
Kadep Marturia di Kisaran: “Ama Na Marsahala”
26 Agustus 2026
Kepala Departemen Marturia HKBP membekali utusan kaum bapak dari 28 resort dalam Seminar Ama HKBP Distrik XIII Asahan Labuhan Batu di Kisaran, Rabu (26/8). Mengusung tema “Ama Na Marsahala dalam Konteks Misi Keluar”, para Ama didorong menjadi imam yang memberi teladan iman sejak dari keluarga hingga lingkup sosial masyarakat.
KISARAN (26/8) - Peran kaum bapak atau Ama sebagai ujung tombak penggerak rohani keluarga dan masyarakat mendapat sorotan utama dari Kepala Departemen Marturia HKBP. Hal ini ditegaskan secara langsung saat beliau memberikan pembekalan utama dalam agenda Seminar Ama se-HKBP Distrik XIII Asahan Labuhan Batu yang diselenggarakan di HKBP Kisaran Kota, Rabu (26/8/2026). Kegiatan ini diikuti secara antusias oleh para utusan Ama yang berasal dari 28 Resort di wilayah Distrik XIII, yang terbagi dalam lima regional.
Fokus pembekalan yang disampaikan oleh Kepala Departemen Marturia mengacu pada tema “Ama Na Marsahala dalam Konteks Misi Keluar”. Melalui paparan tersebut, para bapak diajak untuk mengkaji kembali dan mendalami panggilan hakiki mereka sebagai imam di tengah keluarga. Konsep Ama Na Marsahala menitikberatkan pada keharusan membangun fondasi kehidupan rohani yang kuat yang mutlak dimulai dari rumah tangga. Setiap bapak diharapkan mampu tampil sebagai figur sentral yang menanamkan teladan iman murni, serta mengarahkan kehidupan keluarganya melalui konsistensi sikap, karakter, dan tutur kata yang baik.
Pesan Kepala Departemen Marturia tidak berhenti pada urusan domestik keluarga. Beliau menegaskan bahwa keteladanan yang telah terbentuk di rumah harus dibawa keluar sebagai bentuk kesaksian hidup di tengah masyarakat luas. Para Ama dipanggil untuk mempraktikkan sikap dan karakter kristiani dalam menjalin hubungan dengan tetangga dan lingkungan sekitar. Kehadiran nyata kaum bapak di tengah interaksi sosial sehari-hari diharapkan mampu menjadi representasi dari kasih dan kehendak Tuhan.
Lebih jauh, Kepala Departemen Marturia juga mengingatkan bahwa kaum bapak memiliki tanggung jawab besar untuk mengambil bagian dalam pelayanan kasih universal sebagai bagian dari ladang misi gereja. Misi adalah pekerjaan yang pada hakikatnya berasal dari Allah, dan gereja diutus untuk melaksanakannya. Sebagai elemen penting dari gereja, para Ama dipanggil untuk terus setia menjadi agen yang menghadirkan kasih Allah melalui setiap lini kehidupan dan pelayanan mereka.
Seminar ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan bagi seluruh kaum bapak di HKBP Distrik XIII Asahan Labuhan Batu untuk semakin menyadari panggilan pelayanannya. Dari fondasi keluarga yang kuat dalam iman, diharapkan akan lahir kehidupan bapak-bapak yang menjadi berkat bagi sesama, serta senantiasa siap membawa kasih Kristus ke mana pun Tuhan mengutusnya.