Logo HKBP

HKBP

Kembali ke Berita
Kepala Derpartemen Diakonia Bersama HKBP Rawamangun Salurkan Bantuan ke HKBP Panggungunan
Berita

Kepala Derpartemen Diakonia Bersama HKBP Rawamangun Salurkan Bantuan ke HKBP Panggungunan

20 April 2026

Kepala Departemen Diakonia HKBP memimpin penyaluran bantuan dari HKBP Rawamangun untuk jemaat HKBP Panggungunan, Humbang Hasundutan, Senin (20/4/2026). Bantuan berupa dana pembangunan Rp88 juta, tali kasih bagi 23 keluarga terdampak, dan logistik pangan diberikan sebagai wujud nyata solidaritas antarjemaat HKBP untuk mendukung pemulihan pascabencana banjir dan longsor yang merusak fasilitas ibadah jemaat.

HUMBANG HASUNDUTAN (20/4) – Kepedulian terhadap sesama jemaat kembali ditunjukkan oleh Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) melalui aksi nyata pelayanan diakonia lintas distrik. Pada Senin (20/4/2026), Kepala Departemen Diakonia HKBP, Pdt. Eldarton Simbolon, D.Min, melakukan kunjungan kemanusiaan sekaligus memimpin penyaluran bantuan dari HKBP Rawamangun kepada jemaat HKBP Panggungunan, Resort Rambe, Distrik III Humbang. Kunjungan ini merupakan respons atas kondisi HKBP Panggungunan yang terdampak parah akibat bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi pada tahun lalu. Dalam perjalanan menuju lokasi yang memakan waktu sekitar satu setengah jam dari Doloksanggul, rombongan harus melintasi medan yang hingga kini masih menunjukkan bekas kerusakan infrastruktur akibat bencana tersebut.

Turut mendampingi dalam rombongan ini antara lain Praeses HKBP Distrik III Humbang, Pdt. Robinsarhot Lumbangaol, Pendeta HKBP Resort Rawamangun, Pdt. Manapar Panjaitan, serta jajaran Tim Diakonia HKBP Rawamangun. Kehadiran para pimpinan gereja ini menegaskan komitmen HKBP dalam memperkuat semangat solidaritas dan kebersamaan di antara jemaat, terutama bagi mereka yang berada di daerah terpencil dan sedang menghadapi kesulitan.

Kondisi fisik bangunan HKBP Panggungunan saat ini dilaporkan masih sangat memprihatinkan. Kerusakan berat pada konstruksi gereja akibat terjangan banjir dan longsor mengakibatkan aktivitas ibadah jemaat terganggu secara signifikan. Menanggapi kondisi darurat tersebut, HKBP Rawamangun menyalurkan bantuan berupa material bangunan senilai Rp88 juta. Dana tersebut dialokasikan sepenuhnya untuk mendukung proses pembangunan kembali gedung gereja agar jemaat dapat segera memiliki tempat ibadah yang layak.

Selain bantuan untuk infrastruktur gereja, aksi diakonia ini juga menyentuh aspek kesejahteraan jemaat secara langsung. Tim menyalurkan bantuan dalam bentuk tali kasih kepada 23 kepala keluarga (KK) jemaat HKBP Panggungunan yang rumah dan lahan pertaniannya terdampak bencana. Bantuan finansial ini ditujukan untuk meringankan beban ekonomi warga yang saat ini masih berada dalam tahap pemulihan kehidupan ekonomi pascabencana. Dalam kesempatan yang sama, bantuan logistik pangan juga dibagikan kepada masyarakat luas di sekitar lokasi gereja. Sebanyak 38 sak beras, masing-masing seberat 5 kilogram, didistribusikan kepada jemaat, warga sekitar, hingga personel TNI yang sedang bertugas di lapangan. Diketahui bahwa aparat TNI saat ini tengah melakukan percepatan perbaikan jembatan yang rusak, yang menjadi akses transportasi vital bagi mobilitas penduduk di daerah tersebut.

Kepala Departemen Diakonia HKBP menekankan bahwa pelayanan ini adalah bagian dari tanggung jawab gereja untuk hadir secara nyata di tengah penderitaan jemaat. Menurutnya, Departemen Diakonia terus berupaya mengoordinasikan dukungan dari jemaat-jemaat yang memiliki kelebihan sumber daya untuk membantu jemaat lain yang sedang membutuhkan, sesuai dengan prinsip saling menopang dalam tubuh HKBP.

Pendeta HKBP Resort Rambe, Pdt. Okuli Sitohang, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dari Pimpinan HKBP dan jemaat HKBP Rawamangun. Ia mengungkapkan bahwa dukungan ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan penguatan moral yang sangat besar bagi jemaat Panggungunan agar tetap teguh dalam iman meskipun sedang menghadapi cobaan bencana. Aksi ini terwujud karena semangat gotong royong dan solidaritas antargereja HKBP tetap terjaga dengan kuat. Melalui bantuan pembangunan dan tali kasih ini, diharapkan proses pemulihan fisik dan mental jemaat HKBP Panggungunan dapat berjalan lebih cepat sehingga aktivitas persekutuan gerejawi dapat kembali pulih sepenuhnya.

Bagikan:WhatsApp FacebookX