Logo HKBP

HKBP

Kembali ke Berita
Kepala Departemen Koinonia HKBP: Firman Tuhan Bentuk Karakter Unggul
Berita

Kepala Departemen Koinonia HKBP: Firman Tuhan Bentuk Karakter Unggul

30 Agustus 2026

Kepala Departemen Koinonia HKBP, Pdt. Dr. Deonal Sinaga, memimpin ibadah Puncak Parheheon Ama HKBP Distrik XII Tanah Alas di HKBP Lawe Desky, Aceh Tenggara, Minggu (30/8/2026). Di hadapan 1.500 jemaat, ia menekankan Firman Tuhan sebagai pembentuk karakter umat yang berharga melebihi harta dan jabatan.

LAWE DESKY (30/8) - Kepala Departemen Koinonia HKBP, Pdt. Dr. Deonal Sinaga, bersama Praeses HKBP Distrik XII Tanah Alas, Pdt. Bikwai Simanjuntak, M.Th., hadir secara langsung melayani ibadah Minggu sekaligus perayaan Puncak Parheheon Ama di HKBP Lawe Desky pada 30 Agustus 2026. Acara akbar ini berlangsung dengan penuh kekompakan, antusiasme, dan sukacita, serta dihadiri oleh lebih dari 1.500 warga jemaat, parhalado, hingga para pelayan penuh waktu se-Distrik XII Tanah Alas.

Dalam khotbahnya yang didasarkan pada nas Yeremia 15:15-21, Kadep Koinonia mengusung topik “Firman Tuhan Menjadi Kegirangan Bagiku” (Hatami do las ni rohanghu). Pdt. Deonal Sinaga menegaskan bahwa kebahagiaan sejati dan proses pembentukan kepribadian yang unggul hanya dapat tercapai apabila Firman Tuhan telah menjadi kegirangan hidup umat. Ia memaparkan bahwa kebenaran Firman Tuhan adalah milik yang paling berharga, yang nilainya jauh melampaui harta kekayaan, kuasa, kedudukan politik, maupun situasi kehidupan yang ideal.

Lebih lanjut, Kadep Koinonia mengajak jemaat untuk merefleksikan perjalanan spiritual Nabi Yeremia yang hidup di tengah bangsa yang keras kepala. Yeremia yang sempat mengeluh akhirnya menyadari bahwa sikap tersebut tidak pantas. Kesadaran untuk menjadikan Firman Tuhan sebagai kesukaan hatinya membuat Tuhan kembali melayakkan dan memakainya. Guna mempertegas pentingnya karakter bagi kaum bapak (Ama), Pdt. Deonal mengutip pandangan Woodrow Wilson, mengingatkan bahwa kehilangan harta bukanlah kehilangan apa-apa, tetapi kehilangan karakter berarti kehilangan segalanya. Karakter diri yang harus dimiliki umat adalah karakter yang hidup dari Firman Tuhan.

Sukacita dan kegirangan umat dalam menghayati firman Tuhan tersebut semakin nyata melalui gelaran Festival Koor Ama se-Distrik XII Tanah Alas. Dalam kompetisi paduan suara ini, Punguan Ama HKBP Ressort Nauli Simpang Semadam berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara I. Kemenangan ini disambut dengan penuh syukur oleh kontingen. Mereka secara khusus menyampaikan apresiasi atas segala dukungan, baik berupa doa maupun materi, yang telah diberikan oleh seluruh jemaat se-Ressort Nauli Simpang Semadam yang mencakup HKBP Simpang Semadam, HKBP Lawe Kinga, HKBP Lawe Beringin, dan HKBP Dame Lawe Petanduk.

Penyelenggaraan Puncak Parheheon Ama dan Tahun Transformasi yang meriah ini dikoordinasikan dengan baik oleh kepanitiaan yang dipimpin oleh Arnold Napitupulu, S.H., yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Aceh Tenggara. Kesuksesan seluruh acara, termasuk berbagai perlombaan yang telah diadakan, turut didukung penuh oleh seluruh pelayan penuh waktu setempat.

Momentum perayaan ini pada akhirnya tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat dan persekutuan internal gereja, tetapi juga menegaskan eksistensi positif HKBP di wilayah tersebut. HKBP di Aceh Tenggara terus membuktikan diri sebagai gereja yang inklusif, bersahabat, dan konsisten memainkan peran penting dalam merajut tali persaudaraan serta menjaga kerukunan antarumat beragama di Tanah Alas.

Bagikan:WhatsApp FacebookX