
Luncurkan Buku “Menimbang Kembali Sistem Pemilihan Pimpinan”, Ephorus HKBP Wujudkan Kerinduan Tata Kelola Gereja yang Lebih Sehat
27 Agustus 2026
Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, meluncurkan buku “Menimbang Kembali Sistem Pemilihan Pimpinan HKBP” di Jetun Silangit, Kamis (27/8/2026). Buku ini mengusulkan agar pimpinan dipilih oleh pendeta anggota Sinode Godang. Peluncuran ini menjadi wujud komitmen bersama untuk menghadirkan tata kelola gereja yang lebih sehat sesuai amanat Sinode Agung 2024.
JETUN SILANGIT (27/8) - Kerinduan untuk menghadirkan institusi Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) yang semakin baik, sehat, dan berkenan kepada Tuhan terus diwujudkan melalui penyempurnaan tata kelola gereja. Komitmen ini mewarnai acara peluncuran sekaligus bedah buku berjudul “Menimbang Kembali Sistem Pemilihan Pimpinan Huria Kristen Batak Protestan” karya Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST. Acara bersejarah ini diselenggarakan secara hibrida, berpusat di Convention Hall Perkampungan Pemuda HKBP, Jetun Silangit, pada Kamis (27/8/2026).
Buku tersebut secara khusus menyoroti mekanisme pemilihan pimpinan yang dipandang bukan sekadar persoalan teknis organisasi, melainkan bagian integral dari tata kelola gereja yang harus mendukung panggilan, kesatuan, dan kesaksian HKBP. Tesis utama yang ditawarkan oleh Ephorus adalah usulan agar pemilihan pimpinan pusat, baik itu Ephorus, Sekretaris Jenderal, maupun para Kepala Departemen dilakukan oleh Pendeta anggota Sinode Godang. Ephorus menegaskan bahwa usulan ini tidak didasarkan pada anggapan bahwa pendeta memiliki martabat yang lebih tinggi. Sebaliknya, tesis ini murni bertolak dari keyakinan bahwa sistem pemilihan harus senantiasa diarahkan demi kepentingan pelayanan gereja yang lebih baik dan efektif.
Gagasan untuk meninjau kembali sistem pemilihan ini lahir sebagai tindak lanjut resmi dari amanat Sinode Agung HKBP 2024, yang juga telah memperoleh tindak lanjut dalam Rapat Pendeta Hatopan. Melalui peluncuran buku ini, penulis berharap dapat memberikan sumbangan pemikiran bagi seluruh warga jemaat. Tujuannya bukan semata-mata agar usulan tersebut diterima secara instan, melainkan agar keputusan apa pun yang nantinya diambil melalui Sinode Godang benar-benar terarah bagi kemajuan pelayanan HKBP dan kemuliaan Kristus.
Dalam momentum peluncuran tersebut, Ompui Ephorus menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang tulus kepada Pdt. Dr. Frengky Napitupulu, Pdt. Ricky Hasibuan, M.Th., beserta seluruh tim yang telah mencurahkan tenaga dalam mempersiapkan acara. Apresiasi serupa juga diberikan kepada dua penanggap bedah buku, yakni Pdt. Dr. Tumpal Samuel Silitonga dan Pdt. Dr. Fitri Hanna Hutagalung, atas masukan dan paparan kritis mereka. Mengakhiri acara, Ephorus mengajak seluruh jemaat untuk terus mendoakan proses amandemen sistem pemilihan Pimpinan dan Praeses HKBP agar senantiasa berjalan dalam tuntunan, hikmat, dan kehendak Tuhan.