
Sinergi HKBP, GKPM, UEM, dan KN-LWF Wujudkan Ruang Berekspresi bagi Anak-anak Siberut Utara
23 Juli 2026
Memperingati Hari Anak Nasional 2026, HKBP AIDS Ministry bersama Sinode GKPM, UEM, dan KN-LWF menggelar perlombaan kreatif di Siberut Utara, Mentawai, (22-23/7/2026). Diikuti 130 pelajar SD dan SMP, kegiatan ini bertujuan memotivasi anak-anak agar berani berekspresi, mencintai diri sendiri, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.
SIBERUT UTARA (23/7) - Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Anak Nasional tahun 2026, HKBP AIDS Ministry hadir menyapa anak-anak di Siberut Utara, Kepulauan Mentawai. Sebanyak 130 siswa-siswi beserta para guru dari SD Negeri 03 Sotboyak dan SMP Negeri 3 Siberut Utara antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 22 hingga 23 Juli 2026. Kegiatan ini dirancang untuk mengajak anak-anak agar lebih menghargai tubuh mereka, merasa bangga menjadi diri sendiri, serta memiliki keberanian untuk bermimpi dan memiliki cita-cita yang ingin diwujudkan.
Guna menyalurkan bakat peserta, panitia menyelenggarakan berbagai perlombaan yang disesuaikan dengan jenjang pendidikan. Bagi anak-anak kelas 1 hingga 3 SD, diadakan lomba mewarnai dengan tema “Anak dan Lingkungan”. Sementara itu, siswa kelas 4 hingga 6 SD diajak untuk menuangkan imajinasi mereka melalui lomba melukis yang bertajuk “Alam dan Lingkungan”. Pada tingkat yang lebih tinggi, para pelajar SMP diberikan ruang untuk menuangkan gagasan dan pandangan mereka melalui lomba karya tulis dengan tema “Cita-citaku” serta “Bijak Bermedia Sosial”.
Melalui setiap karya yang dihasilkan dalam perlombaan tersebut, anak-anak Siberut Utara menunjukkan bahwa mereka tidak hanya berstatus sebagai generasi penerus bangsa, melainkan agen perubahan sejak hari ini. Ketika diberikan ruang untuk berekspresi dan berkarya, mereka belajar mencintai diri sendiri, menghargai sesama, menjaga kelestarian lingkungan, serta berani menyuarakan berbagai harapan dan impian bagi masa depan mereka. Hal ini mencerminkan semangat sejati dari Hari Anak Nasional, yakni mendorong anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, kreatif, peduli lingkungan, dan berani mengembangkan potensi diri sebagai bekal kehidupan.
Rangkaian kegiatan yang edukatif ini ditutup dengan suasana penuh sukacita melalui pembagian hadiah kepada para pemenang bersama para guru dan seluruh peserta. Terselenggaranya acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Sinode GKPM, UEM Regional Asia, dan KN-LWF Indonesia. Sinergi tersebut menjadi wujud komitmen bersama antarlembaga dalam mendukung pemenuhan hak anak-anak – termasuk di daerah kepulauan – untuk belajar, berekspresi, berpartisipasi, serta bertumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, inklusif, dan penuh kasih.