
Kepala Departemen Marturia Tegaskan Kemurahan Hati Sebagai Cerminan Iman dalam Pelatihan Generosity HKBP Josua
10 Mei 2026
Kepala Departemen Marturia menekankan panggilan umat untuk hidup murah hati dalam Pelatihan Generosity di HKBP Josua Resort Josua Distrik XIV Tebing Tinggi Deli (10/5/26). Diikuti 33 peserta dan dihadiri Praeses setempat, pelatihan bersama narasumber Ir. Adrie Lombogia, MA. CL dan Ciska Lombogia, MA. CL. ini bertujuan menumbuhkan kepedulian nyata di tengah perkembangan zaman.
TEBING TINGGI (10/5) – Kepala Departemen Marturia, Pdt. Bernard Manik, M.Th, memberikan arahan tegas bahwa jemaat gereja dipanggil untuk terus bertumbuh dalam kemurahan hati, sebagaimana Tuhan Allah adalah Pribadi yang murah hati. Pesan tersebut menjadi fokus utama dalam Pelatihan Generosity yang diselenggarakan di HKBP Josua Resort Josua Distrik XIV Tebing Tinggi Deli, pada 10 Mei 2026. Menurut beliau, kemurahan hati merupakan gambaran iman yang bertumbuh sekaligus bentuk tanggung jawab setiap orang percaya yang telah ditebus dan dibayar lunas oleh darah Kristus.
Menegaskan pesan tersebut, Praeses Distrik XIV Tebing Tinggi Deli yang turut hadir juga mengajak seluruh jemaat untuk semakin menghayati pentingnya kepedulian. Praeses mengingatkan bahwa perkembangan zaman dan kesibukan manusia perlahan dapat menjauhkan banyak orang dari rasa peduli terhadap sesama, sehingga pelatihan ini menjadi momen panggilan agar jemaat kembali hidup dalam semangat generosity di lingkungan gereja maupun kehidupan sehari-hari.
Kegiatan pelatihan yang bertujuan menumbuhkan semangat kemurahan hati ini diikuti oleh 33 peserta yang merupakan perwakilan dari 6 sektor pelayanan. Untuk memperdalam pemahaman peserta, panitia menghadirkan dua narasumber, yakni Bapak Ir. Adrie Lombogia, MA. CL. dan Ibu Ciska Lobogia, MA. CL.
Materi disampaikan secara interaktif dan menyentuh kehidupan peserta melalui berbagai topik pembahasan, di antaranya stasiun kemurahan hati, gaya komunikasi, peran fasilitator, dan tujuh stasiun hati. Peserta juga mempelajari pandangan Alkitab tentang kemurahan hati, langkah-langkah hidup bermurah hati, prinsip menabur dan menuai, hingga konsep segitiga kemurahan hati.
Secara keseluruhan, pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan penuh sukacita dan antusiasme. Proses pembelajaran didukung dengan kerja kelompok untuk menyusun resolusi bersama, penyampaian video motivasi, serta gerakan-gerakan pelatihan yang membantu peserta mengingat substansi materi. Melalui pelatihan ini, seluruh peserta diharapkan semakin terdorong menjadi pribadi yang peduli dan mampu menjadi teladan kepedulian di tengah pelayanan jemaat HKBP dan masyarakat luas.