
HKBP dan LAI Perkuat Kerja Sama Alkitab dan Misi Pelayanan
19 Oktober 2026
Kepala Departemen Marturia HKBP Pdt. Bernard Manik mengunjungi Kantor Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) di Jakarta, Senin (19/10/2026). Pertemuan membahas penguatan kerja sama HKBP dan LAI dalam pelayanan Alkitab dan Bibel, pengembangan misi, penyebarluasan firman Tuhan, serta peluang kontribusi tenaga pelayanan HKBP bagi LAI.
JAKARTA (19/10) - Kepala Departemen Marturia HKBP Pdt. Bernard Manik, M.Th memenuhi undangan pimpinan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) untuk membahas penguatan kerja sama pelayanan, Senin (19/10/2026). Pertemuan di Kantor LAI tersebut berfokus pada pelayanan Alkitab dan Bibel sebagai bagian dari pemberitaan Injil dan pengembangan misi. Kedua pihak juga membicarakan peluang memperluas jangkauan pelayanan melalui kemitraan yang lebih erat antara HKBP dan LAI.
Dalam pertemuan tersebut, Pdt. Bernard Manik disambut Pdt. Dr. Anwar Tjen, Kepala Departemen Penerjemahan sekaligus konsultan ahli LAI, bersama Pitter Maanana, S.E., Kepala Bidang Pemasaran Cetak LAI. Pembicaraan diarahkan untuk menyamakan pemahaman mengenai kebutuhan dan peluang pelayanan yang dapat dikembangkan bersama. Alkitab dan Bibel menjadi perhatian utama dalam mendukung pelayanan firman Tuhan di tengah masyarakat.
Pdt. Bernard Manik memandang pertemuan tersebut sebagai ruang untuk memperkuat hubungan HKBP dengan LAI dalam bidang yang berkaitan langsung dengan tugas pemberitaan Injil. Kerja sama yang dibicarakan tidak hanya menyangkut kehadiran Alkitab dan Bibel, tetapi juga bagaimana keduanya dapat mendukung gerakan misi dan menjangkau masyarakat secara lebih luas. Pembahasan tersebut sejalan dengan pelayanan Marturia HKBP yang memberi perhatian pada pemberitaan firman Tuhan.
Salah satu hal yang turut dibicarakan ialah harapan LAI agar HKBP dapat berkontribusi melalui tenaga pelayanan yang membantu pelaksanaan tugas dan misi LAI. Harapan tersebut membuka peluang bagi kedua lembaga untuk mengembangkan bentuk kemitraan yang lebih konkret dalam pelayanan. Keterlibatan tenaga pelayanan HKBP diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama mendukung ketersediaan dan penyebarluasan Alkitab bagi masyarakat.
Pertemuan itu juga menempatkan HKBP dan LAI sebagai mitra yang memiliki perhatian bersama terhadap pelayanan berbasis Alkitab. Melalui komunikasi dan penyamaan persepsi, kedua pihak berupaya melihat bentuk-bentuk kerja sama yang dapat mendukung pemberitaan Injil secara berkelanjutan. Pengembangan kemitraan tersebut diarahkan pada kebutuhan pelayanan yang dapat dikerjakan bersama sesuai tugas masing-masing lembaga.
Bagi Departemen Marturia HKBP, penguatan hubungan dengan LAI menjadi bagian dari upaya mengembangkan pelayanan misi melalui firman Tuhan. Alkitab dan Bibel tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan bahan pelayanan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pembinaan dan pemberitaan Injil kepada masyarakat. Karena itu, kerja sama dengan LAI diharapkan dapat memperluas dukungan terhadap pelayanan HKBP di berbagai wilayah.
Pertemuan di Jakarta tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat komunikasi dan peluang kerja sama antara HKBP dan LAI. Kedua pihak berharap pembicaraan yang telah dilakukan dapat ditindaklanjuti dalam bentuk pelayanan yang mendukung misi gereja serta penyebarluasan firman Tuhan. Melalui kemitraan tersebut, HKBP dan LAI diarahkan untuk terus mengembangkan pelayanan Alkitab dan Bibel bagi kehidupan masyarakat.