Logo HKBP

HKBP

Kembali ke Berita
Sekjen HKBP Sosialisasikan Sistem Budgeting Sentralisasi dan Super App pada Pembinaan Penatalayanan Keuangan Distrik VI Dairi
Berita

Sekjen HKBP Sosialisasikan Sistem Budgeting Sentralisasi dan Super App pada Pembinaan Penatalayanan Keuangan Distrik VI Dairi

16 April 2026

Sekretaris Jenderal HKBP memberikan pembinaan penatalayanan keuangan kepada pelayan HKBP Distrik VI Dairi di HKBP Sidikalang 1, Kamis (16/4/2026). Pembinaan strategis ini menekankan pentingnya makna transformasi keluarga, urgensi digitalisasi database jemaat melalui Super App HKBP, serta pemerataan keadilan antar-huria melalui sistem budgeting sentralisasi.

SIDIKALANG (16/4) – Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Distrik VI Dairi menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Penatalayanan Keuangan Gereja yang ditujukan bagi para pelayan gereja di wilayah tersebut. Kegiatan strategis ini dilaksanakan pada hari Kamis, 16 April 2026, bertempat di gereja HKBP Sidikalang 1. Acara ini dipimpin langsung oleh Praeses HKBP Distrik VI Dairi, Pdt. Riedel Sihotang, M.Th., sebagai wujud komitmen distrik dalam meningkatkan tata kelola administrasi dan pelayanan yang lebih terstruktur.

Rangkaian kegiatan pembinaan diawali dengan ibadah pembukaan yang dilayani oleh Pdt. Maruli Noviandri Manurung, S.Th. yang bertugas memandu liturgi, serta Pdt. Kadir Manullang, S.Th. yang menyampaikan firman Tuhan selaku pengkhotbah. Usai ibadah pembukaan, agenda langsung dilanjutkan dengan sesi pembinaan utama yang diisi oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) HKBP.

Pada sesi pertama, Sekjen HKBP mengawali pemaparannya dengan menjabarkan visi "Transformasi di Tengah Keluarga" yang merupakan Tema Tahunan HKBP saat ini. Pesan utama yang ditekankan kepada seluruh pelayan yang hadir adalah pentingnya merawat kesetiaan dan loyalitas, baik terhadap tugas panggilan pelayanan maupun terhadap pimpinan di setiap level pelayanan. Sekjen menegaskan bahwa melalui ketaatan dan rasa pelayanan yang tulus, transformasi yang bertujuan membangun dan mengembangkan gereja dapat terwujud secara nyata. Pada prinsipnya, transformasi dimaknai sebagai kesiapan gereja untuk berubah dan berkembang ke arah yang lebih baik.

Lebih lanjut, materi pembinaan menyoroti urgensi pemahaman akan digitalisasi pelayanan. Dalam kesempatan tersebut, Sekjen HKBP memperkenalkan inovasi teknologi berupa "Super App HKBP" yang akan segera diluncurkan secara resmi. Aplikasi ini dirancang untuk mengintegrasikan segala keperluan peribadahan jemaat serta memuat berbagai fitur fungsional lainnya yang akan sangat memudahkan akses jemaat terhadap layanan gereja.

Sejalan dengan proses digitalisasi tersebut, Sekjen menginstruksikan para pelayan untuk secara konsisten memutakhirkan dan menjaga database jemaat. Pengelolaan pangkalan data jemaat dinilai sangat vital karena jemaat pada hakikatnya merupakan harta paling berharga yang dimiliki gereja, dan keberadaan data yang akurat adalah kunci bagi kemajuan pelayanan itu sendiri.

Memasuki sesi kedua, fokus pembinaan bergeser pada tata kelola finansial institusi. Sekjen HKBP memberikan paparan mendalam mengenai "Sistem Budgeting Sentralisasi HKBP". Sistem perencanaan anggaran ini merupakan hasil analisis evaluatif terkait pelaksanaan sentralisasi keuangan di HKBP. Sekjen menjelaskan bahwa penerapan sistem budgeting ini merupakan instrumen keadilan yang bertujuan untuk meratakan dukungan antar-huria (gereja lokal). Sistem ini difungsikan untuk menyesuaikan dan menjembatani perbedaan kondisi finansial di setiap huria, sehingga terwujud asas keadilan dan pemerataan dalam operasional gereja. Melalui pembinaan ini, seluruh pelayan di HKBP Distrik VI Dairi diharapkan memiliki pemahaman yang solid untuk mendukung pelaksanaan program pusat demi kemajuan pelayanan bersama.

Bagikan:WhatsApp FacebookX