Logo HKBP

HKBP

Kembali ke Berita
Ephorus HKBP Sebut BEKASI: Beriman Kepada Allah Seturut Injil
Berita

Ephorus HKBP Sebut BEKASI: Beriman Kepada Allah Seturut Injil

3 Oktober 2026

Ephorus HKBP Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST menegaskan pesan “BEKASI: Beriman Kepada Allah Seturut Injil” dalam Pesta Puncak Tahun Transformasi HKBP Distrik XIX Bekasi di Cikarang, Sabtu (3/10/2026). Perayaan menutup rangkaian pelayanan 2026 dengan peneguhan iman keluarga, bantuan kepada empat pospel, serta apresiasi bagi jemaat.

CIKARANG (3/10) - Ephorus HKBP Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST menegaskan panggilan untuk hidup “Beriman Kepada Allah Seturut Injil” dalam Pesta Puncak Tahun Transformasi HKBP Distrik XIX Bekasi, Sabtu (3/10/2026). Pesan tersebut dirangkum melalui akronim BEKASI: Beriman Kepada Allah Seturut Injil sebagai pengingat bagi jemaat setelah menjalani orientasi pelayanan HKBP 2026, “Pengajaran Iman di Tengah Keluarga”. Pesta Puncak yang berlangsung di Gedung Graha Tiara, Cikarang, menjadi penutup rangkaian kegiatan Tahun Transformasi yang telah dilaksanakan selama satu tahun.

Ephorus HKBP melayani sebagai pengkhotbah dalam ibadah yang mengawali rangkaian Pesta Puncak. Praeses HKBP Distrik XIX Bekasi Pdt. Henri Napitupulu, M.Th. melayani sebagai liturgis, sedangkan Kepala Bidang Koinonia Pdt. Sarma Siregar, S.Th. melayani doa syafaat. Dalam khotbahnya, Ephorus menegaskan bahwa kasih dan penyertaan Allah bukan hanya pengalaman masa lalu, tetapi terus dialami umat dalam kehidupan setiap hari.

Menurut Ephorus, Allah yang telah menyertai umat-Nya tetap hadir untuk menuntun dan memberikan kekuatan dalam menjalani kehidupan. Karena itu, iman kepada Allah dan Injil perlu menjadi dasar bagi kehidupan pribadi, keluarga, dan persekutuan gereja. Pesan tersebut kemudian dirumuskan dalam identitas BEKASI agar mudah diingat dan terus dihidupi warga jemaat.

Pesta Puncak menjadi bagian dari evaluasi sekaligus kelanjutan semangat Tahun Transformasi di Distrik XIX Bekasi. Ketua Tahun Transformasi Ir. Tardas Bonar Hasudungan Sihombing, S.E. menyampaikan bahwa berbagai kegiatan selama satu tahun diharapkan tidak berhenti sebagai program, tetapi memberi manfaat bagi gereja, jemaat, keluarga, dan masyarakat. Sebanyak 10 program telah dilaksanakan dalam rangkaian Tahun Transformasi tersebut.

Praeses HKBP Distrik XIX Bekasi Pdt. Henri Napitupulu, M.Th. menegaskan bahwa semangat transformasi perlu diteruskan setelah Pesta Puncak berakhir. Salah satu perhatian utama ialah keberlanjutan ibadah keluarga sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Jika sebelumnya ibadah keluarga dijalankan secara mingguan, semangat itu diarahkan agar semakin menjadi kebiasaan dalam kehidupan keluarga.

Pengajaran iman di tengah keluarga menjadi bagian penting dalam orientasi pelayanan tersebut. Keluarga diarahkan menjadi tempat firman Tuhan, doa, dan persekutuan terus dipelihara dalam kehidupan sehari-hari. Semangat itu sejalan dengan tema “Transformasi: Pengajaran Iman di Tengah Keluarga” berdasarkan Ulangan 6:4–9.

Pesta Puncak juga disertai penyerahan dana bantuan sebesar Rp200 juta kepada empat pos pelayanan. Bantuan diberikan kepada Pospel HKBP Grand Cikarang Village, Pospel HKBP Sukamanah, Pospel HKBP Karang Bahagia, dan Pospel Logam Bangun Setia. Dukungan tersebut menjadi salah satu bagian dari pelayanan yang dilaksanakan dalam rangkaian Tahun Transformasi HKBP Distrik XIX Bekasi. Selain rangkaian ibadah dan pelayanan, kegiatan juga diisi dengan UMKM dari PPD serta berbagai penampilan warga jemaat. Tortor, peragaan busana, penampilan band remaja, kegiatan Anak Sekolah Minggu, gerak jalan Ina, serta tortor dari setiap resort menjadi bagian dari Pesta Puncak. Berbagai kegiatan tersebut melibatkan kelompok pelayanan dan warga jemaat dari berbagai kategori.

Panitia juga menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Praeses Cup. HKBP Mustika Jaya dan HKBP Jatisampurna menerima piala Juara Umum dalam rangkaian perlombaan yang telah dilaksanakan. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bagian dari kegiatan yang membangun kebersamaan antarjemaat di Distrik XIX Bekasi.

Perhatian khusus juga diberikan kepada keluarga-keluarga yang setia melaksanakan ibadah keluarga. Apresiasi tersebut menegaskan kembali bahwa pengajaran iman tidak hanya berlangsung dalam kegiatan besar gereja, tetapi juga melalui kebiasaan berdoa, membaca firman Tuhan, dan bersekutu di dalam keluarga. Praktik kehidupan iman di rumah menjadi salah satu hal yang terus didorong setelah berakhirnya rangkaian Tahun Transformasi.

Melalui Pesta Puncak tersebut, Ephorus HKBP mengajak jemaat membawa semangat Tahun Transformasi ke dalam kehidupan berikutnya. Pesan “BEKASI: Beriman Kepada Allah Seturut Injil” menjadi pengingat agar iman terus diajarkan, dihidupi, dan diwariskan dalam keluarga serta persekutuan gereja. Dengan demikian, berakhirnya rangkaian kegiatan Tahun Transformasi tidak menjadi akhir dari proses pembentukan kehidupan iman di HKBP Distrik XIX Bekasi.

Bagikan:WhatsApp FacebookX
Ephorus HKBP Sebut BEKASI: Beriman Kepada Allah Seturut Injil