Logo HKBP

HKBP

Kembali ke Berita
Tuntaskan Evaluasi Sentralisasi di Sinode, Sekretarus Jenderal HKBP Mulai Pembangunan 43 Ha Lokasi Retret di Pulau Panjang
Berita

Tuntaskan Evaluasi Sentralisasi di Sinode, Sekretarus Jenderal HKBP Mulai Pembangunan 43 Ha Lokasi Retret di Pulau Panjang

14 Juli 2026

Sekretaris Jenderal HKBP, Pdt. Rikson M. Hutahaean, menyoroti evaluasi sistem sentralisasi melalui simulasi Sistem Budgeting pada Sinode Distrik IX Sibolga Tapteng-Nias (14/7). Setelahnya, Sekjend langsung bertolak meluncurkan armada kapal gereja dan meletakkan batu pertama pembangunan Pondok Retret di Pulau Panjang.

SIBOLGA (14/7) - Sekretaris Jenderal (Sekjend) HKBP, Pdt. Rikson M. Hutahaean, M.Th., secara khusus menyoroti pelaksanaan Sistem Keuangan Sentralisasi yang telah berjalan hampir empat tahun sejak 2023. Dalam pemaparannya pada sesi keempat Sinode HKBP Distrik IX Sibolga Tapanuli Tengah Nias (STN) di Gereja HKBP Sibolga Julu Ressort Sibolga I, Selasa (14/7), Sekjend HKBP mengajak peserta untuk secara objektif melihat fakta, keuntungan, serta kekurangan dari sistem tersebut yang harus segera diperbaiki.

Sebagai langkah konkret, Pdt. Rikson mempresentasikan simulasi Sistem Budgeting atau Anggaran Keuangan HKBP. Sistem ini ditawarkan sebagai solusi strategis dalam menangani berbagai kekurangan pada sistem sentralisasi keuangan saat ini. Pemaparan ini menjadi puncak dari rangkaian Sinode yang diketuai oleh Pdt. Bornok P. Sihombing, S.Th., didampingi sekretaris Pdt. Andijoko Limbong, S.Th., dan bendahara Pdt. Willyam Limbong, S.Th.

Sebelumnya, rangkaian sinode yang dibagi ke dalam empat sidang ini juga membahas sosialisasi Pemilihan Pimpinan dan Praeses HKBP yang disampaikan oleh Praeses HKBP Distrik IX STN, Pdt. Nikson Simanjuntak, S.Th. Sosialisasi tersebut kemudian didalami melalui diskusi dan pemaparan kelompok oleh para peserta sinode.

Usai penutupan sinode yang berlangsung dengan penuh sukacita, agenda Sekjend HKBP dilanjutkan dengan meninjau langsung potensi pengembangan pelayanan di wilayah perairan. Bersama Praeses HKBP Distrik IX STN dan rombongan, Pdt. Rikson bergerak menuju Pantai Galilea untuk melaksanakan peluncuran Kapal HKBP. Kapal yang baru saja selesai dikerjakan oleh Praeses beserta tim ini akan difungsikan sebagai armada operasional penyeberangan gereja.

Menggunakan kapal baru tersebut, rombongan menempuh perjalanan laut sekitar 15 menit menuju Pulau Panjang. Di lahan seluas 43 hektare yang merupakan aset resmi gereja, Sekjend HKBP mengikuti ibadah peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan Pondok Retret HKBP dan pusat kegiatan ibadah.

Turut hadir menyaksikan momen ini para pelayan penuh waktu (fulltimer) se-Distrik IX, Kepala Bagian Pariwisata HKBP Pdt. Imelda Pakpahan, S.Th., serta Pdt. Febrisa Miranti Silaban, S.Th. Pdt. Rikson M. Hutahaean menaruh harapan besar agar kawasan Pulau Panjang ini kelak dapat dikelola dengan baik oleh Distrik IX STN demi pengembangan pelayanan HKBP yang jauh lebih baik di masa mendatang.

Bagikan:WhatsApp FacebookX
Tuntaskan Evaluasi Sentralisasi di Sinode, Sekretarus Jenderal HKBP Mulai Pembangunan 43 Ha Lokasi Retret di Pulau Panjang