Kembali ke BeritaBerita
Renungan Harian Jumat, 20 Februari 2026
19 Februari 2026
Doa Pembuka: Terpujilah Engkau Tuhan yang senantiasa memberkati kami pribadi lepas pribadi dalam setiap aktivitas kehidupan kami. Kami akan memulai segala kegiatan kami pada pagi hari ini engkau yang memberkati kami, terlebih firmanMu yang akan menjadi pedoman bagi kehidupan kami, berkati hati dan pikiran kami supaya kami dipenuhkan oleh hanya karna FirmanMu. Di dalam nama anakMu Tuhan Yesus Kristus kami berdoa kepadaMu. Amin.
Firman Tuhan yang menjadi pedoman dalam menjalani hari ini di hari Jumat 20 Februari 2026 tertulis di Filipi 2:9 “Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepadaNya nama di atas segala nama.” Demikianlah firman Tuhan.
Bapak/Ibu, saudara/i yang terkasih dalam nama Tuhan.
Latar Belakang Teks: Paulus dari Tarsus menulis surat ini ketika ia berada dalam penjara. Jemaat di Filipi adalah jemaat yang sangat ia kasihi. Namun di tengah kasih itu, ada tantangan: perpecahan kecil, ego, dan sikap mementingkan diri sendiri (bdk. Flp 2:3-4). Pasal 2 berisi salah satu nyanyian Kristologis tertua dalam gereja mula-mula (Flp 2:6–11). Ayat 6–8 berbicara tentang kerendahan hati dan ketaatan Yesus Kristus sampai mati di kayu salib. Ayat 9 adalah respons Allah Bapa: karena ketaatan dan kerendahan-Nya, Allah meninggikan Dia. Jadi, ayat ini bukan berdiri sendiri, melainkan jawaban Allah atas pengorbanan Kristus.
Renungan:
“Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia”
Kata “itulah sebabnya” menunjukkan hubungan sebab-akibat. Karena Yesus taat sampai mati, maka Allah meninggikan Dia.
Prinsip rohaninya jelas: Jalan kemuliaan menurut Allah adalah jalan kerendahan hati dan ketaatan. Dunia berkata: naiklah dengan kekuatan.
Allah berkata: rendahkanlah dirimu, maka Aku yang akan meninggikan. Yesus tidak meninggikan diri-Nya sendiri. Allah yang meninggikan Dia.
“Mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama”
Dalam budaya Alkitab, “nama” melambangkan otoritas dan kuasa. Nama di atas segala nama menunjuk pada Tuhan (Kyrios) — pengakuan bahwa Yesus adalah Tuhan.
Nama Yesus lebih tinggi dari: Kuasa politik, Kekayaan, Jabatan, Roh-roh jahat, Bahkan maut sekalipun. Karena itu, ayat berikutnya berkata bahwa setiap lutut akan bertelut dan setiap lidah mengaku bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan.
Aplikasi dalam Kehidupan
- Hidup dalam Kerendahan Hati
- Mengakui Yesus sebagai Tuhan dalam Praktik Hidup
- Penghiburan dalam Penderitaan