Logo HKBP

HKBP

Kembali ke Berita
JAKARTA (1/10) — Ephorus HKBP Pdt. Dr. Victor Tinambunan menyampaikan Kuliah Umum di Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta atas undangan Ketua STFT Pdt. Prof. Binsar Pakpahan, Ph.D. Mengusung tema “Sikap Publik Gereja dalam Menghadapi Isu Lingkungan Hidup”, Ephorus menegaskan urgensi peran aktif gereja di tengah krisis ekologi. Dalam pemaparannya, ia menyoroti "affluenza" atau gaya hidup konsumtif yang merusak alam. Ephorus menyoroti peran gereja untuk menjadi  pelopor pertobatan ekologis melalui gerakan 5R: Repent, Reduce, Reuse, Recycle, dan Replant. Langkah ini ditekankan sebagai panggilan iman untuk merawat ciptaan bumi demi mewariskan lingkungan yang lestari bagi generasi mendatang.
QUICK_NEWS

JAKARTA (1/10) — Ephorus HKBP Pdt. Dr. Victor Tinambunan menyampaikan Kuliah Umum di Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta atas undangan Ketua STFT Pdt. Prof. Binsar Pakpahan, Ph.D. Mengusung tema “Sikap Publik Gereja dalam Menghadapi Isu Lingkungan Hidup”, Ephorus menegaskan urgensi peran aktif gereja di tengah krisis ekologi. Dalam pemaparannya, ia menyoroti "affluenza" atau gaya hidup konsumtif yang merusak alam. Ephorus menyoroti peran gereja untuk menjadi pelopor pertobatan ekologis melalui gerakan 5R: Repent, Reduce, Reuse, Recycle, dan Replant. Langkah ini ditekankan sebagai panggilan iman untuk merawat ciptaan bumi demi mewariskan lingkungan yang lestari bagi generasi mendatang.

2 Oktober 2026

Bagikan:WhatsApp FacebookX
JAKARTA (1/10) — Ephorus HKBP Pdt. Dr. Victor Tinambunan menyampaikan Kuliah Umum di Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta atas undangan Ketua STFT Pdt. Prof. Binsar Pakpahan, Ph.D. Mengusung tema “Sikap Publik Gereja dalam Menghadapi Isu Lingkungan Hidup”, Ephorus menegaskan urgensi peran aktif gereja di tengah krisis ekologi. Dalam pemaparannya, ia menyoroti "affluenza" atau gaya hidup konsumtif yang merusak alam. Ephorus menyoroti peran gereja untuk menjadi pelopor pertobatan ekologis melalui gerakan 5R: Repent, Reduce, Reuse, Recycle, dan Replant. Langkah ini ditekankan sebagai panggilan iman untuk merawat ciptaan bumi demi mewariskan lingkungan yang lestari bagi generasi mendatang.