Logo HKBP

HKBP

Kembali ke Berita
Pimpinan HKBP dan Yayasan Kesehatan Bahas Strategi Peningkatan Pelayanan dan Renovasi RSU HKBP Balige
Berita

Pimpinan HKBP dan Yayasan Kesehatan Bahas Strategi Peningkatan Pelayanan dan Renovasi RSU HKBP Balige

17 April 2026

Pimpinan HKBP bersama Pengurus Yayasan Kesehatan, Direktur RSU HKBP, dan Direktris AKPER menggelar pertemuan strategis di Gedung Sopo Marpingkir. Pertemuan ini secara khusus membahas rencana peningkatan kualitas pelayanan medis serta tahapan renovasi gedung RSU HKBP Balige untuk melanjutkan sejarah pelayanan misi holistik di bidang kesehatan.

JAKARTA (17/4) – Pimpinan Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) melaksanakan rapat koordinasi intensif bersama Pengurus Yayasan Kesehatan HKBP di Gedung Sopo Marpingkir, Jakarta, pada Jumat sore (17/4/2026). Rapat ini dipimpin langsung oleh Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST, dengan agenda utama pada pembahasan langkah-langkah strategis untuk peningkatan kualitas pelayanan dan pengembangan fasilitas Rumah Sakit Umum (RSU) HKBP Balige.

Mendampingi Ephorus, pertemuan ini dihadiri secara lengkap oleh keempat pimpinan HKBP lainnya, yakni Sekretaris Jenderal – Pdt. Rikson M. Hutahaean, M.Th, Kepala Departemen Koinonia- Pdt. Dr. Deonal Sinaga, Kepala Departemen Marturia – Pdt. Bernard Manik, M.Th, serta Kepala Departemen Diakonia – Pdt. Eldarton Simbolon, D.Min. Kehadiran seluruh jajaran pimpinan ini menegaskan bahwa pengembangan RSU HKBP Balige merupakan prioritas lintas departemen dalam mewujudkan kesejahteraan jemaat dan masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, para pimpinan bertindak dalam kapasitasnya sebagai Pembina Yayasan Kesehatan HKBP.

Pertemuan strategis ini dihadiri langsung oleh Ketua Yayasan Kesehatan HKBP, Hinsa Siburian, beserta jajaran pengurus yayasan. Turut hadir dalam pembahasan tersebut Direktur RSU HKBP Balige dan Direktris Akademi Keperawatan (AKPER) HKBP Balige. Kehadiran para pemangku kepentingan di bidang kesehatan ini menunjukkan komitmen institusi dalam membenahi dan meningkatkan standar kualitas fasilitas medis. Fokus utama dari rapat ini adalah penyusunan rencana renovasi gedung RSU HKBP Balige agar ke depannya dapat merespons kebutuhan layanan medis masyarakat dengan lebih optimal dan profesional.

Langkah pengembangan ini merupakan kelanjutan dari sejarah panjang pelayanan kesehatan HKBP. RSU HKBP Balige tercatat telah beroperasi melayani masyarakat selama lebih dari satu abad. Fasilitas kesehatan ini merupakan salah satu peninggalan dari awal kehadiran para misionaris di tanah Batak. Para pendahulu tersebut menjalankan konsep pelayanan yang dikenal sebagai misi holistik. Misi tersebut menegaskan bahwa tugas pelayanan gereja tidak hanya terbatas pada aspek spiritual atau pemberitaan keagamaan, tetapi juga harus mencakup kepedulian yang terukur terhadap kondisi kehidupan masyarakat sehari-hari secara fisik dan sosial.

Melalui penerapan misi holistik tersebut, sejak awal gereja telah menginisiasi berbagai bentuk karya pelayanan sosial bagi masyarakat. Pendirian sarana pendidikan seperti sekolah, serta fasilitas kesehatan seperti klinik dan rumah sakit, merupakan wujud konkret dari pelayanan yang mencakup berbagai aspek kehidupan manusia. Oleh karena itu, rapat pimpinan HKBP dan Yayasan Kesehatan ini merupakan langkah manajerial untuk memastikan bahwa warisan fasilitas kesehatan bersejarah tersebut tetap relevan, terawat dengan baik, dan mampu memberikan layanan medis yang sesuai dengan standar kesehatan modern saat ini.

Untuk merealisasikan rencana pembaruan dan renovasi ini, Pimpinan HKBP menyampaikan bahwa sinergi dan dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan. Pimpinan HKBP secara resmi memohon dukungan doa serta bentuk partisipasi dan dukungan lainnya dari seluruh jemaat maupun masyarakat luas. Partisipasi publik ini diharapkan dapat memperlancar seluruh tahapan proses renovasi gedung RSU HKBP Balige yang telah direncanakan oleh yayasan. Dengan fasilitas fisik yang lebih memadai dan operasional pelayanan yang terus ditingkatkan, RSU HKBP Balige ditargetkan dapat secara berkelanjutan berfungsi sebagai sarana pelayanan medis yang memberikan manfaat nyata bagi jemaat dan masyarakat umum.

Bagikan:WhatsApp FacebookX