwa setiap batu yang tersusun, tenaga yang dicurahkan, dana yang dipersembahkan, hingga doa yang dinaikkan oleh panitia serta warga jemaat merupakan karya kasih karunia Allah. Oleh karena itu, segala kemuliaan atas berdirinya fasilitas ini hanya ditujukan bagi Tuhan.
Ephorus juga menekankan bahwa peresmian ini bukanlah penanda bahwa Tuhan menyerahkan bangunan tersebut untuk berjalan dengan sendirinya. Sebaliknya, momen ini menjadi titik tolak bagi seluruh jemaat dan pelayan untuk semakin memohon agar Tuhan terus berdiam, menguduskan, memelihara, dan menuntun setiap pelayanan yang berlangsung. Nilai sejati dari gedung ini tidak terletak pada kemegahan bangunannya, melainkan pada kehadiran Tuhan yang berkarya di dalamnya.
Lebih mendalam, Pdt. Victor Tinambunan menguraikan makna teologis dari sebuah fasilitas gereja. Kantor gereja bukanlah sekadar tempat bekerja atau pusat administrasi keorganisasian, melainkan murni ruang pelayanan. Di tempat inilah panggilan Allah diterjemahkan menjadi perencanaan yang bijaksana, keputusan yang adil, pelayanan yang penuh kasih, dan tindakan nyata bagi umat. Ephorus secara khusus berpesan agar setiap rapat di kantor tersebut selalu diawali dan diakhiri dengan doa, setiap percakapan dilandasi oleh kasih, administrasi surat menyurat mencerminkan kebenaran, dan setiap keputusan dilahirkan dari pergumulan mencari kehendak Allah.
Pada akhir arahannya, Ephorus menyampaikan harapan agar kantor distrik ini sungguh-sungguh menjadi rumah hikmat tempat Roh Kudus memimpin pelayan untuk melayani dengan integritas, kejujuran, dan kerendahan hati. Demikian pula halnya dengan Bagas Huria, diharapkan mampu menjadi kediaman yang dipenuhi damai sejahtera Kristus, di mana para pelayan memperoleh kekuatan rohani, membangun kehidupan keluarga yang patut diteladani, serta selalu menghadirkan keramahan dan penghiburan bagi setiap orang yang datang berkunjung.