Logo HKBP

HKBP

Kembali ke Berita
Tekankan Transformasi Iman Keluarga dan Digitalisasi, Sekjen HKBP Hadiri Konven Perdana Distrik I Tabagsel-Sumbar di Sipirok
Berita

Tekankan Transformasi Iman Keluarga dan Digitalisasi, Sekjen HKBP Hadiri Konven Perdana Distrik I Tabagsel-Sumbar di Sipirok

13 April 2026

Sekretaris Jenderal HKBP memberikan pembinaan mengenai transformasi pengajaran iman keluarga dan digitalisasi gereja dalam Konven Perdana Regional I Distrik I Tabagsel-Sumbar di HKBP Sipirok, Senin (13/4/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat fondasi teologis pelayan dan mempercepat modernisasi tata kelola administrasi pelayanan gereja.

Sipirok (13/4) – Dalam upaya memperkuat kapasitas pelayan gereja di berbagai tingkat, Sekretaris Jenderal HKBP, Pdt. Rikson M. Hutahaean, M.Th., hadir memberikan pembinaan strategis pada acara Konven Perdana Regional I Distrik I Tabagsel-Sumbar. Pertemuan penting ini diselenggarakan pada hari Senin, 13 April 2026, yang dipusatkan di gereja HKBP Sipirok selaku tuan rumah.

Kegiatan pembinaan ini diawali dengan sermon rutin yang dipimpin langsung oleh Praeses HKBP Distrik I Tabagsel-Sumbar, Pdt. Jahor Purba, M.Th. Agenda konven tersebut dihadiri secara komprehensif oleh para pelayan penuh waktu (pangula na gok tingki), para calon pelayan, serta jajaran penatua dari berbagai gereja yang masuk dalam lingkup pelayanan Regional I. Pendeta HKBP Resort Sipirok, Pdt. Hotman J.H Sitorus, S.Th., selaku tuan rumah penyelenggara memastikan seluruh kebutuhan dan persiapan pertemuan berjalan dengan teratur.

Setelah agenda ibadah dan sermon selesai dilaksanakan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi pembinaan khusus oleh Sekretaris Jenderal HKBP. Dalam paparannya, Pdt. Rikson M. Hutahaean menyoroti dua materi substansial yang menjadi prioritas utama organisasi saat ini. Poin pertama yang dibahas adalah perlunya “Transformasi Pengajaran Iman di Tengah Keluarga”. Beliau menegaskan bahwa keluarga adalah fondasi utama pengajaran Kristen, sehingga para pelayan dituntut untuk aktif mendampingi jemaat agar mampu menerapkan nilai-nilai teologis yang kuat di dalam internal keluarga mereka.

Materi pokok kedua yang menjadi fokus pembinaan adalah “Transformasi Digitalisasi HKBP.” Pdt. Rikson Hutahaean mengingatkan bahwa modernisasi sistem organisasi adalah sebuah keharusan untuk menjawab tantangan zaman. Pemahaman serta implementasi digitalisasi di tingkat pusat hingga ke gereja lokal sangat krusial untuk mempercepat proses administrasi, mengoptimalkan tata kelola data jemaat, dan pada akhirnya meningkatkan efektivitas serta transparansi pelayanan kepada umat.

Rangkaian acara Konven Perdana Regional I Distrik I Tabagsel-Sumbar ini berjalan dengan sangat baik dan lancar dari awal hingga akhir. Melalui pembinaan ini, diharapkan kualitas pelayanan gereja, khususnya di wilayah Tapanuli Bagian Selatan dan Sumatera Barat, dapat terus meningkat dan semakin responsif terhadap dinamika pelayanan masa kini.

Bagikan:WhatsApp FacebookX