Logo HKBP

HKBP

Kembali ke Berita
Tiga Pesan Ephorus dalam Penahbisan 59 Pendeta di HKBP Silaen
Berita

Tiga Pesan Ephorus dalam Penahbisan 59 Pendeta di HKBP Silaen

23 Agustus 2026

Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, memimpin ibadah penahbisan 59 pendeta di HKBP Silaen, Toba, Minggu (23/8/2026). Dalam penahbisan terakhir tahun ini, Ephorus mengingatkan bahwa tohonan adalah anugerah yang menuntut karakter teruji dan kesediaan terus belajar. Sehari sebelumnya, para pelayan ini juga telah dibekali pembinaan khusus oleh kelima Pimpinan HKBP.

SILAEN (23/8) - Perjalanan panjang masa persiapan 59 calon Pendeta HKBP mencapai puncaknya pada Minggu, 23 Agustus 2026. Bertempat di HKBP Silaen, Resort Silaen, Distrik IV Toba, Ephorus HKBP Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST, memimpin langsung prosesi dan ibadah penahbisan ke-59 pelayan tersebut. Momentum gerejawi yang penuh sukacita ini sekaligus menjadi rangkaian penahbisan pelayan HKBP yang terakhir untuk tahun 2026.

Di hadapan para pelayan yang ditahbiskan dan jemaat yang hadir, Ephorus HKBP menyoroti inti dari liturgi Penahbisan dan Poda Tohonan melalui tiga poin utama yang harus dipegang teguh. Pertama, ia menegaskan bahwa tohonan (jabatan pelayanan) murni merupakan anugerah Tuhan, bukan pencapaian manusia. Oleh karena itu, tahbisan harus dihidupi dalam rasa syukur dan dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kedua, penerima tahbisan diwajibkan memiliki karakter yang terpuji dan teruji, menjadi teladan dalam iman, kasih, perkataan, dan perbuatan. Ketiga, Ephorus menekankan pentingnya kompetensi dan sikap sebagai teachable servant—pelayan yang rendah hati, terbuka, dan senantiasa bersedia belajar serta diperbarui oleh Roh Kudus.

Sehari sebelum penahbisan, tepatnya pada Sabtu (22/8), kelima Pimpinan HKBP juga telah turun langsung memberikan bimbingan pastoral kepada 59 calon pendeta ini. Para calon yang sebelumnya telah menempuh pendidikan teologi selama 4–5 tahun dan praktik pelayanan 3 tahun ini dibekali pemahaman mendalam tentang administrasi dan dokumen HKBP. Pimpinan HKBP mengarahkan mereka untuk membangun kepedulian yang menjangkau berbagai generasi, serta berani membuka pos-pos pelayanan baru di berbagai daerah yang sesuai dengan kebutuhan jemaat. Para pendeta baru ini juga dituntut untuk terus mencerminkan karakter berdiakoni yang berakar pada ketulusan dan kerendahan hati.

Acara yang khidmat ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan pusat gereja lainnya, yakni Sekretaris Jenderal HKBP Pdt. Rikson M. Hutahaean, M.Th., Kepala Departemen Koinonia Pdt. Dr. Deonal Sinaga, Kepala Departemen Marturia Pdt. Bernard Manik, M.Th., Kepala Departemen Diakonia Pdt. Eldarton Simbolon, D.Min., beserta para Praeses HKBP.

Mewakili seluruh pimpinan, Ephorus HKBP menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang tulus kepada Majelis dan jemaat HKBP Silaen, baik yang berada di bona pasogit maupun di perantauan, atas jamuan serta dedikasi panitia dalam mendukung kelancaran acara. Melalui penahbisan ini, gereja berharap 59 hamba Tuhan yang baru diutus mampu semakin meneguhkan jemaat dan menjadi pelayan yang setia berbuah di tengah-tengah gereja dan dunia.

Bagikan:WhatsApp FacebookX