
Puncak Parheheon Resort Palangka Raya: Sekjen HKBP Dukung Penanaman 1.000 Pohon dan Terima Hibah Tanah Senilai 4 Milyar
4 Mei 2026
Sekretaris Jenderal HKBP, Pdt. Rikson M. Hutahaean, M.Th., memimpin rangkaian Pesta Parheheon Ama-Ina HKBP Resort Palangka Raya. Rangkaian kegiatan ini diwarnai dengan aksi pelestarian lingkungan, ibadah raya, hingga penerimaan hibah tanah di Pelantaran untuk pendirian Pos Pelayanan baru.
PALANGKA RAYA (4/5) – Sekretaris Jenderal (Sekjen) HKBP, Pdt. Rikson M. Hutahaean, M.Th., memimpin langsung jalannya rangkaian Puncak Pesta Parheheon Kaum Bapak (Ama) dan Kaum Ibu (Ina) se-Resort HKBP Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan yang mencapai puncaknya pada Minggu (03/05/2026) ini tidak hanya menjadi perayaan iman, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata ekologis dan peningkatan pelayanan gereja di tengah masyarakat.
Rangkaian acara diawali secara sistematis dengan misi pelestarian lingkungan. Sebelum ibadah puncak, Sekjen HKBP bersama Praeses HKBP Distrik XVII Indonesia Bagian Timur (IBT), Pdt. Samuel Sitompul, M.Th., membuka kegiatan penanaman 1.000 bibit pohon Mahoni dan Asam Jawa di sekitar lokasi Pasar Kahayan. Bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya, Sekjen HKBP menekankan bahwa merawat alam adalah panggilan teologis bagi setiap jemaat.
“Warga jemaat HKBP harus menyadari fungsinya sebagai gambar Allah yang berpartisipasi dan terlibat sebagai mitra Allah dalam merawat bumi. Merawat alam merupakan usaha untuk menciptakan keseimbangan hidup harmonis,” tegas Pdt. Rikson Hutahaean. Selain aksi lingkungan, kebersamaan antarjemaat juga dibangun melalui berbagai kompetisi olahraga dan ketangkasan di Gereja HKBP Persiapan Resort Letare.
Memasuki hari puncak pada Minggu pagi (03/05/2026), ratusan jemaat dari berbagai wilayah (termasuk utusan HKBP Abraham Kapuas, Kasongan, Parulian Sampit, dan Talawang) berkumpul mengikuti ibadah raya di halaman HKBP Persiapan Resort Letare. Berlandaskan tema “Endehon Hamu Ma di Jahowa Ende na Imbaru” (Mazmur 98:1), perayaan ini menekankan peran Ama dan Ina sebagai fondasi dan teladan utama keluarga dalam menghadapi tantangan zaman.
Momen historis dan krusial terjadi di sela-sela pesta perayaan ini. Kantor Pusat HKBP, yang diwakili langsung oleh Sekjen HKBP, menerima secara resmi hibah tanah seluas 1 hektare (50x200 meter) senilai kurang lebih Rp 4 Miliar dari keluarga Bapak Sembiring dan Ibu Boru Karo. Tanah yang berlokasi di Pelantaran, Sampit, ini dihibahkan sebagai wujud kerinduan keluarga agar HKBP dapat segera hadir melayani warga Batak di daerah tersebut. Sebagai wujud tanggung jawab dan respons cepat atas kerinduan jemaat, Sekjen HKBP menindaklanjuti penerimaan hibah tersebut secara langsung. Pada Senin (04/05/2026), Pdt. Rikson Hutahaean bersama Praeses, Pendeta Resort Palangka Raya Pdt. Patar Siagian, dan Pendeta HKBP Sampit Pdt. Jon Rovit Simaremare, turun ke lokasi di Pelantaran untuk meninjau pembuatan jalan sebagai langkah awal pendirian Pos Pelayanan (Pospel) HKBP.
Kesuksesan seluruh rangkaian acara ini tidak lepas dari sinergi gereja dengan pemerintah daerah. Ketua Panitia, Dr. Alman P. Pakpahan, S.H., M.H., melaporkan bahwa panitia juga menyelenggarakan lelang dana untuk mendukung pembangunan gereja serta membagikan puluhan doorprize dari para donatur jajaran Kepala OPD Pemerintah Kota Palangka Raya. Dukungan pemerintah juga terlihat dari kehadiran Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Tengah, Prof. Dr. Ir. Juni Gultom, S.T., M.TP., serta Anggota Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Hatir Sata Tarigan. Dalam sambutannya, Prof. Juni Gultom mengapresiasi kebersamaan jemaat dan berharap agar HKBP terus beradaptasi dan bersinergi dengan seluruh elemen untuk membangun “Bumi Tambun Bungai” Kalimantan Tengah yang lebih baik.