HURIA KRISTEN BATAK PROTESTAN
TANAH JAWA (29/3) – Praeses HKBP Distrik XXIV Tanah Jawa, Pdt. Tonggo PL Sitompul, M.Th., MM, melaksanakan kunjungan pastoral Minggu Palmarum di HKBP Immanuel, Resort Rajamaligas. Gereja yang berdiri sejak 2016 ini memiliki sejarah perjuangan iman yang kuat, bermula dari pemekaran jemaat hingga kini melayani 59 KK (193 jiwa) di Huta 3 Nagori Bahal Batu. Di bawah kepemimpinan CPdt. May Efi Arianti Manalu, S.Th, jemaat yang mayoritas lansia ini tengah fokus pada pembenahan infrastruktur fisik, termasuk perbaikan jendela dan inventaris rumah dinas. Melalui kunjungan ini, Praeses mengapresiasi kegigihan jemaat dan mengajak seluruh parhalado (6 orang Sintua) serta jemaat untuk tetap sehati sepikir dalam mengembangkan pelayanan, membuktikan bahwa keterbatasan fisik dan usia bukanlah penghalang untuk memberikan persembahan terbaik bagi kemuliaan Tuhan.
BANGKO (29/3) – Praeses HKBP Distrik XXV Jambi, Pdt. Kamson R.A. Pasaribu, M.Th., melayankan Ibadah Minggu Palmarum di HKBP Margoyoso, Resort Bangko. Dalam khotbahnya yang berdasar pada Filipi 2:5-11, Praeses menegaskan konsep kristologi kenosis—yakni kerelaan Kristus mengosongkan diri dan mengambil rupa hamba sebagai teladan ketaatan total. Di hadapan 108 Kepala Keluarga jemaat, ditekankan bahwa kerendahan hati Kristus harus menjadi paradigma etis bagi orang percaya dalam merespons keselamatan. Ibadah yang dipimpin oleh Gr. Andreas T.A. Silaban, S.Pd.K bersama jajaran Sintua ini menjadi momentum penguatan iman jemaat di wilayah Jambi agar hidup selaras dengan kedaulatan Kristus demi kemuliaan Allah Bapa.
PANTAI BARAT NATAL (29/3) – Suasana Minggu Palmarum menjadi momentum sejarah bagi jemaat di wilayah Tabagsel-Sumbar. Melalui SK Ephorus HKBP tertanggal 4 Maret 2026, Pos Pelayanan Bulung Gadong resmi ditetapkan menjadi Huria Na Gok (Gereja Penuh) dengan nama HKBP Palmarum Bulung Gadong, Resort Pantai Barat Natal. Peresmian dipimpin langsung oleh Praeses HKBP Distrik I, Pdt. Jahor Purba, M.Th., didampingi Pendeta Resort Pdt. Charly E. Silalahi, M.Div., dan Sekretaris Distrik Pdt. Yohanes L.P. Sitompul, MM. Penetapan St. Parlindungan Saragih sebagai pimpinan jemaat (Uluan) disambut penuh antusias oleh warga jemaat. Peresmian ini menegaskan komitmen HKBP dalam memperluas struktur pelayanan di wilayah pesisir, memastikan kehadiran gereja yang mandiri dan berakar kuat bagi pertumbuhan iman jemaat di Pantai Barat Natal.
IPUH (29/3) – Semangat gotong royong mewarnai Ibadah Minggu Palmarum sekaligus Pesta Pembangunan HKBP Ipuh, Minggu, 29 Maret 2026. Praeses HKBP Distrik XV Sumbagsel, Pdt. Victor Singal H. Silalahi, M.Th., melayankan khotbah berdasarkan Filipi 2:5-11 dengan topik “Jesus Kristus do Tuhan”. Dalam suasana penuh syukur, jemaat bersama para pelayan—termasuk Bvr. Hasania Nababan sebagai liturgis—berkomitmen mempercepat penyelesaian fisik bangunan gereja. Melalui pengumpulan dana dan dukungan doa, HKBP Ipuh berupaya bangkit dan berdiri kembali sebagai pusat persekutuan yang kokoh. Pesta pembangunan ini menjadi bukti nyata kesetiaan jemaat di wilayah Sumbagsel dalam meneladani pengorbanan Kristus melalui persembahan terbaik bagi kemuliaan Tuhan dan keberlanjutan pelayanan di masa depan.
BINJAI (29/3) – Praeses HKBP Distrik XXIII Binjai Langkat, Pdt. Hotler Lumbantoruan, MM, melayankan ibadah Minggu Palmarum di HKBP Pardomuan Nauli, Resort Langkat Hulu. Mengacu pada Filipi 2:5-11, Praeses menekankan tiga teladan utama Kristus: kerendahan hati, ketaatan, dan kesetiaan sebagai fondasi iman jemaat dalam melayani sesama. Substansi kegiatan ini berlanjut pada aksi nyata penatalayanan lingkungan. Praeses mengajak jemaat mewujudkan iman melalui tanggung jawab merawat ekosistem gereja. Sebagai respons konkret, jemaat bergotong-royong mengumpulkan dana pemeliharaan lingkungan. Aksi ini menegaskan komitmen HKBP Pardomuan Nauli untuk menjadi teladan bagi masyarakat dalam menghadirkan kehidupan yang asri dan teratur sebagai wujud kasih Allah terhadap ciptaan-Nya.
CIPAYUNG (29/3) – Sukacita mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun ke-8 Punguan Lansia HKBP Cipayung Cilangkap pada Minggu, 29 Maret 2026. Ibadah syukur ini dilayani oleh Pdt. Marudut Naibaho, S.Th., MM, yang dalam khotbahnya menekankan penyertaan damai sejahtera Tuhan bagi para lansia di usia senja. Momentum ini semakin berkesan dengan kehadiran dan persembahan pujian dari Punguan Lansia HKBP Ciluar (Resort Ciluar) sebagai bentuk kunjungan kasih antarjemaat. Perayaan ini menjadi bukti nyata komitmen HKBP dalam merangkul dan memberdayakan kaum lansia sebagai pilar doa dan teladan iman yang terus memuliakan nama Tuhan dalam persekutuan yang hangat dan saling memberkati.
BUTAR (29/3) – Kepala Departemen Marturia HKBP, Pdt. Bernard Manik, M.Th., melaksanakan kunjungan pastoral di HKBP Hutanamora, Resort Butar, Distrik XVI Humbang Habinsaran, pada Minggu Palmarum. Di hadapan sekitar 250 KK jemaat, beliau menekankan pesan mendalam dari Filipi 2:5-11 tentang teladan kerendahan hati Kristus. Didampingi Pimpinan Jemaat Pdt. Alten Rudi Hartono Sirait, jemaat diajak untuk terus bertumbuh dewasa dalam iman dan hidup sebagai hamba bagi sesama, menjauhi sikap tinggi hati. Kunjungan di lingkungan gereja yang asri ini menjadi momentum penguatan spiritual bagi parhalado dan jemaat Hutanamora agar tetap setia melayani dan menjadi berkat di tengah masyarakat.
MEDAN (29/3) – Praeses HKBP Distrik X Medan Aceh, Pdt. Suwandi Sinambela, S.Th., M.Psi., meresmikan Pos Pelayanan (Pospel) Palmarum HKBP Titi Layang, Resort Medan II Simpang Limun, pada Minggu Palmarum. Peresmian ini merupakan bagian dari target strategis Tahun Transformasi 2026 untuk mendirikan 10 titik pos pelayanan baru di wilayah Distrik X. Ibadah yang dilayani bersama Pdt. Santo Marpaung, S.Th., ini menekankan keteladanan Kristus dalam kerendahan hati sesuai Filipi 2:5-11. Saat ini, sebanyak 12 KK telah terdaftar sebagai jemaat perdana. Kehadiran Pospel Titi Layang diharapkan memperluas jangkauan pelayanan gereja serta menjadi wadah pertumbuhan iman yang inklusif bagi masyarakat sekitar
LAWEDESKY (29/3) – Praeses HKBP Distrik XII Tanah Alas, Pdt. Bikwai H. Simanjuntak, M.Th., memimpin pelantikan pengurus Persekutuan Ama Distrik (PAD) dan Panitia Parheheon Ama Distrik 2026 di HKBP Lawedesky, Minggu. Dalam khotbahnya, Praeses menekankan pentingnya totalitas tanggung jawab demi kemuliaan Tuhan. Ketua PAD terpilih, St. Hamzan Simanjuntak, mengajak kaum bapak memberikan hati dalam persekutuan. Sinergi ini diperkuat dengan kehadiran Arnold Napitupulu, SH, anggota DPRK Aceh Tenggara, yang terpilih menjadi Ketua Panitia Parheheon. Rangkaian program ini bertujuan menggerakkan peran aktif kaum bapak dalam transformasi pelayanan di wilayah Tanah Alas, memastikan keterlibatan tokoh masyarakat dalam memperkokoh eksistensi gereja di Aceh Tenggara.
BANDAR LAMPUNG (29/3) – Di tengah suasana Idul Fitri, Ephorus HKBP menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal. Dalam silaturahmi tersebut, Ephorus menegaskan komitmen sekitar 50 jemaat HKBP di Provinsi Lampung untuk bersinergi sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan visi “Lampung Maju Menuju Indonesia Emas.” Sebagai wujud dukungan spiritual, warga HKBP secara konsisten mendoakan pemerintah setiap hari Selasa sesuai panduan Almanak HKBP. Selain mendukung penguatan kerukunan umat beragama (FKUB), HKBP juga mengapresiasi inovasi program pupuk organik Pemprov Lampung. Pertemuan bermakna ini diakhiri dengan penyematan ulos Batak kepada Gubernur sebagai simbol penghormatan dan persaudaraan sejati.
LAMPUNG (29/3) – Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, memimpin ibadah Mameakhon Batu Ojahan (MBO) dan peresmian gedung gereja (Mangompoi) HKBP Hajimena, Distrik XXXII Lampung, pada Minggu Palmarum. Jemaat dengan 91 KK ini bersyukur atas gedung baru di tengah lingkungan yang menjunjung tinggi toleransi. Dalam khotbahnya, Ephorus menekankan kerendahan hati Kristus sebagai jalan keselamatan. Beliau mengajak jemaat menghidupi nilai tersebut demi menghadirkan damai sejahtera dalam keluarga serta keharmonisan di tengah masyarakat majemuk. Peristiwa ini menjadi tanda kasih Allah yang nyata bagi 301 jiwa jemaat Hajimena sebagai bagian dari transformasi pelayanan HKBP.
BANGKO (28/3) – Praeses HKBP Distrik XXV Jambi, Pdt. Kamson R.A. Pasaribu, M.Th., melaksanakan bimbingan pastoral melalui Mini Seminar bertajuk “Pengajaran Iman di Tengah Keluarga” di HKBP Margoyoso, Resort Bangko, Sabtu. Kegiatan strategis ini merupakan bagian dari program kerja Distrik XXV tahun 2026 yang menyasar penguatan fondasi spiritual berbasis keluarga bagi seluruh elemen jemaat. Acara yang disambut hangat oleh Pimpinan Jemaat Gr. Andreas Silaban ini melibatkan kaum bapak, ibu, remaja-naposo, hingga anak sekolah minggu dalam diskusi interaktif. Substansi kegiatan ini fokus pada edukasi teologis dan ruang dialog seputar tantangan pelayanan gerejawi kontemporer. Melalui bimbingan ini, HKBP Distrik XXV berkomitmen menciptakan sinergi antara peran orang tua dan gereja dalam menjaga kemurnian ajaran iman di tengah keluarga sebagai unit terkecil persekutuan.
SURABAYA (28/3) – Tim Audit HKBP Distrik XVII Indonesia Bagian Timur, dipimpin St. H. Rumahorbo, melaksanakan audit komprehensif atas keuangan, inventaris, dan program kerja di HKBP Rungkut, Sabtu. Langkah administratif ini merupakan prosedur wajib dalam rangka serah terima jabatan (Sertijab) Pimpinan Jemaat dari Bvr. Helena Matondang kepada Pdt. Lega Yudha Maruahal Limbong, S.Th. Proses verifikasi ini disaksikan langsung oleh Praeses Distrik XVII, Pdt. Samuel Sitompul, M.Th., MM, serta Pendeta Resort Surabaya, Pdt. Benny B. Siagian, S.Si. Teol. Puncak rangkaian kegiatan dilaksanakan pada Minggu, 29 Maret 2026, melalui ibadah khusus paborhathon (melepas) dan pangojakhonon (melantik) pimpinan jemaat baru. Substansi kegiatan ini menegaskan komitmen HKBP Rungkut terhadap tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel di tengah transisi kepemimpinan pelayanan.
SIKARAKARA (28/3) – Praeses HKBP Distrik I Tabagsel-Sumbar, Pdt. Jahor Purba, M.Th., melaksanakan kunjungan pastoral sekaligus memimpin Pembinaan Parhalado se-Resort Pantai Barat Natal di HKBP Sikarakara II, Sabtu. Dalam arahannya, Praeses menekankan sepuluh poin krusial profesionalitas pelayan, mulai dari penguatan Poda Tohonan, loyalitas pada sistem sentralisasi keuangan, hingga pentingnya empati pelayanan yang melampaui sekadar data statistik. Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh pelayan penuh waktu dan paruh waktu ini bertujuan menyegarkan kembali semangat pengabdian jemaat agar tetap menjaga marwah sebagai “Imago Dei”. Didampingi Sekretaris Distrik, Pdt. Yohanes L.P. Sitompul, MM, pembinaan ini diharapkan melahirkan pelayan yang sehat secara jasmani-rohani serta sehati sepikiran dalam memajukan pelayanan di wilayah pesisir Natal.
SAMARINDA (28/3) – Sinergi kemanusiaan yang luar biasa terwujud di Kota Samarinda melalui aksi donor darah massal pada Sabtu, 28 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan kolaborasi strategis antara HKBP Samarinda dengan PMI Kota Samarinda. Aksi nyata ini menegaskan peran HKBP sebagai gereja yang inklusif dan peduli terhadap isu kemanusiaan di Kalimantan Timur. Melalui partisipasi aktif jemaat dan mitra korporasi, setiap tetes darah yang terkumpul menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini tidak hanya mempererat hubungan lintas sektor, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai kasih kristiani diimplementasikan secara konkret dalam pelayanan sosial bagi sesama tanpa memandang perbedaan.
LAGUBOTI (28/3) – Tiga perguruan tinggi teologi HKBP (STB, STGH, dan STD) bersinergi menggelar workshop pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) di Kampus STB HKBP, 27–28 Maret 2026. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas akademik dosen dalam merumuskan capaian pembelajaran yang terukur dan menyusun Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis luaran. Menghadirkan narasumber dari Universitas HKBP Nommensen Medan—Prof. Junita Batubara, Juliaster Marbun, M.Si., dan Dr. Nancy Nopeline—kegiatan ini membekali peserta dengan strategi teknis implementasi kurikulum modern. Kolaborasi ini diharapkan mampu mengoptimalkan kualitas pendidikan tinggi HKBP agar selaras dengan standar pendidikan nasional dan visi transformasi pelayanan gereja.
PEKALONGAN (28/3) – Semangat mendalami Firman Tuhan terpancar dalam perlombaan Cerdas Cermat Alkitab (CCA) yang digelar di HKBP Pekalongan, Sabtu, 28 Maret 2026. Kegiatan kompetitif yang sehat ini melibatkan utusan dari berbagai Wijk (wilayah) serta gereja-gereja di bawah naungan HKBP Resort Pekalongan. Perlombaan ini bukan sekadar ajang adu kecerdasan, melainkan sarana efektif untuk meningkatkan literasi Alkitab dan pemahaman teologis jemaat sejak dini hingga dewasa. Melalui antusiasme para peserta dalam menjawab setiap pertanyaan, HKBP Resort Pekalongan berupaya membangun fondasi iman yang kuat serta mempererat tali persaudaraan antarjemaat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya transformasi gereja dalam melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakar kuat di dalam Alkitab.
BEKASI (28/3) – Sekretaris Jenderal HKBP, Pdt. Rikson M. Hutahaean, M.Th., memberikan pembinaan tata kelola keuangan kepada 168 Parhalado se-Distrik XIX Bekasi di HKBP Pondok Ungu Permai, Sabtu. Sekjend menegaskan bahwa pengelolaan keuangan gereja adalah panggilan iman dan tanggung jawab teologis kepada Tuhan, sesuai Poda Tohonan. Ia mendorong optimalisasi digitalisasi melalui sistem database terintegrasi yang telah dirintis sejak 2008 guna menciptakan pelayanan yang transparan dan akuntabel. Praeses Distrik XIX, Pdt. Henry Napitupulu, mengapresiasi kegiatan ini dan berkomitmen menindaklanjutinya melalui penerapan disiplin pencatatan keuangan berbasis data di 42 gereja wilayah Bekasi demi pertumbuhan pelayanan yang berkelanjutan.
TARUTUNG (28/3) – Langkah strategis untuk memperkuat fondasi pendidikan Kristen di Indonesia resmi dimulai dari Sopo Partungkoan, Tarutung. Pada Sabtu, 28 Maret 2026, Ibadah Pelantikan Panitia Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Majelis Pendidikan Kristen (MPK) Indonesia berlangsung dengan penuh khidmat dan sukacita. Ibadah pelantikan ini dipimpin langsung oleh Praeses HKBP Distrik II Silindung, Pdt. Drs. Donald Sianturi, M.Div. Momentum ini semakin istimewa dengan kehadiran pimpinan daerah, yakni Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Utara beserta jajaran. Sinergi antara tokoh gereja dan pemerintah dalam mendukung kepanitiaan ini menjadi sinyal positif bagi keberhasilan Rakernas mendatang, demi melahirkan transformasi nyata dalam dunia pendidikan Kristen di tanah air.
BEKASI (27/3) – Meneguhkan semangat toleransi, HKBP Harapan Jaya menggelar kegiatan Halal Bi Halal dan Silaturahmi bersama warga Muslim RT 04/RW 10 serta Pemerintah Kota Bekasi, Jumat. Di bawah pimpinan Pdt. Adven Leonard Nababan, D.Min., acara yang berlangsung di halaman gereja ini menjadi simbol nyata kerukunan umat beragama di wilayah Bekasi Utara. Praeses HKBP Distrik XIX Bekasi, Pdt. Henri Napitupulu, M.Th., didampingi unsur FORKOPIMDA dan FKUB, menegaskan komitmen jemaat HKBP sebagai penjaga perdamaian. Melalui perayaan Idul Fitri 1447 H bersama ini, HKBP Harapan Jaya berupaya merajut kolaborasi lintas iman yang inklusif, membuktikan bahwa gereja hadir sebagai mitra pemerintah dalam menciptakan tatanan masyarakat yang harmonis dan saling menghormati.
BEKASI (27/3) – Seksi Pendidikan dan Bidang Diakonia HKBP Distrik XIX Bekasi menyelenggarakan program strategis bagi generasi muda berupa Try Out UTBK SNBT 2026 di Gedung Graha Tiara, Jumat. Selain uji coba ujian, kegiatan ini diperkaya dengan Seminar Motivasi bertajuk “Strategi Jitu Meraih Kursi di Perguruan Tinggi Negeri Impian”. Inisiatif ini merupakan wujud nyata kepedulian diakonia gereja dalam mendukung masa depan intelektual jemaat. Melalui pembekalan mental dan akademis ini, HKBP Distrik XIX Bekasi berupaya mendampingi para siswa agar memiliki kesiapan matang serta strategi yang tepat dalam menghadapi persaingan masuk perguruan tinggi negeri demi mewujudkan cita-cita mereka.
SIPIONGOT (27/3) – Sebagai upaya memperkuat kesiapan spiritual dan teknis pelayan, HKBP Resort Sipiongot menggelar Sermon (pertemuan persiapan) bagi seluruh Parhalado (pelayan) pada Jumat, 27 Maret 2026. Kegiatan yang dipimpin oleh Pendeta Resort, Pdt. Jefri Hariyanto Lumbantobing, S.Th., ini bertujuan membekali petugas ibadah Minggu dan partangiangan agar tetap terarah serta setia dalam tugas panggilannya. Pembinaan ini melibatkan tiga gereja, yakni HKBP Sipiongot, HKBP Kasih Karunia, dan HKBP Damai Sejahtera. Mengangkat topik kebangkitan Kristus (Hehe Jesus Di Ari Patoluhon) berdasarkan 1 Korintus 15:1-11, Sermon yang dilayani oleh C.Gr. Marlinton, S.Pd. ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pemberitaan Firman dan rasa tanggung jawab parhalado se-Resort Sipiongot dalam melayani jemaat di wilayah tersebut.
PEMATANGSIANTAR (27/3) – Suasana penuh haru dan syukur mewarnai acara pelepasan serta doa bersama siswa kelas XII SMA YP HKBP 1 Pematangsiantar pada Jumat, 27 Maret 2026. Mengusung tema inspiratif “Beyond Limits: A New Star is Born”, kegiatan ini menjadi momentum untuk membekali para lulusan secara spiritual sebelum melangkah ke jenjang pendidikan tinggi dan dunia kerja. Acara ini menegaskan peran HKBP tidak hanya dalam pelayanan gerejawi, tetapi juga dalam mencetak generasi emas melalui lembaga pendidikan. Melalui doa bersama, para siswa dikuatkan untuk berani bermimpi tanpa batas dan menjadi “bintang baru” yang membawa terang di tengah masyarakat. Semangat “Grow Together, Success Together” yang didengungkan diharapkan menjadi bekal karakter bagi alumni SMA YP HKBP 1 dalam menghadapi tantangan masa depan demi kemuliaan Tuhan.
JAKARTA (27/3) – Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Pdt. Oloan Nainggolan, S.Th., memimpin prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pendeta HKBP Resort Jakarta pada Jumat, 27 Maret 2026, di HKBP Kernolong, Jakarta Pusat. Estafet kepemimpinan pelayanan resmi diserahkan dari Pdt. Lamzar Eddy Manullang, S.Th., yang telah memasuki masa purnabakti (pensiun), kepada Pdt. Roida Situmorang, D.Min. Rangkaian acara diawali dengan ibadah, laporan tim verifikasi distrik, dan penandatanganan memori sertijab. Dalam bimbingannya, Praeses mengapresiasi kesetiaan Pdt. Lamzar hingga akhir masa tugas. Ia juga menegaskan agar HKBP Kernolong, sebagai gereja HKBP tertua di luar Pulau Sumatera, terus berbenah dan menjadi role model dalam penataan administrasi maupun peningkatan kualitas pelayanan.
SIPAHUTAR (26/3) – HKBP Resort Sipahutar menggelar agenda penting berupa Verifikasi Distrik dan Serah Terima Jabatan Pendeta Resort pada Kamis, 26 Maret 2026. Dipimpin langsung oleh Praeses Distrik II Silindung, Pdt. Drs. Donald Sianturi, M.Div., bersama staf dan MPSD Regional Timur, estafet kepemimpinan resmi berpindah dari Pdt. Wesley Sitanggang, S.Th. kepada Pdt. Bangun Pangaribuan, S.Th. Proses administrasi dan seremonial ini merupakan wujud nyata komitmen HKBP dalam menjaga kesinambungan serta akuntabilitas organisasi. Melalui transisi ini, diharapkan pelayanan jemaat di Resort Sipahutar semakin kokoh, terarah, dan terus bertumbuh dalam semangat tanggung jawab panggilan iman yang baru.
DENPASAR (26/3) – Semangat penginjilan dari Pulau Dewata berkumandang melalui pelatihan bertajuk “Membangun Jemaat Misioner” yang digelar di HKBP Denpasar Bali, 25–26 Maret 2026. Kegiatan strategis ini merupakan wujud nyata implementasi kerja sama antara HKBP dengan World Outreach, lembaga misi asal Australia yang memiliki fokus pelayanan di Indonesia. Pelatihan yang dipersiapkan oleh Pdt. Darwin Sibarani (Pendeta HKBP Resort Bali) bersama Dewan Marturia ini menghadirkan fasilitator internasional, Rev. Chriss Brittain, dan Ev. Robert Samarata Tarigan. Diikuti oleh para pelayan dan jemaat yang memiliki panggilan khusus di bidang misi, program ini bertujuan membekali peserta agar mampu membawa kabar sukacita secara kontekstual di tengah keberagaman masyarakat Bali. Ke depan, gerakan serupa akan digalakkan di berbagai wilayah HKBP lainnya demi mengobarkan semangat jemaat sebagai saksi Kristus yang misioner.
TARUTUNG (26/3) – Semangat muda dan sukacita persekutuan mewarnai kegiatan Retreat Remaja dan Naposobulung (Rena) HKBP Kampung Pon, Resort Kampung Pon. Rangkaian acara ini menjadi momen penyegaran iman yang luar biasa, diawali dengan sesi inspiratif yang dibawakan langsung oleh Pdt. Toho Sinaga untuk membekali generasi muda gereja. Kegiatan retreat ini menjadi semakin tak terlupakan ketika rombongan berkesempatan menyambangi Kantor Pusat HKBP di Pearaja, Tarutung. Di sana, para pemuda bersukacita karena dapat berjumpa langsung dengan Praeses HKBP Distrik XIV Tebing Tinggi Deli dan Sekretaris Jenderal HKBP. Keseruan acara dipadukan dengan berbagai games interaktif yang sukses membangun keakraban, gelak tawa, dan ikatan persaudaraan yang erat di antara para peserta.
TIGARAKSA (25/3) – Suara pujian yang merdu lahir dari hati yang terpaut pada Tuhan. HKBP Tigaraksa, Distrik XXI Banten, menggelar sesi pembinaan bernyanyi bertajuk “Bernyanyi dengan Roh” (Marende Dibagasan Partondion) pada Rabu, 25 Maret 2026. Pembinaan yang dibawakan oleh Yamaro Sitompul ini bertujuan untuk memperlengkapi jemaat dan tim musik gereja agar tidak sekadar mengandalkan teknik vokal, melainkan membawa jiwa ke dalam setiap nada. Melalui kegiatan ini, peserta diajak untuk menyadari bahwa bernyanyi dalam ibadah adalah bentuk komunikasi spiritual yang mendalam, di mana setiap lirik menjadi doa yang dihidupkan oleh kuasa Roh Kudus demi kemuliaan nama Tuhan di tanah Banten.
JAMBI (25/3) – Jarak geografis bukan lagi penghalang bagi HKBP Distrik XXV Jambi untuk tetap bersinergi. Pada Rabu, 25 Maret 2026, Praeses Pdt. Kamson R. A. Pasaribu, M.Th., memimpin Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program yang dilaksanakan secara daring (online). Langkah ini diambil sebagai solusi cerdas mengatasi tantangan jarak tempuh antar-resort yang bervariasi antara 1 hingga 6 jam perjalanan. Pertemuan virtual ini dihadiri oleh jajaran MPSD dan Anggota MPS di Distrik XXV Jambi untuk membedah capaian program serta merumuskan strategi pelayanan ke depan. Praeses menegaskan bahwa kemauan untuk maju akan selalu melahirkan jalan, salah satunya melalui pemanfaatan teknologi. Keberhasilan setiap keputusan rapat ini diharapkan dapat terwujud melalui dukungan penuh dan sinergitas dari seluruh pelayan dan jemaat di aras Huria, Resort, hingga Distrik.
TARUTUNG (25/3) – HKBP Distrik II Silindung menggelar Sermon Distrik pada Rabu, 25 Maret 2026. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Praeses Pdt. Drs. Donald Sianturi, M.Div. ini bertujuan untuk menyelaraskan hati dan pikiran para pelayan jemaat agar semakin siap, terarah, dan setia dalam menjalankan tugas panggilan pada Ibadah Minggu maupun partangiangan. Sermon kali ini mengangkat topik teologis yang mendalam, “Jesus Kristus Do Tuhan” (Yesus Kristus adalah Tuhan). Pendalaman materi didasarkan pada nats Filipi 2:5-11 (Evangelium) yang dipaparkan oleh CBvr. Desi Simamora, serta Mazmur 31:8-16 (Epistel) yang dibawakan oleh Diak. Sopia Simanjuntak, dengan Pdt. Preddi Sitanggang, S.Th. bertindak sebagai moderator. Melalui diskusi ini, para pelayan diperlengkapi untuk menyampaikan kabar sukacita dengan penuh tanggung jawab, mengakar pada kerendahan hati dan kedaulatan Kristus
ADIANKOTING (25/3) – Di tengah masa sulit pasca-bencana, HKBP Distrik II Silindung menunjukkan wajah gereja yang berbela rasa melalui kunjungan pastoral ke HKBP Sibalanga, Resort Parsingkaman, pada Rabu, 25 Maret 2026. Praeses Pdt. Drs. Donald Sianturi, M.Div., bersama staf distrik dan Pendeta Resort Pdt. Absalom Castle Sianipar, menyapa langsung 20 Kepala Keluarga yang kini menempati Hunian Sementara akibat bencana tanah longsor. Kehadiran pimpinan distrik ini membawa pesan penguatan rohani agar jemaat tetap teguh berpengharapan meski kehilangan tempat tinggal. Sebagai wujud nyata kepedulian sosial, Praeses menyerahkan bantuan berupa kompor gas yang didukung oleh UEM (United Evangelical Mission). Aksi diakonia ini menjadi tanda bahwa gereja tidak membiarkan jemaat berjalan sendirian, melainkan hadir untuk saling menopang dan meringankan beban kebutuhan sehari-hari dalam kasih Kristus.
SIPOHOLON (25/3) – Bertempat di Seminari HKBP Sipoholon, Biro Pembinaan HKBP menggelar kegiatan pembinaan khusus bagi para Bibelvrouw dan Diakones dengan masa penahbisan 6–15 tahun pada Rabu, 25 Maret 2026. Pertemuan ini menjadi ruang penguatan bagi para pelayan perempuan yang berada di masa “matang” pelayanan untuk semakin tajam dalam pendampingan jemaat. Mengangkat tema strategis “Penguatan Pastoral Keluarga bagi Kaum Ibu”, pembinaan ini menghadirkan dua narasumber: Bvr. Risma Sinaga, S.Th., M.Hum. (Kepala Biro Perempuan) dan Diakones Quartini Situmorang, S.Psi., M.Psi. Melalui metode pemaparan materi yang interaktif, diskusi, dan refleksi mendalam, para peserta diperlengkapi untuk menghadapi dinamika keluarga modern. Kegiatan ini selaras dengan visi Tahun Transformasi HKBP 2026, yang menempatkan penguatan iman dalam keluarga sebagai fondasi utama pertumbuhan gereja.
KARYA PITU (25/3) – HKBP Ebenezer Karya Pitu menghadirkan terobosan di bidang pendidikan melalui pembukaan Kelas Bimbingan Belajar (Bimbel) Gratis bagi siswa SD, SMP, SMA, hingga tingkat Perguruan Tinggi. Program inklusif ini terbuka untuk masyarakat umum, hasil kolaborasi strategis antara Pdt. Erwin Panggabean (Pimpinan Jemaat) dan Persekutuan Alumni Perkantas. Acara diawali dengan ibadah syukur yang dipimpin langsung oleh Pdt. Erwin, didampingi jajaran Dewan Diakonia dan Majelis Perbendaharaan. Dukungan penuh mengalir dari tokoh masyarakat hingga perwakilan orang tua, Ny. Naibaho Irawati Tamba, yang mengapresiasi kehadiran wadah belajar ini. Pdt. Erwin menegaskan bahwa program ini adalah wujud nyata pelayanan gereja untuk mencerdaskan generasi bangsa tanpa memandang latar belakang jemaat.
TAPANULI (24/3) – Sebagai wujud nyata kesetiakawanan iman, HKBP Distrik XVIII Jabartengdiy menyalurkan donasi hasil acara “Doa dan Pujian Pemulihan Tapanuli” kepada lima wilayah terdampak pada Selasa, 24 Maret 2026. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Praeses Pdt. Nekson M. Simanjuntak, M.Th., didampingi Ketua Tim TABE, Ny. Delvina Simanjuntak Br. Napitupulu, serta Sekretaris/Bendahara, St. Farida Simanjuntak Br. Manik. Penyerahan donasi ini diterima dengan penuh sukacita oleh para pimpinan distrik terkait, yakni Pdt. Jahor Purba, M.Th. (Praeses Distrik I Tabagsel), Pdt. Drs. Donald Sianturi, M.Div. (Praeses Distrik II Silindung), Pdt. Robinsarhot Lumbangaol, M.Th. (Praeses Distrik III Humbang), Pdt. Nikson Simanjuntak, M.Th. (Praeses Distrik IX Sibolga), dan Pdt. Wisno Sihombing, M.Th. (Praeses Distrik XVI Humbang Habinsaran). Aksi diakonia ini mempertegas peran jemaat rantau dalam bahu-membahu menopang pemulihan pelayanan di Bona Pasogit demi kemuliaan nama Tuhan.
PALEMBANG (23/3) – Suasana penuh sukacita menyelimuti Jakabaring City, Kota Palembang, saat ratusan kaum perempuan yang tergabung dalam Persekutuan Perempuan Distrik (PPD) HKBP Distrik XV Sumbagsel menggelar Ibadah Padang, Senin, 23 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi momentum bagi kaum ibu se-Distrik untuk mempererat tali persaudaraan di ruang terbuka yang asri. Hadir langsung memimpin dan memberikan penguatan rohani, Praeses HKBP Distrik XV Sumbagsel, Pdt. Victor Singal H. Silalahi, S.Th., MM. Ibadah Padang ini bertujuan untuk menyegarkan iman serta membangun semangat baru bagi kaum perempuan dalam menjalankan peran sebagai tiang doa di keluarga dan gereja, sembari menikmati keindahan ciptaan Tuhan.
BINJAI (23/3) – Pembinaan Guru Sekolah Minggu HKBP Distrik XXIII Binjai-Langkat ditutup dengan penuh sukacita melalui langkah konkret pembentukan Persekutuan Guru Sekolah Minggu Distrik (PGSMD). Praeses Pdt. Hotler Lumbantoruan, MM, memimpin musyawarah yang menetapkan Mangiring Manurung, SE, sebagai Ketua PGSMD pertama. Wadah ini dibentuk untuk memperkuat interaksi dan pertumbuhan pelayanan anak ke depan. Ketua Umum Tahun Transformasi 2026, St. Amri Jamoris Siahaan, MM, menyebut kegiatan ini sebagai kado terindah bagi para pelayan. Rangkaian acara diakhiri dengan ibadah pelantikan pengurus, menegaskan komitmen para guru untuk menghidupi panggilan iman yang semakin hidup dan berbuah dalam pelayanan.
BALIKPAPAN (23/3) – Praeses HKBP Distrik XXVII Borneo, Pdt. Samuel T.H. Ambarita, S.Th., melaksanakan rangkaian pelayanan intensif di Kalimantan Timur pada 21–23 Maret 2026. Kegiatan diawali dengan memimpin langsung pembinaan Guru Sekolah Minggu di HKBP Bontang guna meningkatkan kualitas pengajaran iman bagi generasi muda Borneo. Rangkaian pelayanan ditutup secara strategis pada Senin (23/03) melalui visitasi ke Pos Pelayanan (Pospel) HKBP IKN. Kunjungan ke wilayah Ibu Kota Nusantara ini menegaskan komitmen dan kesiapan pelayanan HKBP dalam menyongsong perkembangan pusat pemerintahan baru. Langkah ini diharapkan memperkuat eksistensi gereja dalam melayani jemaat di wilayah transisi nasional tersebut.
BATAM (23/3) – Seksi Ama HKBP Mahanaim, Resort Mahanaim, Distrik XX Kepulauan Riau, menggelar Malam Keakraban pada Senin malam, 23 Maret 2026. Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk mempererat persaudaraan sekaligus mematangkan program kerja tahunan. Dalam pertemuan tersebut, Seksi Ama menetapkan delapan program unggulan, mulai dari penguatan spiritual melalui PHD Ama dan koor gabungan, hingga pengembangan soft skill melalui Pelatihan K3 Umum dan Seminar Parenting. Selain itu, aspek minat bakat akan diwadahi lewat pertandingan olahraga serta Festival Vokal Grup. Langkah ini diambil guna meningkatkan partisipasi aktif kaum bapak dalam mendukung penuh seluruh program gereja di wilayah Kepulauan Riau.
MEDAN (23/3) – HKBP Distrik X Medan Aceh menggelar Sermon Pelayan Penuh Waktu di Aula Kantor Distrik pada Senin (23/03/2026). Kegiatan yang dipimpin Praeses Pdt. Suwandi Sinambela ini fokus membedah nas Evangelium dan Epistel untuk peringatan Kematian Tuhan Yesus serta Minggu Paskah I. Acara ini terasa istimewa dengan kehadiran Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, yang memberikan bimbingan pastoral dan motivasi pelayanan. Melalui diskusi mendalam yang dimoderatori Bvr. Lasroha Siregar, para pelayan dibekali pemahaman teologis yang kuat agar mampu menyampaikan pesan kebangkitan Kristus secara kontekstual dan berkualitas bagi jemaat di seluruh wilayah Medan dan Aceh.
KUTACANE (23/3) – Semangat toleransi dan kebersamaan antarumat beragama terpancar kuat di Bumi Sepakat Segenap, Aceh Tenggara. Praeses HKBP Distrik XII Tanah Alas, Pdt. Bikwai Simanjuntak, memimpin rombongan fulltimer HKBP bersama para pelayan lintas denominasi gereja dalam kunjungan silaturahmi ke Rumah Dinas Bupati Aceh Tenggara, H. Salim Fakhry, Senin, 23 Maret 2026. Kunjungan yang bertepatan dengan hari ketiga Idulfitri 1447 H ini berlangsung dalam suasana penuh kehangatan. Praeses Bikwai menyampaikan ucapan selamat hari raya serta sukacita atas kepemimpinan Bupati yang inklusif. Merespons kehadiran tokoh-tokoh gereja tersebut, Bupati H. Salim Fakhry menghimbau agar para pelayan jemaat terus berperan aktif menjaga keharmonisan dan kerukunan di Kabupaten Agara. Pertemuan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati serta jajaran pemerintah daerah, mempertegas sinergi kuat antara lembaga keagamaan dan pemerintah dalam menjaga kedamaian di Aceh Tenggara.
TANAH JAWA (22/3) – Praeses HKBP Distrik XXIV Tanah Jawa, Pdt. Tonggo PL Sitompul, M.Th., MM, melaksanakan kunjungan pastoral sekaligus melayankan firman pada Ibadah Minggu Judika di HKBP Nagori Teladan, Resort Rajamaligas. Gereja yang melayani sekitar 47 KK (150 jiwa) ini menjadi fokus penguatan iman bagi jemaat dan 40 anak sekolah minggu yang hadir. Momen ini juga menjadi ibadah perpisahan bagi pimpinan jemaat, CGr. Martin Sitorus, S.Pdk, yang resmi mengakhiri masa tugasnya untuk melanjutkan pelayanan ke HKBP Resort Parapat, Distrik V Sumatera Timur. Melalui kunjungan ini, Praeses menekankan pentingnya keberlanjutan pelayanan di tingkat akar rumput dan apresiasi atas dedikasi pelayan dalam membina jemaat di wilayah Tanah Jawa sebelum menjalani penugasan baru.
BEKASI (22/3) – “Gereja bukanlah gedung-Nya, melainkan orangnya.” Kalimat ini nyata terpancar di HKBP Kota Serang Baru, Distrik XIX Bekasi, pada Minggu Judika, 22 Maret 2026. Di bawah terik matahari dan hanya beralaskan halaman rumah jemaat bertenda biru, sekitar 200 orang jemaat beribadah dengan penuh sukacita dan kedamaian. Ibadah ini dihadiri langsung oleh Praeses HKBP Distrik XIX Bekasi, Pdt. Henri Napitupulu, M.Th., sebagai pengkhotbah, didampingi pimpinan jemaat Pdt. Rimbun Hasibuan, S.Th. Dalam khotbah dari Kitab Yehezkiel, Praeses menegaskan bahwa Allah adalah sumber hidup yang berdaulat, mampu membangkitkan harapan di tengah situasi sesulit apa pun. Meski jemaat yang terdiri dari 187 KK ini hanya diizinkan menggunakan gedung gereja mereka (6 ruko) dua kali sebulan karena situasi sosial, semangat mereka membuktikan bahwa ibadah sejati melampaui sekat dinding bangunan.
TANJUNG JABUNG (22/3) – Praeses HKBP Distrik XXV Jambi, Pdt. Kamson R. A. Pasaribu, M.Th., melaksanakan kunjungan pastoral ke HKBP Pematang Lumut, Resort Tanjung Jabung, pada Minggu, 22 Maret 2026. Dalam khotbah dari Yehezkiel 37:1–14, Praeses menegaskan bahwa Tuhan berkuasa memulihkan “kekeringan rohani” jemaat melalui nafas kehidupan dari Roh Kudus. Jemaat diajak untuk tetap memiliki pengharapan penuh meski di tengah situasi sulit yang terlihat mustahil. Gereja yang melayani 65 Kepala Keluarga ini saat ini dipimpin oleh C.Pdt. William Yakub Hasudungan Sihombing, S.Si., bersama 11 orang pelayan (Sintua dan Calon Sintua). Usai ibadah dan makan bersama, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sapaan pastoral serta diskusi mendalam mengenai orientasi pelayanan HKBP tahun 2026, yakni “Transformasi Pengajaran Iman di Tengah Keluarga,” guna memperkuat pondasi rohani jemaat dari unit terkecil.
TANJUNG JABUNG (22/3) – Praeses HKBP Distrik XXV Jambi, Pdt. Kamson R. A. Pasaribu, M.Th., melaksanakan kunjungan pastoral ke HKBP Pematang Lumut, Resort Tanjung Jabung, pada Minggu, 22 Maret 2026. Dalam khotbah dari Yehezkiel 37:1–14, Praeses menegaskan bahwa Tuhan berkuasa memulihkan “kekeringan rohani” jemaat melalui nafas kehidupan dari Roh Kudus. Jemaat diajak untuk tetap memiliki pengharapan penuh meski di tengah situasi sulit yang terlihat mustahil. Gereja yang melayani 65 Kepala Keluarga ini saat ini dipimpin oleh C.Pdt. William Yakub Hasudungan Sihombing, S.Si., bersama 11 orang pelayan (Sintua dan Calon Sintua). Usai ibadah dan makan bersama, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sapaan pastoral serta diskusi mendalam mengenai orientasi pelayanan HKBP tahun 2026, yakni “Transformasi Pengajaran Iman di Tengah Keluarga,” guna memperkuat pondasi rohani jemaat dari unit terkecil.
HUMBANG HASUNDUTAN (22/3) – Praeses HKBP Distrik III Humbang, Pdt. Robinsarhot Lumbangaol, S.Th., MM, menembus akses jalan yang menantang demi melaksanakan kunjungan pastoral ke HKBP Baringin, Resort Bonandolok, pada Minggu Judika, 22 Maret 2026. Meskipun terletak di daerah terpencil, kehadiran Praeses disambut penuh sukacita oleh jemaat dan pelayan setempat. Dalam khotbahnya yang didasarkan pada topik Minggu Judika, Praeses mengingatkan jemaat agar tidak terjebak dalam “kekeringan rohani” yang membuat manusia lupa mensyukuri napas hidup pemberian Tuhan. Didampingi Pendeta Resort Pdt. Evy Siregar sebagai liturgis dan St. Lumban Gaol (Uluan Huria), ibadah ini juga dimeriahkan oleh puji-pujian dari Remaja Naposobulung (RNHKBP) Bonandolok. Usai ibadah, Praeses memberikan bimbingan pastoral khusus kepada para parhalado, meneguhkan semangat pelayanan mereka di tengah keterbatasan infrastruktur wilayah tersebut.
SIDIMPUAN (22/3) – Suasana penuh sukacita menyelimuti HKBP Siture Resort Habinsaran pada Minggu Judika, 22 Maret 2026. Praeses HKBP Distrik I Tabagsel – Sumbar, Pdt. Jahor Purba, M.Th., hadir secara khusus memimpin ibadah Minggu yang mengusung topik “Debata Mangalehon Tondi Hangoluan” (Allah Memberikan Roh Kehidupan). Kunjungan pastoral ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh seluruh jemaat dan barisan Parhalado HKBP Siture. Kehadiran Praeses memberikan penguatan iman bagi jemaat di wilayah Tapanuli Bagian Selatan agar senantiasa hidup dalam tuntunan Roh Allah yang menghidupkan. Rangkaian ibadah berjalan dengan khidmat dan tertib, mempererat persekutuan kasih antar pelayan dan jemaat di Resort Habinsaran.
LHOKSEUMAWE (22/3) – Praeses HKBP Distrik XXIII Binjai-Langkat, Pdt. Hotler Lumbantoruan, MM, melaksanakan kunjungan pastoral bagi jemaat HKBP Lhokseumawe pada Minggu Judika, 22 Maret 2026. Dalam ibadah tersebut, Praeses melayankan pemberitaan Firman didampingi oleh Pendeta Resort Lhokseumawe, Pdt. Burju Lumbantoruan, S.Th., sebagai liturgis. Mengangkat nats Yehezkiel 37:1-14, Pdt. Hotler menekankan kuasa Allah yang sanggup memulihkan kehidupan dari “lembah tulang kering” atau keadaan yang paling tidak berpengharapan sekalipun. Pesan ini menjadi penguatan iman yang mendalam bagi jemaat HKBP Lhokseumawe yang telah berdiri sejak tahun 1967. Di usia pelayanan yang ke-59 tahun ini, sekitar 80 KK jemaat diajak untuk terus percaya pada nafas kehidupan dari Roh Allah yang mampu membangkitkan harapan baru di tengah tantangan zaman.
SIANTAR (22/3) – HKBP Perumnas Batu Onom, Distrik V Sumatera Timur, menggelar ibadah khidmat penabalan tiga Sintua baru pada Minggu, 22 Maret 2026. Acara yang dipimpin oleh Pendeta Resort, Pdt. Sabar M. Lubis, S.Th., MM, meresmikan St. Winton Simanjuntak (Sektor 7), St. Magdalena br. Manurung (Sektor 14), dan St. Praypon Mulatua Siregar (Sektor 15) sebagai pelayan tahbisan. Dalam suasana penuh sukacita, para Sintua menyatakan komitmen untuk melayani jemaat dengan setia dan bertanggung jawab. Penabalan ini diharapkan mampu memperkuat pelayanan di setiap sektor serta meneguhkan pertumbuhan iman seluruh jemaat dalam persekutuan dan kesaksian yang nyata.
JAKARTA (22/3) – Suasana syukur dan sukacita mewarnai perayaan HUT ke-55 HKBP Pasar Minggu yang jatuh pada Minggu Judika, 22 Maret 2026. Kemeriahan HUT ini semakin istimewa dengan kehadiran Pdt. Mangatur Manurung, M.Th. beserta inang br. Nainggolan yang datang dari HKBP Cirebon. Beliau hadir sebagai tamu sekaligus pengkhotbah pada ibadah pagi, memberikan siraman rohani yang menguatkan bagi jemaat HKBP Pasar Minggu di usia perak menuju emas ini. Perayaan ini menjadi momentum refleksi atas penyertaan Tuhan selama 55 tahun perjalanan pelayanan gereja di wilayah Jakarta Selatan.
SIBORONG-BORONG (22/3) – Rombongan Remaja dan Naposobulung (NHKBP) Pondok Baru melaksanakan perjalanan kunjungan rohani ke wilayah Tapanuli Utara pada Minggu, 22 Maret 2026. Perjalanan diawali dengan momen kebersamaan di Panatapan Parapat sebelum melanjutkan ziarah ke kompleks makam Dr. I.L. Nommensen di Sigumpar. Puncak kunjungan dilakukan di Panti Karya Hephata HKBP, di mana para pemuda menyalurkan bantuan sosial hasil donasi jemaat HKBP Pondok Baru. Aksi nyata ini merupakan wujud kepedulian sosial generasi muda HKBP terhadap sesama yang membutuhkan, sekaligus memperkuat karakter pelayan yang berempati dan berbagi kasih Kristus secara inklusif di lingkungan Hephata.
Berita Terkini HKBP



Renungan Harian HKBP
Renungan Terkini
Renungan Harian HKBP: Senin 30 Maret 2026
Doa Pembuka: Kita berdoa, Allah Bapa kami yang bertahta tinggi dalam kerajaan Surga, terima kasih atas berkat yang Tuhan berikan kepada kami, sebentar kami akan mendengarkan firman Tuhan berkati hati dan pikiran kami. Amin.
Firman Tuhan yang menjadi landasan kita beraktivitas pada hari ini Senin, 30 Maret 2026 tertulis dari Zakaria 1:3 “Sebab itu katakanlah kepada mereka: Beginilah firman TUHAN semesta alam: Kembalilah kepada-Ku, demikianlah firman TUHAN semesta alam, maka Aku akan kembali kepadamu, firman TUHAN semesta alam.” Demikian firman Tuhan.
Syalom, Bapak/Ibu Saudara/i yang Kekasih, Ayat ini adalah seruan pertobatan yang sangat jujur dan sangat kuat disampaikan oleh Zakaria kepada Bangsa Israel. Mengapa ini terjadi? Dalam konteks zaman itu Bangsa Israel baru kembali pulang dari tanah pembuangan di Babel, namun perilaku mereka masih sangat jauh dari apa yang Tuhan inginkan. Secara fisik, mereka sudah pulang ke tanah perjanjian. Tetapi secara rohani, mereka masih jauh. Mereka membangun kembali kehidupan mereka, tetapi bukan Tuhan yang menjadi pusatnya. Bait Allah terbengkalai. Iman menjadi rutinitas. Relasi dengan Tuhan berubah menjadi formalitas tanpa adanya iman yang teguh.
Adanya kata “perintah: Kembalilah kepada-Ku” demikianlah Firman Tuhan semesta alam, jika dalam bahasa aslinya ialah berbalik arah sepenuhnya. Kalimat ini bukan hanya sekedar memperbaiki perilaku saja, melainkan perubahan arah hidup (yang awalnya dari menjauh – ke yang sekarang menjadi kembali kepada Tuhan sebagai pusat kehidupannya). Artinya Bapak/Ibu, Saudara/i yang kekasih, hal yang kita hadapi saat ini bukanlah perkara dosa kita dihadapan Tuhan, akan tetapi hal tersebut adalah Arah hati kita.
Dan kalau kita mau jujur, kita merasakan apa yang Firman Tuhan katakan bukan?
Kita boleh saja datang ke gereja, namun hati kita tidak bersama Kristus
Kita bisa saja berdoa, namun doa itu hanya sekedar ucapan tanpa adanya hubungan yang dekat denganNya
Kita bisa saja melayani, tapi kita mengharapkan sesuatu yang menguntungkan
Kita bisa saja terlihat sebagai orang Kristen, namun sejujurnya kita tidak mengenal Siapa Juruselamat itu.
Apa yang sebenarnya kita cari wahai umat Tuhan? Sebegitu banyaknyakah hal yang perlu kita gapai dahulu baru kita bisa kembali kepadaNya?
Bapak/Ibu, Saudara/i yang kekasih. Firman Tuhan pada hari ini juga mengatakan bahwa Tuhan tidak berhenti pada tuntutan kepada manusia, Ia juga memberikan Janji Keselamatan. Maka Aku akan kembali kepadamu, firman TUHAN semesta alam, ini bukan layaknya perkataan kita terhadap sesama kita. Ini adalah Kabar Baik yang Tuhan berikan kepada UmatNya, artinya adalah ketika manusia mengambil Langkah untuk Kembali kepada Tuhan, maka Tuhan merespon dengan pengampunan kepada umatNya. Hal ini terjadi bukan karena kita layak, bukan karena usaha kita, namun karena Tuhan Allah selalu ada untuk memulihkan dan menerima kita kembali.
Bapak/Ibu, Saudara/i yang kekasih. Saat kita berbicara tentang Kembali kepada Tuhan, ada saja diantar kita yang berfikir ulang lagi karena dosa dan kesalahan yang menjadi tembok penghalang. Padahal kita tahu, pengampunan dan kelayakan kita, dan semuanya itu hanya karena Tuhan sendiri. Tuhan juga tidak menuntut kita harus ini dan itu. Tuhan hanya berkata “Kembalilah – Maka aku akan kembali kepadamu.” Kembalinya kita kepada Tuhan dimulai dari keputusan Langkah kita, tidak ada yang dapat menghalangi kepulangan kita kepada Tuhan.
Saat ini ada diantara kita yang ibaratnya masuk dalam ruangan gelap dan tertutup jendela. Menyalahkan dan mengatakan tempat ini sangat gelap! Tidak ada cahaya. Padahal saat itu matahari sangatlah terang, namun masalahnya ada pada posisi kita, kita hanya terdiam dan tidak mau keluar kembali pada cahaya.
Oleh karena itu Bapak,Ibu/Saudara/i yang kekasih
Kembalilah Kepada Yesus Kristus
Kembalilah pada hubungan yang erat bersamaNya
Kembalilah pada Iman yang tulus meneladani Kristus
Kembalilah dalam pelayanan seperti apa yang telah Yesus nyatakan kepada dunia ini.
Maka Janji Tuhan akan selalu ada dan akan tetap sama. Tidak dapat diubah oleh siapapun, akan selalu menyertai kita sampai selama-lamanya.
Doa Penutup: Kita berdoa! Bapa yang kami kenal di dalam Yesus Kristus terima kasih atas Firman Tuhan pada hari ini yang telah mengajarkan mengingatkan dan memulihkan. Kiranya kami akan semakin sadar untuk Kembali kepadaMu ya Tuhan. Berikanlah kepada kami hati yang mau mendengar dan melaksanakan FirmanMu Tuhan, Iman yang selalu teguh dan memuji memuliakan namaMu, sertai setiap pekerjaan kami Ya Tuhan. Di dalam Yesus Kristus, kami telah berdoa. Amin.
C.Pdt. Josua Hutabarat, S.Th- LPP III di Biro Ama dan Lansia HKBP
Renungan Evangelium Minggu Palmarum: Minggu 29 Maret 2026
Doa Pembuka: Damai sejahtera dari Allah Bapa, yang melampaui akal dan pengertianmu, itulah kiranya yang memelihara hati dan pikiranmu. Di dalam Yesus Kristus Tuhan. Amin.
Bapak Ibu, saudara/i sekalian yang terkasih dalam nama Tuhan Yesus Kristus Firman Tuhan di minggu tanggal 29 Maret 2026, di minggu Palmarum diambil dari Filipi 2 ayat 5-11. Saya akan bacakan, Demikian Firman Tuhan.
5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,
11 dan segala lidah mengaku: “Yesus Kristus adalah Tuhan,” bagi kemuliaan Allah, Bapa!
Bapak/Ibu, saudara/i yang terkasih dalam Nama Tuhan, Filipi 2:5–11, salah satu teks kristologis paling mendalam dalam Perjanjian Baru. Perikop ini sering disebut sebagai “hymne Kristus” karena memuat ringkasan iman gereja mula-mula tentang pribadi dan karya Yesus Kristus. Secara teologis, teks ini tidak hanya berbicara tentang siapa Kristus, tetapi juga bagaimana hidup orang percaya harus dibentuk oleh teladan-Nya. Dalam konteks surat kepada jemaat Filipi, Rasul Paulus menekankan kesatuan, kerendahan hati, dan pengosongan diri sebagai ekspresi iman yang sejati.
Bapak/Ibu, saudara/i yang terkasih di Dalam Nama Tuhan, Ayat 5 membuka dengan seruan etis: “Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus.” Ini menunjukkan bahwa teologi tidak pernah berhenti pada pemahaman intelektual, tetapi harus berinkarnasi dalam praksis hidup. Pola hidup Kristus menjadi norma bagi komunitas iman. Ayat 6–7 mengungkapkan misteri inkarnasi: Kristus, yang “dalam rupa Allah,” tidak mempertahankan kesetaraan-Nya dengan Allah sebagai sesuatu yang harus dipertahankan, melainkan “mengosongkan diri-Nya” (kenosis). Secara teologis, ini tidak berarti Kristus kehilangan keilahian-Nya, tetapi Ia melepaskan hak-hak kemuliaan-Nya dan mengambil rupa seorang hamba. Ini adalah paradoks ilahi: kemuliaan Allah justru dinyatakan melalui kerendahan hati dan pelayanan. Ayat 8 memperdalam tema ini dengan menyatakan bahwa Kristus taat sampai mati, bahkan mati di kayu salib. Salib dalam konteks Romawi adalah simbol kehinaan dan kutuk. Namun, di sinilah terlihat inti dari karya keselamatan: ketaatan total Kristus kepada kehendak Bapa. Dalam perspektif teologis, salib bukan sekadar tragedi, tetapi tindakan penebusan yang menunjukkan kasih Allah yang radikal. Ayat 9–11 menampilkan gerakan “kenaikan” setelah “penurunan.” Allah sangat meninggikan Kristus dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama. Ini menegaskan prinsip teologis bahwa kerendahan hati mendahului kemuliaan. Pengakuan universal bahwa “Yesus Kristus adalah Tuhan” menunjukkan bahwa karya Kristus memiliki dimensi kosmik—melampaui batas individu dan mencakup seluruh ciptaan. Pengakuan ini bukan hanya pernyataan iman, tetapi juga deklarasi kedaulatan Kristus atas segala sesuatu.
Bapak/Ibu, saudara/i yang terkasih di Dalam Nama Tuhan, Filipi 2:5–11 mengajarkan bahwa inti kehidupan Kristen adalah partisipasi dalam pola hidup Kristus: kerendahan hati, ketaatan, dan kasih yang rela berkorban. Secara teologis, teks ini menggabungkan doktrin inkarnasi, penebusan, dan pemuliaan dalam satu kesatuan yang utuh. Bagi orang percaya, panggilan utamanya bukan sekadar mengagumi Kristus, tetapi meneladani-Nya. Dalam dunia yang sering mengejar kuasa dan kemuliaan diri, jalan Kristus mengingatkan bahwa kemuliaan sejati justru ditemukan dalam kerendahan hati dan penyerahan diri kepada Allah.
Doa Penutup: Terima kasih Ya Tuhan Allah, untuk FirmanMu yang telah kami dengar. Ajari kami untuk selalu bersyukur memiliki Engkau, ajarkan kami bahwa betapa bahagianya kami karena Engkau begitu mengasihi kami. Dengan bimbingan rohMu, kami akan melakukan FirmanMu untuk kemuliaan namaMu. Kami serahkan hidup kami hari ini, esok dan selamanya hanya kedalam tangan pengasihanmu. Di dalam Yesus Kristus kami berdoa. Amin.
Pdt. Andar Panuturi Sitompul, S.Th., M.Sos- Melayani di Biro Ibadah Musik HKBP
Renungan Epistel Minggu Palmarum: Minggu, 29 Maret 2026
Doa Pembuka: Damai sejahtera dari Allah Bapa, yang melampaui akal dan pengertianmu, itulah kiranya yang memelihara hati dan pikiranmu. Di dalam Yesus Kristus Tuhan. Amin.
Bapak Ibu, saudara/i sekalian yang terkasih dalam nama Tuhan Yesus Kristus Firman Tuhan di Epistel Minggu tanggal 29 Maret 2026, di minggu Palmarum diambil dari Mazmur 31 : 8-16. Saya akan bacakan, Demikian Firman Tuhan,
8 Aku akan bersorak-sorak dan bersukacita karena kasih setia-Mu, sebab Engkau telah menilik sengsaraku, telah memperhatikan kesesakan jiwaku,
9 dan tidak menyerahkan aku ke tangan musuh, tetapi menegakkan kakiku di tempat yang lapang.
10 Kasihanilah aku, ya TUHAN, sebab aku merasa sesak; karena sakit hati mengidaplah mataku, meranalah jiwa dan tubuhku.
11 Sebab hidupku habis dalam duka dan tahun-tahun umurku dalam keluh kesah; kekuatanku merosot karena sengsaraku, dan tulang-tulangku menjadi lemah.
12 Di hadapan semua lawanku aku tercela, menakutkan bagi tetangga-tetanggaku, dan menjadi kekejutan bagi kenalan-kenalanku; mereka yang melihat aku di jalan lari dari padaku.
13 Aku telah hilang dari ingatan seperti orang mati, telah menjadi seperti barang yang pecah.
14 Sebab aku mendengar banyak orang berbisik-bisik, ada kegentaran dari segala pihak! mereka bersama-sama bermufakat mencelakakan aku, mereka bermaksud mencabut nyawaku.
15 Tetapi aku, kepada-Mu aku percaya, ya TUHAN, aku berkata: “Engkaulah Allahku!”
16 Masa hidupku ada dalam tangan-Mu, lepaskanlah aku dari tangan musuh-musuhku dan orang-orang yang mengejar aku!
Bapak/Ibu, saudara/i yang terkasih Dalam Nama Tuhan, Mazmur 31:8–16 menampilkan dinamika iman yang sangat manusiawi: pergumulan antara kepercayaan kepada Allah dan realitas penderitaan yang menekan. Pemazmur tidak menutupi luka batin maupun ancaman eksternal yang dihadapinya. Justru di tengah keterbatasan itu, ia mengarahkan diri kepada Tuhan sebagai satu-satunya sumber perlindungan. Secara teologis, bagian ini mengajarkan bahwa iman bukanlah ketiadaan krisis, melainkan keberanian untuk tetap bersandar kepada Allah di dalam krisis. Relasi perjanjian antara Allah dan umat-Nya menjadi dasar pengharapan yang tidak goyah, sekalipun keadaan tampak berlawanan.
Bapak/Ibu, saudara/i yang terkasih di Dalam Nama Tuhan, Ayat 8–9 menekankan pengalaman pembebasan yang konkret: Tuhan tidak menyerahkan pemazmur ke tangan musuh, melainkan memberi “tempat lapang.” Secara teologis, ini mencerminkan karya penyelamatan Allah yang aktif dalam sejarah hidup manusia. Allah bukan sekadar konsep abstrak, tetapi Pribadi yang bertindak. Namun, ketegangan muncul di ayat 10–14 ketika pemazmur mengungkapkan penderitaan fisik, emosional, dan sosial—mata menjadi redup, jiwa merana, bahkan ia menjadi bahan ejekan. Di sini terlihat realitas dosa dan kejatuhan dunia: penderitaan tidak selalu langsung dihapus, bahkan bagi orang yang percaya. Menariknya, pemazmur tidak menafsirkan penderitaan sebagai bukti ketiadaan Allah. Sebaliknya, ia tetap berdoa dan berseru. Ini menunjukkan pemahaman teologis bahwa Allah tetap hadir sekalipun tidak selalu segera mengubah situasi. Dalam tradisi iman, ini dikenal sebagai theologia crucis—pemahaman bahwa Allah seringkali bekerja melalui penderitaan, bukan hanya melalui kemenangan lahiriah. Ayat 15–16 menjadi titik balik: “Tetapi aku percaya kepada-Mu, ya TUHAN.” Kata “tetapi” menunjukkan keputusan iman yang disengaja. Pemazmur mengakui kedaulatan Allah atas waktu hidupnya: “Masa hidupku ada dalam tangan-Mu.” Ini adalah pernyataan teologis yang mendalam tentang providensia ilahi—bahwa seluruh hidup manusia, termasuk penderitaan, berada dalam kendali Allah yang setia. Permohonan “buatlah wajah-Mu bercahaya” mengingatkan pada berkat imam, yang berarti pemulihan relasi dan kehadiran Allah yang penuh kasih.
Bapak/Ibu, saudara/i yang terkasih di Dalam Nama Tuhan, Mazmur 31:8–16 mengajarkan bahwa iman sejati tidak meniadakan penderitaan, tetapi menempatkannya dalam terang kedaulatan dan kesetiaan Allah. Pemazmur memberi teladan bagaimana merespons krisis: jujur dalam keluhan, tetapi teguh dalam kepercayaan. Secara teologis, bagian ini mengarahkan kita untuk melihat bahwa keselamatan bukan hanya pembebasan dari masalah, melainkan relasi yang hidup dengan Allah yang memegang seluruh hidup kita. Dalam dunia yang rapuh, pengakuan bahwa “masa hidupku ada dalam tangan-Mu” menjadi dasar pengharapan yang kokoh—bahwa tidak ada penderitaan yang sia-sia di dalam rencana Allah.
Doa Penutup: Terima kasih Ya Tuhan Allah, untuk FirmanMu yang telah kami dengar. Ajari kami untuk selalu bersyukur memiliki Engkau, ajarkan kami bahwa betapa bahagianya kami karena Engkau begitu mengasihi kami. Dengan bimbingan rohMu, kami akan melakukan FirmanMu untuk kemuliaan namaMu. Kami serahkan hidup kami hari ini, esok dan selamanya hanya ke dalam tangan pengasihanMu. Di dalam Yesus Kristus kami berdoa. Amin.
Pdt. Andar Panuturi Sitompul, S.Th., M.Sos- Melayani di Biro Ibadah Musik HKBP
Renungan Harian HKBP: Sabtu, 28 Maret 2026
Yesus Datang untuk Menyelamatkan Orang Berdosa
Doa Pembukaan :
Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, kiranya memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus, Tuhan kita. Amin.
Renungan :
Jemaat yang dikasihi Tuhan,
Firman Tuhan untuk kita hari ini tertulis dalam Markus 2 : 17, yang berbunyi demikian : “Yesus mendengarnya dan berkata kepada mereka: Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.”
Perkataan Yesus ini merupakan jawaban atau respon Yesus kepada orang-orang Farisi yang bertanya kepada murid-murid-Nya: “Mengapa Ia makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?” Orang-orang Farisi merasa dirinya lebih suci dan lebih benar dari orang lain, sehingga menganggap rendah dan hina para pemungut cukai dan orang berdosa lainnya. Mereka tidak mau bergaul dengan orang-orang yang mereka anggap “berdosa”. Sebaliknya, Tuhan Yesus mau datang ke rumah pemungut cukai dan makan bersama-sama dengan mereka, karena Yesus mengasihi mereka dan memanggil mereka untuk mendengar kabar baik dan menerima keselamatan. Bagi Yesus, orang-orang seperti itulah yang perlu untuk disapa dan dilayani agar mereka mengenal kebenaran. Karena itu Yesus berkata: “Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.”
Yesus menegaskan bahwa kedatangan-Nya ke dunia ini adalah untuk memanggil orang-orang berdosa agar mereka meninggalkan dosanya dan kembali ke jalan yang benar serta menerima anugerah Allah yaitu pengampunan dosa, keselamatan dan hidup yang kekal. Penegasan Yesus ini juga bertujuan untuk menegur dan menyadarkan orang-orang Farisi yang selalu merasa lebih benar dan lebih suci, agar bertobat dari kesombongan mereka. Seperti orang sakit yang memerlukan tabib atau dokter untuk mengobatinya, demikianlah orang berdosa memerlukan Juruselamat untuk menyelamatkannya.
Melalui firman Tuhan hari ini, kita diingatkan bahwa Tuhan Yesus begitu mengasihi orang-orang berdosa dan rela mati di kayu salib untuk menebus segala dosa kita. Penderitaan dan pengorbanan Yesus itulah yang kita ingat, renungkan dan hayati dalam masa-masa passion ini. Karena itu, marilah kita datang kepada Yesus untuk mengaku dosa-dosa kita dan memohon pengampunan. Seperti dikatakan dalam 1 Yohanes 1 ayat 9 : “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan”.
Kita tidak bisa berjalan sendirian. Kita memerlukan Juruselamat yang menuntun kita agar tidak tersesat; yang menguatkan dan menghibur kita ketika iman kita lemah, yang memampukan kita dalam langkah juang kita dan membimbing kita sampai kepada hidup yang kekal. Dan Juruselamat itu adalah Yesus Kristus, Tuhan kita. Percayalah kepada-Nya dan ikutlah Dia sampai selama-lamanya. Amin.
Doa Penutup:
Kami bersyukur atas firman-Mu hari ini ya Tuhan Yesus, yang menyatakan bahwa Engkau datang ke dunia ini untuk menyelamatkan orang-orang yang berdosa. Begitu besar kasih-Mu ya Tuhan sehingga Engkau rela menderita dan mati di kayu salib untuk menyelamatkan kami orang yang berdosa dan hina ini, Terima kasih atas pengorbananmu bagi kami umat-Mu. Bimbinglah kami ya Tuhan agar kami senantiasa taat dan setia mengikut Engkau sampai selama-lamanya. Amin.
Terimalah berkat Tuhan :
Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, kasih setia Allah Bapa dan persekutuan Roh Kudus menyertai kamu sekalian. Amin.
Pdt. Berton Hutapea, S.Th – Waka Biro Jemaat HKBP
Renungan Harian HKBP: Jumat, 27 Maret 2026
- Doa pembuka
Bapa kami yang di Surga, Bapa yang Maha Kasih di dalam Tuhan Yesus Kristus, kami datang ke hadirat-Mu dengan hati yang penuh syukur. Kami percaya bahwa setiap nafas yang kami hirup adalah anugerah dari-Mu. Saat ini, ketika kami merenungkan firman-Mu, biarlah Roh Kudus bekerja di dalam hati kami, sehingga kami mengerti, merasakan, dan mengalami kebenaran-Mu. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa. Amin.
- Renungan
HAGAI 1 : 5 – 6
“Oleh sebab itu, beginilah firman TUHAN semesta alam: Perhatikanlah keadaanmu!
Kamu menabur banyak, tetapi membawa pulang hasil sedikit;
kamu makan, tetapi tidak sampai kenyang; kamu minum, tetapi tidak sampai puas;
kamu berpakaian, tetapi badanmu tidak sampai panas; dan orang yang bekerja untuk upah, ia bekerja untuk upah yang ditaruh dalam pundi-pundi yang berlobang.”
Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan,
Semua orang ingin hidup yang cukup. Kita bekerja supaya kebutuhan terpenuhi. Kita berusaha supaya masa depan aman. Kita ingin makan dengan tenang, tidur dengan damai, dan merasa puas dengan apa yang kita miliki.
Namun kenyataannya sering berbeda. Kita sudah bekerja keras, tetapi tetap merasa kurang. Kita sudah memiliki banyak hal, tetapi hati tidak benar-benar puas. Kita sibuk setiap hari, tetapi damai terasa jauh.
Keadaan seperti ini juga pernah dialami oleh bangsa Israel pada zaman Nabi Hagai. Dalam Kitab Hagai 1:5–6, Tuhan berkata: “Perhatikanlah keadaanmu! Kamu menabur banyak, tetapi membawa pulang hasil sedikit… kamu makan, tetapi tidak sampai kenyang… dan orang yang bekerja untuk upah, menaruhnya dalam pundi-pundi yang berlobang.”
Bangsa itu sudah kembali dari pembuangan. Mereka membangun rumah mereka sendiri. Mereka bekerja, menanam, dan berusaha. Tetapi mereka melupakan satu hal: rumah Tuhan tidak mereka bangun. Mereka sibuk dengan urusan sendiri, tetapi mengabaikan Tuhan. Karena itu Tuhan berkata, “Perhatikanlah keadaanmu.” Artinya: berhentilah sejenak dan lihat arah hidupmu. Masalah mereka bukan pada kurangnya usaha. Masalahnya adalah salah prioritas.
Bukankah ini juga bisa terjadi pada kita? Kita bisa rajin bekerja, tetapi jarang berdoa. Kita bisa mengejar karier, tetapi iman dibiarkan lemah. Kita bisa aktif dalam banyak hal, tetapi hubungan dengan Tuhan tidak bertumbuh. Firman ini mengingatkan bahwa kepuasan sejati bukan hanya soal hasil kerja, tetapi soal hubungan dengan Tuhan. Itulah sebabnya Yesus berkata dalam Injil Matius 6:33, “Carilah dahulu Kerajaan Allah…” Artinya jelas: Tuhan harus menjadi yang pertama. Bukan yang terakhir, Bukan sisa waktu, Bukan pilihan kedua.
Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan, mungkin hari ini kita merasa lelah. Mungkin kita merasa sudah berusaha, tetapi belum melihat hasil yang memuaskan. Firman ini mengajak kita untuk tidak hanya menambah usaha, tetapi menata ulang hati. Letakkan Tuhan di pusat hidup. Utamakan Dia dalam keputusan, pekerjaan, keluarga, dan pelayanan. Ketika Tuhan menjadi yang terutama, hidup tidak lagi terasa bocor. Kerja tidak lagi terasa sia-sia. Dan hati menemukan damai yang sejati. “Perhatikanlah keadaanmu.” Kiranya hari ini kita tidak hanya mendengar firman ini, tetapi melakukannya. Amin.
- Doa Penutup
Ya Tuhan Allah Bapa kami, Terima kasih untuk firman-Mu yang mengingatkan kami agar memperhatikan jalan hidup kami. Ampuni kami jika sering sibuk dengan urusan sendiri dan melupakan Engkau sebagai yang terutama. Tolong kami menata kembali hati dan prioritas kami. Ajarlah kami untuk mencari Kerajaan-Mu lebih dahulu, supaya hidup kami tidak sia-sia dan hati kami menemukan damai yang sejati di dalam Engkau. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa. Amin.
CPdt. Johanes Sibarani
Renungan Harian HKBP: Kamis, 26 Maret 2026
- Doa pembuka
Bapa kami yang di Surga, Bapa yang Maha Kasih di dalam Tuhan Yesus Kristus, kami datang ke hadirat-Mu dengan hati yang penuh syukur. Kami percaya bahwa setiap nafas yang kami hirup adalah anugerah dari-Mu. Saat ini, ketika kami merenungkan firman-Mu, biarlah Roh Kudus bekerja di dalam hati kami, sehingga kami mengerti, merasakan, dan mengalami kebenaran-Mu. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa. Amin.
- Renungan
Matius 6 : 33
“Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya,
maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.”
Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan,
Setiap orang pasti punya sesuatu yang sedang dicari. Ada yang mencari uang, ada yang mengejar masa depan, ada juga yang ingin hidup tenang. Namun sering terjadi, semakin kita mencari, justru kita semakin khawatir. Kita takut tidak cukup, takut gagal, takut masa depan tidak seperti yang kita harapkan.
Di tengah keadaan seperti itu, Yesus berkata:
“Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.”
Yesus tidak melarang kita bekerja atau mencari kebutuhan hidup. Tetapi Ia mengingatkan satu hal penting: “Jangan salah urutan”. Sering kali kita menaruh pekerjaan di atas segalanya, uang sebagai yang utama dan Tuhan hanya sisa waktu. Itulah yang membuat hidup kita mudah gelisah.
Yesus mengajak kita mengubah cara hidup: “Utamakan Tuhan lebih dulu”
“Carilah” berarti sungguh-sungguh mengejar.
“Dahulu” berarti menjadikan Tuhan yang nomor satu.
Artinya: Dalam keputusan ingat Tuhan, dalam pekerjaan libatkan Tuhan, dalam hidup andalkan Tuhan. Ketika Tuhan menjadi yang utama, kita belajar percaya bahwa Dia sanggup memelihara hidup kita.
Yesus juga memberi janji: “semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.”
Artinya bukan kita tidak akan mengalami kesulitan, tetapi Tuhan tidak akan membiarkan kita kekurangan.
Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan,
Masalah kita sering bukan karena Tuhan jauh, tetapi karena kita menaruh Tuhan bukan di tempat yang seharusnya. Hari ini kita diajak untuk bertanya pada diri sendiri: Apa yang paling utama dalam hidupku saat ini?
Jika Tuhan jadi yang pertama, hati akan lebih tenang. Hidup lebih terarah. Tetapi jika yang lain yang kita utamakan, kita akan terus merasa kurang, walaupun sudah banyak. Karena itu, mari “Menjadikan Tuhan sebagai yang terutama”. Sebab ketika Tuhan di tempat yang pertama, segala sesuatu yang lain akan mengikuti pada tempatnya. Amin.
- Doa Penutup
Ya Tuhan, Bapa kami yang di surga, kami bersyukur untuk Firman-Mu hari ini yang mengingatkan kami melalui Yesus Kristus agar kami mencari Engkau terlebih dahulu. Ampuni kami, Tuhan, karena sering kali kami lebih mengutamakan hal-hal lain daripada Engkau. Kami mudah khawatir, takut, dan terlalu mengandalkan diri sendiri.
Ajarlah kami, ya Tuhan, untuk menempatkan Engkau sebagai yang terutama dalam hidup kami. Dalam setiap langkah, keputusan, dan rencana kami, biarlah kehendak-Mu yang kami cari. Kami percaya, Engkau akan mencukupkan segala yang kami butuhkan. Tolong kami hidup dalam iman dan damai sejahtera-Mu. Di dalam nama Tuhan kami, Yesus Kristus, kami berdoa. Amin.
CPdt. Johanes Sibarani
