
Momen Bersejarah HKBP Maranatha Betung: 301 Jiwa Rayakan Sukacita di Tengah Jauhnya Hiruk-Pikuk Kota
12 Juli 2026
Sebanyak 301 jiwa jemaat HKBP Maranatha Betung, Distrik Sumbagsel, merayakan empat momen bersejarah pada Minggu (12/7/2026). Perayaan meliputi Mangompoi, Mameakhon Batu Ojahan (MBO), Pesta Perak 25 Tahun, dan peletakan batu pertama gedung serbaguna. Jemaat mengikrarkan janji setia sebagai wujud syukur atas kehadiran Tuhan yang menjamin kehidupan mereka.
BETUNG (12/7) - Ibadah Minggu di HKBP Maranatha Betung, Distrik Sumbagsel, menjadi catatan sejarah yang membawa sukacita besar bagi jemaat setempat. Dalam satu persekutuan ibadah yang sama, jemaat melaksanakan empat agenda penting sekaligus, yakni Mameakhon Batu Ojahan (MBO), Mangompoi (peresmian gereja), perayaan Pesta Perak 25 tahun gereja, serta peletakan batu pertama untuk pembangunan gedung serbaguna HKBP Maranatha Betung.
Pesan pastoral dari Ephorus HKBP menjadi sorotan utama yang menguatkan hati jemaat dalam perayaan ini. Disampaikan bahwa meskipun lokasi HKBP Maranatha Betung berada jauh dari hiruk-pikuk kehidupan perkotaan, jangkauan Kerajaan Allah tidak pernah diukur berdasarkan jarak suatu tempat dari pusat keramaian. Pesan tersebut secara tegas mengingatkan bahwa di mana Tuhan berkenan hadir, di sanalah kehidupan akan bertumbuh dan masa depan umat-Nya dipelihara. Kehadiran Tuhan adalah jaminan utama bagi kehidupan jemaat.
Berdirinya rumah ibadah yang diresmikan hari ini tidak lepas dari sejarah panjang dedikasi jemaat. Lahan gereja ini merupakan pemberian yang dipersembahkan oleh keluarga P. Tambunan / br. Sianipar. Persembahan lahan tersebut kini telah dimanfaatkan sepenuhnya dan berkembang menjadi pusat peribadahan yang akan terus melayani banyak generasi di masa depan. Jemaat turut mendoakan agar keluarga P. Tambunan senantiasa diberkati dari waktu ke waktu dan terus menjadi saluran berkat bagi banyak orang.
Sebagai bentuk respons atas penyertaan Tuhan, sebanyak 301 jiwa jemaat yang hadir menyatakan komitmen pengabdian mereka secara langsung. Pada momen Padan Ruas (janji jemaat), Pdt. Rukun Hutagalung bersama seluruh parhalado dan jemaat mengucapkan ikrar kesetiaan. Mereka berjanji dalam satu hati dan satu pengharapan untuk tetap setia mempercayai Yesus Kristus, mematuhi setiap perintah dan firman-Nya, serta berkomitmen untuk mengajarkan kebenaran tersebut kepada seluruh umat manusia.