Logo HKBP

HKBP

Kembali ke Berita
Paskah Raya HKBP 2026: Di Hadapan 3.000 Jemaat, Ephorus Ajak Nyalakan Pelita dan Teguhkan Identitas Dalam Kristus
Berita

Paskah Raya HKBP 2026: Di Hadapan 3.000 Jemaat, Ephorus Ajak Nyalakan Pelita dan Teguhkan Identitas Dalam Kristus

8 Mei 2026

Puncak Perayaan Paskah Raya HKBP 2026 berlangsung khidmat di Seminarium Sipoholon, Tapanuli Utara, pada Jumat (8/5/2026). Dihadiri sekitar 3.000 jemaat, kegiatan ini menekankan pentingnya iman keluarga. Ephorus HKBP mengajak jemaat mempertahankan identitas di dalam Kristus dan menjadi pelita di tengah berbagai tantangan sosial dan digital masa kini. Perayaan ini diisi program diakonia berupa Pasar Murah. Selain itu, terdapat ajakan kolaborasi dari pemerintah Tapanuli Utara, serta Pawai Obor yang melibatkan 1.500 peserta di hari sebelumnya.

TARUTUNG (8/5) – Pada Ibadah Puncak Paskah Raya HKBP yang mengangkat tema “Kristus Telah Bangkit, Iman Bertumbuh di Tengah Keluarga”, Ephorus HKBP Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST, menyampaikan khotbah yang berfokus pada makna hidup di dalam Kristus. Ephorus menekankan bahwa di tengah perkembangan zaman, identitas orang percaya sering kali menjadi rentan karena lebih dipengaruhi oleh media sosial dan opini publik dibandingkan oleh pengajaran Kristus.

Ephorus memaparkan tiga tantangan utama jemaat saat ini: krisis identitas akibat paparan media sosial, penyebaran kebencian di platform digital, serta isu sosial seperti peredaran narkoba, judi online, dan kerusakan lingkungan. Untuk menghadapi tantangan tersebut, Ephorus menyampaikan pesan tegas kepada jemaat. “Daripada mengutuki kegelapan, lebih baik menyalakan pelita, memancarkan terang Kristus dalam kehidupan kita,” pesannya. Ephorus mengajak setiap keluarga untuk secara berkesinambungan melekat kepada Kristus melalui doa dan ketaatan pada firman, sehingga dapat menemukan identitas sejati dan membuahkan kasih yang nyata di dalam kehidupan keluarga.

Sejalan dengan pesan pastoral tersebut, Ketua Umum Panitia sekaligus Ketua Forum Konferensi Perempuan (FKP) HKBP, Dra. Sandra Sidabutar, menyatakan bahwa perayaan tahun ini adalah pengingat penting bagi institusi keluarga. “Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan pengingat bagi kita bahwa kebangkitan Kristus harus menjadi fondasi kokoh bagi setiap keluarga Kristen dalam menghadapi tantangan zaman,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa komitmen ini diwujudkan panitia melalui program diakonia, termasuk penyelenggaraan Pasar Murah yang disubsidi untuk masyarakat kurang mampu serta penyediaan ruang pameran bagi penenun ulos binaan FKP HKBP dan pelaku UMKM kuliner lokal.

Dari pihak pemerintah daerah, Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., turut menyoroti dampak perkembangan teknologi digital. Ia mengajak pimpinan gereja untuk bersinergi dengan pemerintah dalam meningkatkan literasi digital masyarakat. “Kami mengajak gereja melalui mimbar-mimbarnya untuk bersama pemerintah mengedukasi jemaat agar lebih cerdas dan bijak berdigital, demi mencetak generasi yang brilian,” tuturnya. Lebih lanjut, ia juga mengharapkan dukungan jemaat HKBP yang tersebar di berbagai wilayah untuk berkolaborasi mempromosikan kawasan wisata rohani Salib Kasih.

Ibadah puncak ini dihadiri oleh jajaran pimpinan HKBP, yaitu Sekretaris Jenderal HKBP Pdt. Rikson M. Hutahaean, M.Th., Kepala Departemen Koinonia Pdt. Dr. Deonal Sinaga, Kepala Departemen Marturia Pdt. Bernard Manik, M.Th., Kepala Departemen Diakonia Pdt. Eldarton Simbolon, D.Min. Turut hadir para Praeses HKBP, dan perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)., Sekretaris Umum Panitia Cathy Hutasoit, Am.Keb., serta jajaran Sekolah Tinggi HKBP. Sementara itu, kehadiran dari unsur pemerintah dan aparat keamanan diwakili oleh Dandim 0210/TU Letkol Kav. Ronald Tampubolon, S.H., M.Han., dan Kapolres Tapanuli Utara AKBP Ernis Sitinjak, S.H., S.I.K.

Melengkapi kegiatan Paskah Raya HKBP 2026, panitia sebelumnya telah menyelenggarakan Pawai Obor pada Kamis (7/5/2026). Pawai yang dimulai dari Kantor Pusat HKBP Pearaja menuju Sopo Partungkoan Tarutung ini melibatkan sekitar 1.500 peserta. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai lambang terang Kristus dan sukacita kebangkitan yang diharapkan dapat mempererat persekutuan jemaat dari berbagai distrik. Keseluruhan acara ini difasilitasi dengan pengamanan dari kepolisian dan Dinas Perhubungan setempat, memastikan kelancaran sejak awal rangkaian hingga ibadah penutup. Lalu, setelah perayaan pada Jumat (8/5/2026), panitia bersama Forum Konferensi Perempuan (FKP) HKBP juga menyediakan Pasar Murah, yang dibuka secara resmi oleh Ephorus HKBP bersama Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dandim 0210/TU, dan Kapolres Tapanuli Utara. Program ini bertujuan untuk menambah sukacita Paskah seluruh jemaat yang hadir.

Bagikan:WhatsApp FacebookX