Logo HKBP

HKBP

Kembali ke Berita
Tekankan Aspek Teologis Musik Gerejawi, Kepala Departemen Marturia HKBP Beri Pembinaan pada Pelatihan Song Leader Distrik III Humbang
Berita

Tekankan Aspek Teologis Musik Gerejawi, Kepala Departemen Marturia HKBP Beri Pembinaan pada Pelatihan Song Leader Distrik III Humbang

25 April 2026

Kepala Departemen Marturia HKBP memberikan pembinaan teologis dan praksis dalam Pelatihan Musik dan Song Leader se-HKBP Distrik III Humbang, Sabtu (25/4/2026). Kegiatan yang difasilitasi penuh oleh HKBP Pusat ini diikuti oleh utusan dari 28 resort guna meningkatkan kualitas pelayan ibadah melalui musik gerejawi yang tertib, khidmat, dan bermakna.

DOLOK SANGGUL (25/4) – Dalam upaya merespons kebutuhan peningkatan kualitas pelayanan ibadah jemaat, Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) melalui Biro Ibadah dan Musik di bawah naungan Departemen Marturia menyelenggarakan Pelatihan Musik dan Song Leader se-HKBP Distrik III Humbang. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor HKBP Distrik III Humbang, Dolok Sanggul, pada Sabtu (25/4/2026). Kepala Departemen Marturia HKBP hadir secara langsung untuk memberikan pembinaan krusial kepada para peserta yang merupakan utusan perwakilan dari 28 resort di wilayah distrik tersebut.

Dalam sesi pembinaannya, Kepala Departemen Marturia HKBP, Pdt. Bernard Manik, M.Th, memberikan penekanan kuat pada pemahaman mengenai aspek teologis dari pelayanan musik di dalam gereja. Beliau secara sistematis memaparkan posisi fundamental serta praksis yang tepat terkait fungsi seorang song leader maupun pemusik dalam tata ibadah HKBP. Kepala Departemen Marturia menegaskan bahwa pelayan musik bukan sekadar pelengkap liturgi, melainkan instrumen penting yang bertugas memandu jemaat untuk menghayati ibadah. Pemahaman teologis yang terarah ini diyakini akan menjadi landasan spiritual bagi para pelayan musik, sehingga mereka tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis.

Lebih lanjut, Kepala Departemen Marturia HKBP memberikan arahan agar setiap musik yang disajikan dalam ibadah harus senantiasa dikembalikan pada tujuan utamanya, yakni untuk kemuliaan Tuhan. Beliau menuntut seluruh peserta untuk terus mengasah kapasitas diri sekaligus menjaga integritas sebagai pelayan gereja. Penyelenggaraan pelatihan yang difasilitasi secara penuh oleh HKBP Pusat ini menjadi bukti keseriusan pimpinan gereja dalam menstandardisasi dan meningkatkan mutu pelayanan ibadah, dari tingkat pusat hingga ke basis jemaat di daerah.

Melengkapi arahan dari Kepala Departemen Marturia, Kepala Biro Ibadah dan Musik HKBP, Pdt. Daniel Napitupulu, M.Min, M.Th, juga turut menyampaikan materi mengenai substansi dasar dan tujuan utama diadakannya pelatihan ini. Ia menjabarkan pentingnya peran song leader dan pemusik dalam membangun suasana ibadah jemaat yang tertib, khidmat, serta penuh makna. Koordinasi yang baik di antara para pelayan altar dan pelayan musik disebut sebagai elemen utama untuk menciptakan ibadah yang kondusif.

Secara teknis, pelatihan ini dipandu oleh dua instruktur yang dinilai kompeten di bidang tarik suara dan musik gerejawi, yaitu Ibu Julice Silitonga dan Ibu Melody Siallagan. Kedua narasumber tersebut memberikan penguatan baik secara praktis maupun teknis, mulai dari dasar-dasar vokal hingga etika memimpin nyanyian jemaat. Melalui penyelenggaraan pelatihan ini, Departemen Marturia HKBP menargetkan agar utusan dari 28 resort di Distrik III Humbang semakin diperlengkapi secara komprehensif. Diharapkan, setelah menyelesaikan pelatihan, seluruh peserta mampu mengaplikasikan pengetahuan tersebut di jemaat masing-masing, sehingga dapat menghadirkan kualitas musik gerejawi yang mendukung penyampaian Firman dalam setiap pelaksanaan ibadah.

Bagikan:WhatsApp FacebookX