Logo HKBP

HKBP

Kembali ke Berita
Syukuran 25 Tahun HKBP Cililitan: Kadep Diakonia Serukan Semangat Pelayanan, Tujuh Keluarga Perintis Terima Ulos
Berita

Syukuran 25 Tahun HKBP Cililitan: Kadep Diakonia Serukan Semangat Pelayanan, Tujuh Keluarga Perintis Terima Ulos

3 Mei 2026

Kepala Departemen Diakonia HKBP, Pdt. Eldarton Simbolon, D.Min., memimpin Ibadah Syukur ke-25 HKBP Cililitan Resort Pulomas pada Minggu (03/05/2026). Perayaan ini menjadi momentum merefleksikan perjalanan gereja dari masa peribadahan berkonsep parlapelapean (berpindah rumah), aksi sosial bagi masyarakat, hingga pemberian apresiasi kepada tujuh keluarga perintis.

JAKARTA (3/5) – Kepala Departemen Diakonia HKBP, Pdt. Eldarton Simbolon, D.Min., hadir mewakili pimpinan pusat HKBP untuk memimpin Ibadah Syukur 25 tahun HKBP Cililitan Resort Pulomas, Jakarta. Kegiatan kerohanian yang dilaksanakan pada Minggu Kantate (03/05/2026) ini menandai genapnya seperempat abad perjalanan pelayanan gereja yang telah berdiri sejak 1 April 2001. Kehadiran pimpinan HKBP ini mempertegas dukungan moral terhadap pertumbuhan iman jemaat di tingkat resort dan huria.

Ibadah syukur tersebut berlangsung dengan khidmat dan dipandu langsung oleh jajaran pimpinan gereja setempat. Pelayanan liturgi dibawakan oleh Pendeta Resort HKBP Pulomas, Pdt. Joseph Butarbutar, S.Th., M.P.Dk. Selanjutnya, pembacaan warta jemaat dan laporan pelayanan dilayani oleh Pimpinan Jemaat HKBP Cililitan, Pdt. Mindosari K. Simaremare, S.Th. Pelaksanaan ibadah turut dihadiri oleh para pendeta dan pelayan tahbisan yang tercatat pernah bertugas melayani di HKBP Cililitan pada periode-periode sebelumnya, guna mempererat tali persaudaraan pelayanan.

Dalam penyampaian firman Tuhan, Pdt. Eldarton Simbolon menyoroti secara komprehensif perjalanan gereja yang sarat dengan dinamika. Kadep Diakonia HKBP tersebut mengajak seluruh jemaat untuk merefleksikan dan mengingat penyertaan Tuhan yang telah memimpin kelangsungan gereja sejak awal. Ia memberikan instruksi pastoral agar jemaat beserta pelayan menjaga konsistensi semangat pelayanan di tengah tantangan zaman yang terus berubah, serta memastikan gereja menjalankan fungsinya untuk menjadi terang dan garam bagi masyarakat luas.

Salah satu sorotan sejarah yang menarik perhatian dalam perayaan seperempat abad ini adalah kilas balik sejarah berdirinya HKBP Cililitan. Pada fase awal pembentukannya, persekutuan jemaat belum memiliki tempat ibadah permanen. Berdasarkan catatan jemaat, pelayanan dimulai dari kondisi sederhana melalui proses parlapelapean, di mana jemaat melaksanakan ibadah secara berpindah dari satu rumah ke rumah lainnya. Keteguhan iman di masa-masa awal tersebut kini mewujud dalam bentuk fasilitas gedung peribadahan yang menetap.

Sebagai wujud pengakuan atas sejarah dan proses tersebut, panitia penyelenggara mengadakan agenda khusus di tengah perayaan. Sebanyak tujuh keluarga perintis menerima apresiasi tinggi atas dedikasi mereka dalam membangun fondasi jemaat sejak masa awal. Apresiasi tersebut diwujudkan melalui prosesi penyematan ulos, sebuah simbol penghormatan, yang diberikan langsung di hadapan jemaat sebagai bentuk ungkapan terima kasih resmi dari pihak gereja.

Ketua Panitia Perayaan, Rejeki Tambunan, bersama seluruh tim yang telah bekerja keras mempersiapkan setiap rangkaian acara. Sebelum mencapai perayaan puncak, panitia mewujudkan misi pelayanan gereja melalui tindakan diakonia sosial bagi masyarakat umum. Rangkaian acara pendahuluan mencakup kegiatan aksi donor darah massal dan implementasi program tebus murah kebutuhan bahan pokok (sembako) untuk membantu warga sekitar. Rangkaian kegiatan ini dirancang agar HKBP Cililitan dapat merefleksikan nilai-nilai pengabdian pelayanan secara utuh. Melalui peringatan seperempat abad ini, para pimpinan HKBP mengharapkan jemaat dapat memperbaharui komitmen pelayanannya, terus membina persaudaraan, serta meningkatkan kapasitas iman agar eksistensi gereja terus berdampak positif dan menjadi berkat.

Bagikan:WhatsApp FacebookX