
Sekretaris Jenderal HKBP Pimpin Prajubelium ke-49 dan Revitalisasi HKBP Langga Payung
10 Mei 2026
Sekretaris Jenderal HKBP Pdt. Rikson M. Hutahaean memimpin perayaan Prajubelium ke-49 dan Revitalisasi Pembangunan Gereja di HKBP Langga Payung Resort Kota Pinang, Labuhanbatu, Minggu (10/5/2026). Kegiatan ini menjadi wujud syukur dan persiapan menyongsong MBO tahun depan, sekaligus menumbuhkan solidaritas dan kebangunan iman jemaat setempat.
LABUHANBATU (10/5) – Sekretaris Jenderal HKBP, Pdt. Rikson M. Hutahaean, M.Th, menekankan bahwa perayaan Prajubelium dan Revitalisasi gereja merupakan bukti nyata dari sejarah iman dan solidaritas jemaat. Pesan tersebut disampaikannya saat melayani khotbah pada Ibadah Minggu Rogate sekaligus perayaan Ulang Tahun ke-49, Prajubelium, serta Revitalisasi Pembangunan Gereja di HKBP Langga Payung Resort Kota Pinang, Distrik XXVI Labuhanbatu, Minggu (10/5/2026).
Berangkat dari nas Kolose 1:9-14 dengan tema “Tetap Berdoa” (Ndang Mansohot Martangiang), Pdt. Rikson mengingatkan seluruh jemaat tentang kekuatan doa. Ia memaparkan empat makna utama doa bagi orang percaya: doa sebagai bentuk ucapan syukur, doa memampukan seseorang hidup dalam kerendahan hati, dan doa menguatkan relasi serta membangun cinta kasih dan solidaritas. Pdt. Rikson juga menegaskan bahwa seorang pendoa harus mampu menjadi berkat, berdamai dengan dirinya sendiri, serta selalu bersyukur atas segala keadaan.
Momentum Prajubelium ini menjadi langkah penting untuk mempersiapkan penyelesaian revitalisasi gedung gereja dalam menyongsong Pesta Jubileum 50 Tahun dan Mameakhon Batu Ojahan (MBO) yang dijadwalkan pada tahun 2027. Secara khusus, kehadiran Pdt. Rikson juga menjadi napak tilas pelayanan, mengingat beliau pernah melayani di tempat ini 20 tahun yang lampau.
Ia sangat mengapresiasi semangat jemaat Langga Payung. Menurutnya, persiapan menuju MBO dan Jubileum bukan sekadar urusan pembangunan fisik, melainkan sebuah peristiwa rohani. “Jubileum adalah momen merekonstruksi sejarah berdirinya gereja, yang pada dasarnya adalah sejarah iman. Ini merupakan proses pertumbuhan iman dan cerminan dari kekompakan serta solidaritas seluruh warga jemaat, sekaligus wujud komitmen untuk memberikan kesaksian bagi lingkungan sekitar,” ungkap Pdt. Rikson.
Ibadah perayaan ini turut dilayani oleh Praeses HKBP Distrik XXVI Labuhanbatu, Pdt. Herbin Silaban, M.Th, yang bertindak sebagai liturgis. Di usianya yang ke-49 tahun, HKBP Langga Payung kini beranggotakan 130 Kepala Keluarga (KK). Keseharian pelayanan di gereja ini digembalakan oleh Pimpinan Jemaat Pdt. Herlin Sitompul, S.Th, dan Pendeta Resort Pdt. Tombak Silaen, S.Th, serta dibantu oleh 7 orang Sintua dan 3 Calon Sintua.
Setelah rangkaian ibadah selesai, acara dilanjutkan dengan perayaan syukur yang diisi oleh kegiatan tortor pelayan penuh waktu, lelang, serta penyematan ulos kepada jemaat dan tamu undangan. Berlandaskan Firman dalam 2 Korintus 9:7b, “Jangan dengan sedih hati karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi”, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan penuh sukacita. Semangat kebersamaan ini diharapkan semakin memampukan HKBP Langga Payung untuk menyelesaikan revitalisasi fisik dan mempersiapkan diri sepenuhnya menuju puncak perayaan MBO tahun depan.