Kembali ke Berita
Berita

Syukuran Awal Tahun FKP 2026: Ephorus Tekankan Penguatan Keluarga dalam Pemberdayaan 40 Partonun Tapanuli Raya
27 Februari 2026
Pearaja (27/2) – Memperkuat tujuan Tahun Orientasi Pelayanan HKBP 2026 yang ditetapkan sebagai "Tahun Pengajaran Iman", Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST., menegaskan bahwa penguatan keluarga sebagai ecclesia domestica (gereja kecil di dalam rumah tangga) adalah kunci utama bagi warga gereja dalam merespons lima ancaman terbesar berskala nasional maupun global saat ini. Hal ini disampaikan secara gamblang dalam bimbingan pastoralnya pada perayaan Ibadah Syukur Awal Tahun 2026 Forum Konferensi Perempuan (FKP) HKBP. Dalam arahannya, Ompui Ephorus menjabarkan lima ancaman utama yang sedang mengintai masyarakat dan bagaimana keluarga Kristen harus mengambil peran sebagai bagian dari solusi:
- Krisis Iklim: Menghadapi krisis iklim yang semakin nyata, Ephorus mengajak keluarga HKBP untuk mulai melakukan aksi nyata yang ramah lingkungan, seperti mengurangi penggunaan plastik sisa belanjaan, menanam pohon, dan mengelola limbah rumah tangga dengan baik.
- Disintegrasi Sosial: Di tengah polarisasi dan menurunnya rasa aman serta kebebasan beragama, rumah tangga HKBP dipanggil menjadi sekolah karakter pertama dan pusat spiritualitas damai, sehingga keluarga menghasilkan agen-agen rekonsiliasi di tengah masyarakat.
- Kejahatan Siber (Cyber Crime): Dengan maraknya penipuan menggunakan Artificial Intelligence (AI) dan hoaks di media sosial, keluarga perlu memberikan edukasi literasi serta etika digital agar tidak mudah terprovokasi.
- Narkoba: Ephorus menyoroti dengan penuh keprihatinan bahwa Provinsi Sumatera Utara menempati peringkat pertama dalam penyalahgunaan narkoba di Indonesia. Gereja dan orang tua dituntut untuk menjadikan keluarga sebagai benteng utama perlindungan bagi anak dan remaja agar tidak terjerumus.
- Korupsi: Merespons tingginya tingkat korupsi di Indonesia, pendidikan karakter, nilai kejujuran, dan pencegahan gaya hidup konsumtif ("affluenza") harus ditanamkan secara kuat dari meja makan keluarga.