
Sekretaris Jenderal HKBP Tegaskan Nilai Injili dalam Tradisi Tandok
5 Juni 2026
Sekretaris Jenderal HKBP Pdt. Rikson M. Hutahaean, M.Th. memimpin ibadah Pesta Tandok Perempuan HKBP Distrik XIV Tebing Tinggi Deli di HKBP Maranatha, Sabtu (5/9/2026). Diikuti 1.100 peserta, kegiatan ini menjadi ungkapan syukur sekaligus pewartaan Injil melalui prosesi manghunti tandok, ibadah, dan persekutuan perempuan.
TEBING TINGGI (5/9) - Sekretaris Jenderal HKBP Pdt. Rikson M. Hutahaean, M.Th. menegaskan nilai tandok sebagai ungkapan syukur sekaligus sarana pewartaan Injil yang menyukacitakan dan meneguhkan dalam Pesta Tandok Perempuan HKBP Distrik XIV Tebing Tinggi Deli, Sabtu (5/9/2026). Ibadah syukur yang berlangsung di HKBP Maranatha Resort Maranatha itu diikuti sekitar 1.100 peserta.
Dalam khotbahnya, Pdt. Rikson M. Hutahaean menguraikan filosofi dan nilai yang terkandung dalam tandok. Tradisi yang dikenal luas di tengah masyarakat Batak tersebut ditempatkan dalam kehidupan persekutuan gereja sebagai bentuk ucapan syukur atas berkat Tuhan sekaligus bagian dari pewartaan Injil, khususnya bagi kaum perempuan. Makna itu diwujudkan melalui prosesi manghunti tandok. Para perempuan membawa beras di dalam tandok yang dijunjung dan diantarkan ke depan dalam ibadah sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan. Prosesi tersebut menjadi bagian utama dalam Pesta Tandok yang menghimpun kaum perempuan dari HKBP Distrik XIV Tebing Tinggi Deli.
Kehadiran peserta melampaui jumlah yang sebelumnya diperkirakan. Dari target sekitar 650 hingga 750 orang, sebanyak 1.100 peserta hadir mengikuti Pesta Tandok. Para pelayan penuh waktu juga mengambil bagian dalam rangkaian prosesi bersama para peserta. Dalam ibadah tersebut, Praeses HKBP Distrik XIV Tebing Tinggi Deli Pdt. Arthur M. Sitorus, S.Th., MM melayani sebagai liturgis, sedangkan Sekretaris Jenderal HKBP Pdt. Rikson M. Hutahaean, M.Th. melayani sebagai pengkhotbah.
Setelah ibadah, rangkaian Pesta Tandok dilanjutkan dengan kata sambutan, lelang, serta tortor yang diiringi gondang dan musik lainnya. Seluruh rangkaian menjadi bagian dari persekutuan sukacita kaum perempuan HKBP Distrik XIV Tebing Tinggi Deli. Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, antara lain Anggota DPR RI Dr. Maruli Siahaan, Anggota DPRD Provinsi Delphin Barus beserta keluarga, perwakilan Wali Kota Tebing Tinggi, serta Ir. Ferry Hutagaol yang mewakili komunitas anak rantau.
Pesta Tandok menjadi puncak dari rangkaian kegiatan perempuan HKBP Distrik XIV Tebing Tinggi Deli yang telah dimulai sehari sebelumnya. Pada Jumat (4/9/2026), sebanyak 275 perempuan mengikuti seminar di HKBP Josua. Seminar menghadirkan Pdt. Dr. Mery Simarmata, dosen STT HKBP, dan Dra. Sandra Sidabutar, Ketua Konferensi Perempuan HKBP, sebagai narasumber.
Rangkaian kegiatan hari pertama dimulai pukul 09.30 WIB dengan ibadah pembukaan. Pdt. Solomon Silitonga, S.Th., Pendeta HKBP Resort Josua, melayani sebagai pengkhotbah dan Bvr. Saratua Simanungkalit, Fungsional HKBP Josua, sebagai liturgis. Usai seminar, kegiatan dilanjutkan dengan perlombaan merangkai bunga altar gereja. Hasil kreativitas para peserta kemudian turut diperlihatkan dalam pelaksanaan Pesta Tandok pada hari berikutnya.
Melalui seminar pada hari pertama dan Pesta Tandok pada hari kedua, kaum perempuan HKBP Distrik XIV Tebing Tinggi Deli mengikuti rangkaian kegiatan yang memadukan pembinaan, kreativitas, ibadah, dan persekutuan. Puncaknya ditandai dengan ibadah syukur dan prosesi tandok yang menempatkan tradisi tersebut sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan serta pewartaan Injil yang meneguhkan kehidupan persekutuan.