Logo HKBP

HKBP

Kembali ke Berita
Kepala Departemen Marturia HKBP Tegaskan Keluarga sebagai Seminari Iman Pertama
Berita

Kepala Departemen Marturia HKBP Tegaskan Keluarga sebagai Seminari Iman Pertama

13 September 2026

Kepala Departemen Marturia HKBP Pdt. Bernard Manik menegaskan pentingnya keluarga sebagai seminari iman pertama saat menyampaikan khotbah pada Pesta Puncak Parheheon Sekolah Minggu, Remaja, dan Naposo Bulung HKBP Resort Grand Duta Banten di Tangerang, Minggu (13/9/2026), untuk memperkuat pembentukan iman dan karakter rohani generasi muda.

TANGERANG (13/9) - Kepala Departemen Marturia HKBP Pdt. Bernard Manik menegaskan pentingnya keluarga sebagai “seminari iman” pertama dalam pembentukan iman dan karakter rohani generasi muda. Penegasan itu disampaikannya dalam khotbah pada Pesta Puncak Parheheon Sekolah Minggu, Remaja, dan Naposo Bulung HKBP Resort Grand Duta Banten, Minggu (13/9/2026).

Dalam khotbahnya, Pdt. Bernard Manik memberikan perhatian pada peran keluarga sebagai lingkungan pertama tempat anak-anak memperoleh pengajaran dan mengalami praktik kehidupan beriman. Karena itu, orang tua diajak memaknai keluarga sebagai tempat nilai-nilai kekristenan ditanamkan dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan tersebut menjadi bagian penting dalam Pesta Puncak Parheheon yang secara khusus ditujukan kepada Sekolah Minggu, Remaja, dan Naposo Bulung. Kegiatan ini diarahkan menjadi sarana penguatan dan pengajaran iman bagi anak-anak, remaja, dan pemuda di tengah kehidupan keluarga dan persekutuan jemaat.

Ibadah Pesta Puncak Parheheon berlangsung di HKBP Resort Grand Duta Banten. Pdt. Ivander Lumbantobing melayani sebagai liturgis, sedangkan Pdt. Bernard Manik, Kepala Departemen Marturia HKBP, melayani sebagai pengkhotbah.

Melalui Parheheon tersebut, perhatian terhadap pertumbuhan iman generasi muda tidak hanya ditempatkan dalam lingkup pelayanan gereja. Keluarga juga mendapat penekanan sebagai tempat pertama bagi anak-anak untuk mengenal, menerima, dan menjalankan nilai-nilai kekristenan dalam kehidupan sehari-hari.

Penekanan terhadap peran keluarga itu menjadi bagian dari upaya pembinaan kepada Sekolah Minggu, Remaja, dan Naposo Bulung. Para orang tua memiliki peran dalam mendampingi proses pertumbuhan iman sehingga pembinaan yang diterima generasi muda dalam persekutuan gereja juga diterapkan dalam kehidupan keluarga.

Pesta Puncak Parheheon ini sekaligus menjadi salah satu kegiatan pelayanan HKBP Grand Duta Banten setelah resmi berstatus sebagai Resort pada 14 Desember 2025. Sebelum menjadi Resort, gereja ini telah melalui perjalanan pelayanan selama 19 tahun. HKBP Resort Grand Duta Banten berlokasi di Perumahan Grand Duta, Kota Tangerang. Meskipun berada di kawasan tersebut, anggota jemaatnya tidak hanya berdomisili di wilayah Tangerang. Sebagian jemaat tinggal di berbagai daerah lain, termasuk di luar kota.

Kondisi tersebut membuat pelayanan HKBP Resort Grand Duta Banten menjangkau jemaat dengan wilayah tempat tinggal yang beragam. Dalam perkembangan pelayanannya sebagai Resort, pembinaan iman generasi muda menjadi salah satu perhatian yang terus dikembangkan. Melalui Pesta Puncak Parheheon Sekolah Minggu, Remaja, dan Naposo Bulung ini, HKBP Resort Grand Duta Banten memberikan ruang bagi penguatan dan pengajaran iman generasi muda, sekaligus mengingatkan kembali peran orang tua dalam kehidupan mereka.

Pesan Kepala Departemen Marturia HKBP dalam ibadah tersebut menempatkan pembentukan iman generasi muda sebagai tanggung jawab yang juga berlangsung di dalam keluarga. Keluarga menjadi tempat pertama bagi nilai-nilai kekristenan untuk diajarkan, dipraktikkan, dan diteruskan dalam kehidupan sehari-hari.

Bagikan:WhatsApp FacebookX