Logo HKBP

HKBP

Kembali ke Berita
Kepala Departemen Diakonia Salurkan Bantuan Bagi Jemaat HKBP Korban Banjir Bandang Lawe Sigala
Berita

Kepala Departemen Diakonia Salurkan Bantuan Bagi Jemaat HKBP Korban Banjir Bandang Lawe Sigala

3 Juni 2026

Kepala Departemen Diakonia HKBP, Pdt. Eldarton Simbolon, D.Min, mengunjungi dan mendoakan 7 keluarga jemaat HKBP Lawe Sigala yang terdampak banjir bandang, Rabu (3/6/2026). Bersama Praeses Tanah Alas dan Pendeta Resort, beliau menyerahkan Bantuan Dana Kasih serta beras guna menguatkan jemaat yang rumah dan sawahnya rusak akibat bencana tersebut.

LAWE SIGALA (3/6) – Gereja hadir memberikan penghiburan dan kekuatan nyata di tengah pergumulan jemaat. Merespons bencana banjir bandang yang melanda wilayah Aceh Tenggara, Kepala Departemen Diakonia HKBP, Pdt. Eldarton Simbolon, D.Min., turun langsung menyapa dan mendoakan jemaat HKBP Lawe Sigala pada Rabu (3/6/2026). Kunjungan pastoral ini dilakukan bersama Praeses HKBP Distrik Tanah Alas, Pdt. Bikwai Simanjuntak, M.Th., dan Pendeta HKBP Resort Lawe Sigala, Pdt. Benny Banjarnahor. Kehadiran pimpinan gereja ini difokuskan untuk memberikan penguatan dan penghiburan kepada jemaat, terkhusus kepada 7 Kepala Keluarga (KK) yang rumah dan sawahnya hancur akibat terjangan banjir bandang.

Sebagai wujud nyata kepedulian gereja, Pdt. Eldarton Simbolon turut menyerahkan Bantuan Dana Kasih dan bantuan logistik berupa beras kepada para korban. Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat total 28 KK jemaat yang terdampak musibah ini, dengan 7 KK di antaranya mengalami kerusakan rumah.

Bencana hidrometeorologi berupa banjir bandang tersebut sebelumnya menerjang Kecamatan Lawe Sigala-gala, Kabupaten Aceh Tenggara, pada Sabtu malam (9/5/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Tingginya curah hujan sejak sore hari memicu peningkatan debit air sungai, membawa material bebatuan, lumpur tebal, serta kayu gelondongan yang menyumbat aliran jembatan.

Akibatnya, air meluap ke permukiman warga yang berpusat di Desa Lawe Tua Gabungan dan Desa Lawe Tua Makmur. Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara mencatat, secara keseluruhan ada 41 KK atau sekitar 155 jiwa yang terdampak dalam peristiwa tersebut. Terdata 4 unit rumah warga mengalami rusak berat, 15 unit rusak sedang, 7 unit rusak ringan, dan 15 unit rumah lainnya dipenuhi lumpur. Beruntung, tidak terdapat korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi akibat kejadian ini.

Selain merusak rumah, luapan banjir bandang juga sempat melumpuhkan akses lalu lintas di ruas Jalan Nasional Kutacane–Medan akibat tertutup material kayu dan lumpur. Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara melalui BPBD bergerak cepat menurunkan alat berat untuk membersihkan sisa material. Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, juga telah meninjau langsung lokasi kejadian pada keesokan harinya untuk memastikan penanganan dan akses jalan dapat kembali normal. Saat ini, air telah surut dan jalan sudah dapat dilalui, meski masyarakat tetap diimbau waspada terhadap potensi bencana susulan.

Bagikan:WhatsApp FacebookX