Logo HKBP

HKBP

Kembali ke Berita
Sekretaris Jenderal HKBP Ajak HKBP Moria Palas Bertumbuh dari Keluarga
Berita

Sekretaris Jenderal HKBP Ajak HKBP Moria Palas Bertumbuh dari Keluarga

13 September 2026

Sekretaris Jenderal HKBP Pdt. Rikson Hutahaean, M.Th. mengajak jemaat memperkuat pengajaran iman, kepedulian, sukacita, dan integritas dalam keluarga saat menghadiri Pesta Puncak Parheheon Keluarga, HUT ke-38, dan Pesta Gotilon HKBP Moria Palas, Resort Philadelphia, Distrik XXII Riau, Minggu (13/9/2026).

PEKANBARU (13/9) - Sekretaris Jenderal HKBP Pdt. Rikson Hutahaean, M.Th. menekankan pentingnya pengajaran iman yang bertumbuh dari kehidupan keluarga saat menghadiri Pesta Puncak Parheheon Keluarga, HUT ke-38, dan Pesta Gotilon HKBP Moria Palas, Resort Philadelphia, Distrik XXII Riau, Minggu (13/9/2026).

Dalam khotbahnya, Pdt. Rikson Hutahaean mengajak jemaat membangun kehidupan yang peduli dan berbuat baik kepada sesama. Sikap tersebut perlu dimulai dari lingkungan keluarga, kemudian dihidupi dalam kehidupan bergereja dan bermasyarakat. Perhatian terhadap keluarga sejalan dengan tema kegiatan, “Pengajaran Iman di Tengah Keluarga”. Melalui momentum Parheheon Keluarga, jemaat diajak kembali melihat keluarga sebagai tempat penting untuk mendengar, memahami sesama, dan belajar mendengarkan kehendak Tuhan.

Sekretaris Jenderal HKBP juga mengingatkan agar kehidupan bergereja dijalani dengan sukacita. Jemaat diharapkan tidak mudah bersungut-sungut, melainkan bersama-sama mendukung pelayanan yang dijalankan uluan dan parhalado. “Seluruh jemaat HKBP Moria Palas harus menjadi jemaat yang bersukacita, tidak bersungut-sungut dan selalu mendukung apa yang menjadi program uluan dan parhalado,” pesan Pdt. Rikson Hutahaean.

Dalam kaitannya dengan kehidupan keluarga, Sekretaris Jenderal HKBP menekankan pentingnya kepekaan untuk mendengar dan memahami orang lain. Menurutnya, Parheheon Keluarga menjadi bagian dari pembinaan umat agar kehidupan bersama semakin dibangun dalam iman. Ia juga mengingatkan bahwa perjalanan dan berbagai capaian yang telah diraih jemaat tidak terlepas dari penyertaan Tuhan. Karena itu, pertumbuhan jemaat perlu disikapi dengan rasa syukur, bukan semata-mata dipandang sebagai hasil kemampuan manusia.

“Ini bukan karena kekuatan kita, melainkan penyertaan Tuhan kepada kita semua. Kita dipeluk Tuhan setiap hari,” katanya.

Pesan tersebut mendapat konteks khusus dalam perayaan HUT ke-38 HKBP Moria Palas. Pada usia pelayanan tersebut, Sekretaris Jenderal HKBP melihat perkembangan yang telah dicapai jemaat, termasuk keberadaan Sopo Godang, sebagai sesuatu yang patut disyukuri.

Selain pengajaran iman dan rasa syukur, Pdt. Rikson Hutahaean menempatkan integritas sebagai bagian penting dalam kehidupan orang percaya. Ia mengingatkan jemaat agar menjaga integritas dalam kehidupan sehari-hari serta membangun kehidupan rumah tangga yang berlandaskan iman. Pesan mengenai keluarga, kepedulian, sukacita, dan integritas menjadi bagian dari rangkaian Pesta Puncak Parheheon Keluarga yang dilaksanakan bersamaan dengan HUT ke-38 HKBP Moria Palas dan Pesta Gotilon.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Praeses HKBP Distrik XXII Riau Pdt. Hardy Bontor Lumbantobing, M.Th., Pendeta HKBP Moria Palas Resort Philadelphia Pdt. Hendri Julianto Siregar, S.Th., M.M., pendiri Hutahaean Group St. H.W. Hutahaean, jajaran parhalado, panitia, jemaat, serta para undangan.

Pesta tahun ini mengangkat subtema yang mengarahkan jemaat untuk membarui kehidupan dan karakter, meningkatkan pengajaran iman di tengah keluarga, serta semakin mampu mengucap syukur atas berkat Tuhan dalam perjalanan 38 tahun HKBP Moria Palas. Pdt. Hendri Julianto Siregar menyampaikan syukur atas seluruh rangkaian perayaan yang dapat berlangsung dan atas partisipasi jemaat dalam mendukung pelayanan gereja.

Jemaat mengambil bagian melalui berbagai bentuk dukungan, antara lain celengan rumah tangga atau satti-satti, boras na dihunti, bahan lelang atau silua, serta bentuk partisipasi lainnya. Dukungan tersebut menjadi bagian dari kebersamaan jemaat dalam pelaksanaan pelayanan.

Pdt. Hendri juga menyebut keberadaan Pos Pelayanan Sekolah Minggu HKBP di Jalan Putih Pungguk sebagai salah satu bagian penting dalam perjalanan pelayanan HKBP Moria Palas pada usia ke-38. Tanah yang digunakan untuk pelayanan tersebut dipinjamkan tanpa biaya selama sepuluh tahun oleh keluarga Jonner Nababan/Br. Marbun.

Perayaan dipersiapkan oleh panitia yang diketuai Fransisca Silaen, S.H., dengan Dian Lestari Napitupulu sebagai sekretaris, Juwita Galingging sebagai bendahara, dan Elsida Hutajulu sebagai koordinator kegiatan. Rangkaian pesta puncak diisi dengan ibadah, laporan panitia, makan siang bersama, penyematan ulos kehormatan, tortor, serta pembagian hadiah.

Melalui momentum Parheheon Keluarga, HUT ke-38, dan Pesta Gotilon tersebut, Sekretaris Jenderal HKBP mengarahkan perhatian jemaat pada kehidupan yang dimulai dari keluarga: memperkuat pengajaran iman, membangun kepedulian, hidup dalam sukacita, menjaga integritas, serta menyadari penyertaan Tuhan dalam perjalanan pelayanan jemaat.

Bagikan:WhatsApp FacebookX
Sekretaris Jenderal HKBP Ajak HKBP Moria Palas Bertumbuh dari Keluarga