HURIA KRISTEN BATAK PROTESTAN

PEARAJA (11/2) – Sekretaris Jenderal HKBP, Pdt. Rikson Hutahaean, M.Th., mengumumkan Upaya pembenahan media digital HKBP. Pada Februari 2026, akun resmi HKBP di berbagai platform media sosial seperti Google, YouTube, Meta, hingga TikTok telah resmi memperoleh status verified. Sekjen mengimbau jemaat yang mengelola akun dengan nama HKBP untuk segera melapor melalui email resmi admin@hkbp.or.id. Hal ini bertujuan mencegah pencatutan merek di tempat yang tidak patut serta memastikan kehadiran digital HKBP tetap menjadi sarana pemberitaan Kabar Baik yang tertib dan kredibel di dunia maya. Sekjen HKBP juga menegaskan semua upaya tersebut dilakukan untuk penertiban kehadiran merk/logo HKBP di dunia digital.

AMBARITA (11/2) – HKBP Ambarita menyelenggarakan Rapat Huria tahun 2026 untuk menetapkan Rencana Program Kerja dan Anggaran yang selaras dengan Orientasi Pelayanan: “Transformasi: Pengajaran Iman di Tengah Keluarga”. Ibadah dan rapat ini mengangkat tema “Berubahlah oleh Pembaharuan Budimu” (Roma 12:2b) dengan semangat memperbaharui janji, karakter, dan kultur pelayanan agar HKBP menjadi berkat bagi dunia.

RIAU (11/2) – Dalam rangka memeriahkan hari jadi ke-165, HKBP Distrik XXX Riau Pesisir menggelar Lomba Cipta Lagu bertema Visi-Misi HKBP dan Tahun Transformasi 2025–2028. Perlombaan ini terbuka bagi warga jemaat dan pelayan tahbisan di wilayah Distrik XXX, dengan persyaratan lagu harus orisinal, belum pernah dipublikasikan, serta disusun dalam komposisi empat suara (SATB) lengkap dengan notasi. Karya pemenang utama nantinya akan dijadikan lagu wajib pada ajang Gemende Festival Choir. Panitia menetapkan batas akhir pengiriman naskah melalui email pada 1 April 2026, dengan total hadiah mencapai Rp7 juta. Inisiatif ini diharapkan mampu menggali potensi kreatif jemaat sekaligus memperkaya literatur musik gerejawi HKBP dalam menyongsong usia ke-165 tahun.

SIDIKALANG (11/2) – Kepala Departemen Diakonia HKBP, Pdt. Eldarton Simbolon, mengunjungi lebih dari 100 siswa SMK HKBP Sidikalang yang dirawat di dua rumah sakit akibat dugaan keracunan makanan. Didampingi Praeses Distrik VI Dairi, tim Yayasan Kesehatan, dan Yayasan Pendidikan HKBP, kunjungan ini bertujuan memberikan penguatan serta memastikan penanganan medis berjalan optimal. Meski kondisi sebagian besar siswa mulai membaik, beberapa masih mengeluhkan mulas dan pusing. Kadep Diakonia bersama jajaran pelayan mendoakan agar seluruh siswa segera pulih dan dapat kembali bersekolah. Kehadiran pimpinan HKBP ini menegaskan kepedulian gereja terhadap keselamatan dan kesejahteraan warga pendidikan di lingkungan HKBP.

TARUTUNG (11/2) – Ephorus HKBP menyatakan keprihatinan mendalam atas musibah kesehatan yang menimpa ratusan siswa SMK HKBP Sidikalang. Berdasarkan koordinasi langsung dengan Praeses HKBP Distrik VI Dairi, Pdt. Riedel Sihotang, para siswa saat ini tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat gangguan kesehatan yang diduga terjadi pasca-mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG). Ephorus mengajak seluruh jemaat untuk bersatu dalam doa memohon pemulihan bagi para siswa. Beliau berharap Tuhan menyertai tenaga medis sebagai perpanjangan tangan-Nya agar anak-anak didik segera sembuh. Kejadian ini menjadi perhatian serius pimpinan HKBP dalam memastikan keselamatan dan kesejahteraan siswa di lingkungan pendidikan gereja.

TARUTUNG (10/2) – Ephorus HKBP melalui akun media sosialnya, menekankan pentingnya kualitas komunikasi yang bersumber dari kedalaman kasih dalam hati. Beliau menyampaikan bahwa diksi, ekspresi, dan intonasi bukan sekadar teknik berbicara, melainkan cermin isi batin dan bahasa jiwa. Kasih yang matang akan melahirkan kata-kata yang membangun, wajah yang teduh, serta nada suara yang menenangkan bagi sesama. Pesan ini mengajak seluruh jemaat dan pelayan untuk memeriksa kadar kasih sebelum berkomunikasi. Komunikasi yang benar harus menjadi saluran kasih Tuhan, sehingga setiap interaksi terasa sebagai berkat yang memulihkan, bukan beban yang melukai. Hal ini sejalan dengan upaya mewujudkan persekutuan yang penuh kasih di lingkungan gereja.

BEKASI (10/2) – Perwakilan HKBP Perum Grand Cikarang Village menghadiri mediasi bersama Plt. Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, di Gedung Bupati Bekasi guna menjamin kebebasan beribadah. Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bekasi menegaskan komitmennya melawan intoleransi dan memastikan setiap warga berhak beribadah dengan tenang. Sebagai solusi sementara untuk menjaga kondusivitas wilayah, disepakati bahwa pelaksanaan ibadah HKBP akan dialihkan ke hotel setempat. Langkah ini diambil sambil pemerintah bersama tokoh lintas agama membantu mencari lokasi ibadah yang permanen dan aman. Upaya dialog ini diharapkan memperkuat kerukunan serta harmoni sosial bagi jemaat HKBP di Kabupaten Bekasi.

PEARAJA (10/2) – Kantor Pusat HKBP menerima kunjungan BTN yang diwakili Bapak Herbert Sianipar untuk mensosialisasikan program kemitraan strategis “Horas! HKBP”. Dalam pertemuan di Ruang Ibadah Pearaja, diluncurkan tabungan khusus dan kartu ATM berdesain eksklusif HUT ke-165 HKBP. Program ini menawarkan berbagai keuntungan bagi jemaat, seperti biaya administrasi ringan, cashback biaya transfer, hingga reward perjalanan ke Holy Land. Selain layanan perbankan, BTN memaparkan program KPR bersubsidi pemerintah di wilayah Silangit dan Laguboti melalui platform BTN Properti. Kolaborasi ini diharapkan mempermudah warga HKBP dalam mengakses hunian layak serta memperkuat kemandirian ekonomi jemaat melalui fasilitas perbankan yang efisien dan modern.

TANAH JAWA (10/2) – Menyongsong masa Prapaskah 2026, para Pelayan Penuh Waktu HKBP Distrik XXIV Tanah Jawa menggelar diskusi mendalam mengenai Teologi Liturgi di HKBP Ressort Panombean Siursa. Kegiatan yang dihadiri oleh Pdt. Dr. Tumpal Samuel Silitonga, Dosen STT HKBP, ini memfokuskan pembahasan pada pemaknaan masa penderitaan Tuhan Yesus yang akan dimulai pada Minggu Invocavit, 22 Februari mendatang. Praeses HKBP Distrik XXIV menyambut hangat kolaborasi akademis dan praktis ini guna memperkuat pemahaman liturgis para pelayan. Diskusi strategis ini diharapkan dapat mempersiapkan jemaat dalam menghayati makna pengorbanan Kristus melalui pelayanan liturgi yang lebih teologis dan menyentuh batin selama masa Prapaskah di seluruh distrik.

DOLOKSANGGUL (10/2) – HKBP Distrik III Humbang menyelenggarakan Syukuran Awal Tahun 2026 di halaman kantor distrik. Ibadah dipimpin oleh Kadep Diakonia, Pdt. Eldarton Simbolon sebagai pengkhotbah, didampingi Praeses Pdt. Robinsarhot Lumbangaol sebagai liturgis. Sebagai aksi nyata kepedulian lingkungan, acara dilanjutkan dengan pembagian 250 bibit pohon berbuah oleh Departemen Diakonia HKBP. Bibit tersebut didistribusikan untuk ditanam di seluruh kompleks gereja di wilayah Distrik III Humbang. Program ini menegaskan komitmen gereja dalam menjaga kelestarian alam sekaligus memperkuat solidaritas jemaat melalui gerakan penghijauan yang berdampak manfaat bagi masa depan.

PALEMBANG (9/2) – HKBP Distrik XV Sumbagsel menggelar ibadah syukur dan pesta Bona Taon 2026 di HKBP Sukamaju. Dipimpin oleh Praeses Pdt. Victor Singal Silalahi, S.Th., M.M., kegiatan ini dirangkai dengan pelantikan panitia serta launching Tahun Transformasi HKBP bertema “Pengajaran Iman di Tengah Keluarga”. ​Selain penguatan spiritual, acara dimeriahkan dengan perayaan ulang tahun ke-76 Bank Tabungan Negara (BTN) yang turut mempersembahkan berbagai doorprize. Perpaduan tradisi manortori dan sukacita kebersamaan ini menegaskan komitmen distrik untuk membawa perubahan nyata dalam pelayanan keluarga, sekaligus mempererat kemitraan strategis dengan berbagai instansi demi kesejahteraan jemaat sepanjang tahun 2026.

BANDAR LAMPUNG (9/2) – Panitia Tahun Transformasi HKBP Distrik XXXII Lampung menggelar rapat perdana di HKBP Tanjung Karang yang dipimpin oleh Ketua Umum Donald Harris Sihotang dan dibuka Praeses Pdt. Mauli H. Aritonang. Rapat ini menetapkan agenda strategis, termasuk Pembinaan Parhalado pada 30 Maret mendatang di HKBP Kedaton yang dijadwalkan menghadirkan Ephorus HKBP sebagai pemateri utama. Program kerja lainnya mencakup Pembekalan Guru Sekolah Minggu di HKBP Metro serta Lomba Paduan Suara Dewasa Campuran pada Agustus 2026. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk memperkuat tata kelola pelayanan dan pengajaran iman di tingkat keluarga, sejalan dengan orientasi Tahun Transformasi HKBP di era digital.

TARUTUNG (9/2) – Ephorus HKBP memberikan apresiasi mendalam atas keteguhan hati para korban bencana ekologis di tiga provinsi yang tetap mengedepankan kesabaran tanpa kekerasan. Beliau menegaskan bahwa keluhuran sikap jemaat harus dijaga melalui perhatian berkelanjutan dan bantuan nyata dari gereja serta pemerintah. ​Ephorus juga menekankan pentingnya keadilan ekologis dengan mendesak penghentian kebijakan yang merusak alam. Pencabutan izin lahan diharapkan menjadi momentum awal reboisasi untuk memulihkan ekosistem. Bersama Satgas PKH, HKBP berkomitmen mengawal pemulihan ini guna memastikan masa depan masyarakat terdampak kembali produktif dan terlindungi dari ancaman bencana serupa di masa depan.

TEBING TINGGI (9/2) – STT HKBP Pematangsiantar resmi memperkuat kolaborasi pelayanan dengan HKBP Distrik XIV Tebing Tinggi Deli melalui penandatanganan MoU dan PKS. Kesepakatan ini dilakukan oleh Ketua STT HKBP, Pdt. Dr. Sukanto Limbong, dan Praeses Pdt. Arthur M. Sitorus dalam rangkaian Ibadah Bona Taon distrik. Sinergi ini bertujuan mengintegrasikan tridarma perguruan tinggi ke dalam pelayanan gerejawi melalui pembinaan teologis, penguatan kapasitas pelayan, serta pendampingan diakonia pastoral. Melalui keterlibatan dosen STT HKBP, kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang lebih relevan dan transformatif bagi jemaat di wilayah Tebing Tinggi Deli sesuai tantangan zaman.

BEKASI (8/2) – Panitia Tahun Transformasi 2026 HKBP Distrik XIX Bekasi menggelar rapat perdana di Gedung Serba Guna HKBP Jatiasih. Rapat yang dihadiri Praeses Pdt. Henri Napitupulu, M.Th., dan dipimpin Ketua Umum Ir. Tardas Sihombing, M.M., ini bertujuan mematangkan rangkaian program kerja setahun ke depan guna mengimplementasikan tema “Pengajaran Iman di Tengah Keluarga”. ​Fokus utama kepanitiaan tahun ini mencakup pengembangan pelayanan pemuda-pemudi serta penguatan kepedulian terhadap pos-pos pelayanan di wilayah Bekasi. Melalui koordinasi ini, panitia optimistis seluruh program transformasi akan membawa dampak nyata bagi pertumbuhan spiritual jemaat serta kelancaran orientasi pelayanan HKBP sepanjang tahun 2026.

JAKARTA (8/2) – Merayakan ulang tahun ke-60, HKBP Srengseng Sawah resmi memulai pembangunan gedung gereja masa depan yang ditandai dengan peletakan batu pertama. Gedung baru ini dirancang memiliki empat lantai, dengan lantai dasar difungsikan sebagai area parkir untuk meningkatkan kenyamanan jemaat. Prosesi peletakan batu pertama dipimpin oleh Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Pendeta Ressort, serta perwakilan panitia pembangunan dan seluruh kategorial, mulai dari Ama, Ina, hingga Sekolah Minggu. Momentum bersejarah ini menjadi simbol kesatuan hati seluruh jemaat dalam mendukung pembangunan fisik dan spiritual, sembari memohon kasih serta penyertaan Tuhan agar rencana mulia ini berjalan lancar demi kemuliaan-Nya.

SIDAMANIK (8/2) – HKBP Sarimatondang Resort Bethesda menggelar Rapat Huria sebagai bentuk penunaian panggilan gereja dalam melayani jemaat dan dunia. Pertemuan ini menekankan pesan penting bagi seluruh jemaat dan pelayan untuk berani keluar dari “zona nyaman” demi merespons panggilan Tuhan secara lebih nyata dan relevan. Melalui rapat ini, gereja berkomitmen memperkuat perannya sebagai saluran berkat bagi sesama. Semangat transformasi yang diusung mengajak setiap elemen gereja untuk tunduk dan patuh pada tuntunan-Nya, memastikan bahwa kehadiran HKBP Sarimatondang tidak hanya dirasakan secara internal, tetapi juga membawa dampak positif dan perubahan bagi lingkungan sekitar di wilayah Sidamanik.

MEDAN (8/2) – HKBP Bethania Resort Medan Sunggal sukses menyelenggarakan Rapat Huria guna mematangkan konsep program pelayanan tahun 2026. Pertemuan strategis ini menetapkan fokus utama pada tema “Transformasi Pertumbuhan Iman di Tengah-Tengah Keluarga”, yang menekankan penguatan spiritualitas jemaat mulai dari unit terkecil di rumah tangga. Rapat ini menghasilkan berbagai rancangan kegiatan yang dirancang untuk menjawab tantangan zaman melalui pendekatan pastoral keluarga. Seluruh pelayan dan jemaat diajak bersinergi dalam mewujudkan transformasi nyata, agar setiap rumah tangga di HKBP Bethania menjadi basis pertumbuhan iman yang kokoh dan berdampak positif bagi lingkungan sekitar sepanjang tahun pelayanan 2026.

SINGKAWANG (8/2) – Jemaat HKBP Singkawang menggelar ibadah pelantikan Panitia Pesta Huria Tahun 2026 sebagai langkah awal persiapan pesta kebersamaan jemaat. Struktur kepanitiaan yang resmi dilantik terdiri dari B. Purba (Ketua), R. Saragih (Sekretaris), dan Ny. St. J. Silalahi (Bendahara). Acara pelantikan ini berlangsung khidmat dengan harapan agar seluruh panitia yang terpilih dapat bekerja dengan penuh hikmat dan kesetiaan. Fokus utama kepanitiaan adalah menggalang kebersamaan seluruh elemen jemaat guna menyukseskan rangkaian pesta tahunan, sekaligus menjadi sarana pelayanan yang mempererat relasi persaudaraan demi kemuliaan nama Tuhan di lingkungan HKBP Singkawang.

SELAYANG (8/2) – HKBP Distrik XXIII Binjai Langkat menggelar Syukuran Awal Tahun sekaligus Launching Tahun Transformasi 2026 di HKBP Selayang. Acara diawali prosesi yang dihadiri Sekjen HKBP, Pdt. Rikson M. Hutahaean, M.Th., dan Praeses Pdt. Hotler Lumbantoruan, M.M. Dalam khotbahnya (Ulangan 6:4), Sekjen menekankan pentingnya keluarga sebagai ruang utama penanaman nilai iman. ​Momen penting ditandai dengan pelantikan Panitia Tahun Transformasi yang diketuai St. Amri Jamoris Siahaan, S.Pd., M.M., serta pemukulan tagading sebagai simbol dimulainya orientasi pelayanan 2026. Kegiatan yang dihadiri tokoh masyarakat dan pemerintah ini mempertegas komitmen HKBP dalam memperkuat fondasi iman jemaat di tingkat keluarga.

RIAU (8/2) – HKBP Maduma Ressort Agape Pangkalan Kerinci, Distrik XXII Riau, menggelar Syukuran Bona Taon sekaligus launching Tahun Transformasi 2026 pada Minggu Sexagesima. Acara ini dipimpin langsung oleh Kepala Departemen Diakonia HKBP, Pdt. Eldarton Simbolon, D.Min. Mengusung tema “Pengajaran Iman di Tengah Keluarga”, kegiatan ini menekankan pentingnya peran keluarga sebagai pusat transformasi spiritual jemaat. Perayaan berlangsung khidmat, mempererat kebersamaan seluruh jemaat dalam mengawali tahun pelayanan. Melalui momentum ini, HKBP Maduma berkomitmen memperkuat fondasi iman sejak dini demi mewujudkan jemaat yang berdampak bagi sesama.

MEDAN (8/2) – Ibadah Minggu di HKBP Pardamean berlangsung penuh sukacita, dipimpin oleh Kepala Departemen Marturia HKBP bersama Pdt. Ramses Manurung. Berlandaskan Kejadian 12:1–5, jemaat diajak meneladani ketaatan Abraham untuk keluar dari zona nyaman demi menjadi saluran berkat bagi sesama. Momen ini sekaligus menandai pembukaan Asia Regional Assembly (ASRA) UEM yang dihadiri delegasi lintas wilayah. Dalam rangkaian acara, Rev. Jurcelyn Astudillo resmi dikukuhkan sebagai Head of UEM Office Pematangsiantar. Sinergi ini mempertegas komitmen HKBP dan mitra internasional dalam memperluas misi pelayanan serta menghadirkan damai sejahtera di tingkat regional Asia.

TARUTUNG (8/2) – HKBP Resort Tarutung mengumumkan hasil Rapat Huria tahun 2026 melalui warta jemaat pada ibadah Minggu. Program strategis yang ditetapkan mencakup penguatan aspek Koinonia bagi seluruh kategori usia, pelayanan Marturia melalui tim doa dan kunjungan pastoral, serta aksi Diakonia sosial untuk membantu korban bencana alam. Selain program kerja, ditekankan pula edukasi mengenai kekudusan ibadah, seperti kedisiplinan waktu dan penonaktifan ponsel saat beribadah, serta penguatan kerja sama oikumenis. Transparansi program ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi jemaat dalam mendukung visi pelayanan gereja sepanjang tahun 2026 di bawah penyertaan Tuhan Yesus Kristus.

PINANGSORI (8/2) – HKBP Pinangsori Resort Pinangsori Habinsaran, Distrik IX Sibolga-Tapteng-Nias, sukses menyelenggarakan Rapat Huria tahunan dengan penuh semangat kebersamaan. Pertemuan strategis ini dipimpin langsung oleh Pendeta Ressort, Pdt. Robert Manutur Siahaan, S.Th., guna mengevaluasi pelayanan tahun sebelumnya dan menetapkan arah baru untuk tahun 2026. Rapat tersebut menghasilkan berbagai keputusan penting yang berfokus pada penguatan persekutuan dan peningkatan kualitas pelayanan jemaat di wilayah Habinsaran. Dengan semangat “bersama kita bisa”, para pelayan dan jemaat berkomitmen untuk keluar dari zona nyaman guna menjalankan misi gereja yang lebih berdampak bagi masyarakat luas di tengah tantangan zaman.

TAPTENG (7/2) – HKBP Pusat mengucurkan dana sebesar Rp53.000.000 untuk pembelian gedung gereja baru bagi jemaat HKBP Husor Nauli, Resort Tukka Holbung. Langkah strategis ini dilakukan untuk menggantikan bangunan gereja sebelumnya yang hancur total akibat hanyut terbawa banjir. ​Gedung yang dibeli tersebut merupakan bekas bangunan milik GBI yang jemaatnya sudah tidak aktif lagi di wilayah tersebut. Bantuan ini menjadi bentuk nyata gerak cepat dan solidaritas HKBP Pusat dalam memulihkan fasilitas ibadah jemaat di daerah terdampak bencana, memastikan pelayanan rohani tetap berjalan meskipun sempat kehilangan tempat peribadatan akibat musibah alam.

TARUTUNG (7/2) – Ephorus HKBP memberikan pesan pastoral mengenai kedewasaan iman dalam menyikapi pujian dan cacian. Beliau menekankan bahwa setiap pujian seharusnya dikembalikan sebagai syukur atas anugerah Tuhan, bukan untuk kesombongan diri. Sebaliknya, cacian tidak boleh merampas sukacita karena nilai diri sejati ditentukan oleh Tuhan, bukan penilaian manusia. ​Pesan ini mengajak jemaat untuk hidup dalam kejujuran dan kerendahan hati dengan prinsip bahwa segala perbuatan adalah urusan pribadi antara manusia dengan Tuhan. Melalui refleksi di Salib Kasih, jemaat diingatkan untuk tetap fokus memuliakan Tuhan di setiap langkah kehidupan tanpa terombang-ambing oleh suara dunia.

MALANG (7/2) – Apresiasi Tinggi untuk Toleransi Gereja di Harlah 1 Abad NU – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memberikan apresiasi mendalam atas solidaritas gereja-gereja di sekitar Stadion Gajayana selama acara Mujahadah Kubro 1 Abad NU. Ia memuji kerelaan pihak gereja, termasuk Gereja Katedral dan HKBP, yang menyediakan tempat wudhu, ruang salat, hingga konsumsi gratis bagi para jemaah. Apresiasi khusus diberikan atas penyediaan videotron tambahan oleh gereja agar jemaah di luar stadion tetap bisa mengikuti acara. Wahyu menegaskan bahwa dukungan lintas agama ini bukan sekadar bantuan teknis, melainkan bukti nyata persaudaraan kuat di Kota Malang yang memperkokoh nilai-nilai kebangsaan dan persatuan NKRI.

PEMATANGSIANTAR (8/2) – Ephorus Pimpin Puncak Jubileum 100 Tahun HKBP Tomuan – Gereja HKBP Resort Tomuan, Pematangsiantar, akan merayakan puncak Jubileum 100 tahun pada Minggu, 8 Februari 2026. Momen bersejarah satu abad ini dipimpin langsung oleh Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan. Acara yang dihadiri sekitar 2.000 jemaat ini mengusung tema perdamaian dan kelestarian lingkungan, ditandai dengan aksi penanaman pohon serta pelepasan 100 balon dan burung merpati ke udara. Perayaan ini menjadi kulminasi syukur atas perjalanan iman sejak 1926. Selain ibadah agung, HKBP Tomuan berkomitmen meningkatkan kepedulian ekologi dan mendorong jemaat agar lebih aktif berkontribusi di tengah tantangan teknologi serta pengabdian masyarakat di masa depan.

MALANG (7/2) – Gereja HKBP Malang Buka Pintu bagi Jemaah Mujahadah Kubro 1 Abad NU MALANG – Wujud toleransi nyata ditunjukkan Gereja HKBP Malang dengan menyediakan fasilitas penuh bagi jemaah Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Stadion Gajayana, 7-8 Februari 2026. Gereja ini berfungsi sebagai tempat istirahat sementara, menyediakan 300 kursi, toilet, hingga makanan ringan dan air mineral bagi para jemaah. Pendeta Melva Sitompul menyatakan aksi ini didasari semangat persaudaraan NKRI. Demi kenyamanan jemaah, HKBP Malang bahkan meniadakan ibadah Minggu pagi dan menyesuaikan jadwal ke sore hari. Langkah inspiratif ini membuktikan bahwa perbedaan keyakinan bukan penghalang untuk saling mendukung dalam menjaga keharmonisan sosial di Kota Malang.

MEDAN (7/2) – Delegasi HKBP bersama pimpinan gereja mitra se-Asia menghadiri Pre-Assembly ASRA 2026 di Medan. Mengangkat tema “The Beam In Our Eye” (Matius 7:5), Pdt. Dr. Benni Sinaga dalam khotbahnya menekankan penghapusan diskriminasi terhadap perempuan dan kaum marginal agar gereja menjadi persekutuan yang merangkul. Kegiatan yang dihadiri tokoh oikumenis internasional ini dilanjutkan dengan diskusi strategis dalam tiga kelompok: Pra-Sidang Pemuda, Perempuan, dan Rapat Pimpinan Gereja. Sinergi ini bertujuan memperkuat peran gereja dalam menyuarakan kemerdekaan iman dan keadilan bagi sesama, serta memastikan setiap karunia jemaat digunakan sepenuhnya untuk memuliakan Allah.

TARUTUNG (6/2) – Ephorus HKBP mengumumkan pengalokasian dana sebesar satu miliar rupiah untuk beasiswa pendidikan bagi anak-anak korban bencana ekologis. Dana tersebut merupakan bagian dari total dua belas miliar rupiah donasi jemaat yang dipercayakan melalui HKBP. Penyaluran bantuan ini dikelola oleh Komisi Beasiswa HKBP sebagai wujud nyata kepedulian gereja terhadap masa depan generasi muda yang terdampak musibah. ​Para Praeses di wilayah terdampak bertanggung jawab penuh dalam pendataan agar bantuan menjangkau sasaran yang tepat. Melalui aksi ini, HKBP mengajak seluruh jemaat terus mendoakan pemulihan para korban serta keberlangsungan pendidikan anak-anak mereka agar tetap memiliki pengharapan baru di tengah pergumulan.

SIBOLGA (6/2) – Praeses HKBP Distrik IX Sibolga-Tapteng-Nias, Pdt. Nikson Simanjuntak, S.Th., menyerahkan bantuan tali kasih kepada lima kepala keluarga jemaat HKBP Sibolga Kota, Resort Sibolga II. Para penerima bantuan tersebut kehilangan tempat tinggal akibat bencana tanah longsor dan kini terpaksa mengontrak rumah. Penyaluran bantuan ini didampingi oleh Pendeta Resort, Pdt. Halim P. Simbolon, S.Th. Dana yang diberikan bersumber dari donasi jemaat dan instansi melalui Kantor Pusat HKBP. Aksi nyata ini merupakan bentuk kepedulian gereja dalam meringankan beban warga yang tertimpa musibah, sekaligus bukti solidaritas antarjemaat di bawah naungan HKBP.

JAKARTA (6/2) – PPD HKBP Jakarta Perkuat Aksi Sosial dan Kesehatan di 2026 – Persekutuan Parompuan Distrik (PPD) HKBP Distrik VIII DKI Jakarta menggelar ibadah syukur awal tahun di Jakarta Timur. Selain refleksi iman, agenda utama tahun ini menonjolkan kepedulian sosial yang nyata. Ketua PPD, Dra. Sandra Sidabutar, memaparkan program unggulan 2026, termasuk operasional Hotline Ruang Aman untuk perlindungan perempuan dan anak dari kekerasan. Selain itu, aksi kesehatan masyarakat seperti pemeriksaan papsmear, USG payudara gratis, dan PPD Expo IV menjadi prioritas. Praeses Pdt. Oloan Nainggolan turut mengajak kaum perempuan menyukseskan perayaan 165 tahun HKBP pada 19 Februari mendatang. Semangat ini diharapkan membawa dampak pelayanan yang lebih inklusif.

BENGKULU (6/2) – Proses pembangunan gedung Gereja Pos Pelayanan HKBP Putri Hijau, Resort Bengkulu, terus menunjukkan kemajuan positif hingga awal tahun 2026. Proyek yang dimulai sejak November 2024 ini merupakan upaya strategis jemaat dalam menyediakan fasilitas ibadah yang lebih representatif guna mendukung pertumbuhan iman warga gereja di wilayah tersebut. Seluruh jemaat dan panitia terus bergandengan tangan, mengandalkan penyertaan Tuhan dalam menopang kebutuhan dana serta material bangunan. Pembangunan yang masih berlanjut ini menjadi simbol semangat kebersamaan dan komitmen HKBP Putri Hijau untuk segera mewujudkan rumah ibadah yang permanen demi kemuliaan Tuhan dan pelayanan yang lebih maksimal. Mari kita doakan!

PEMATANGSIANTAR (5/2) – HKBP Resort Pardamean, Distrik V Sumatera Timur, menyelenggarakan ibadah syukur Bona Taon yang dirangkai dengan pembukaan (Pamuhai) Partangiangan Sektor serta Launching Orientasi Pelayanan Tahun Transformasi HKBP 2026. Acara yang berlangsung di gedung gereja ini menjadi momentum awal bagi jemaat untuk menyelaraskan arah pelayanan sepanjang tahun. Selaras dengan tema “Pengajaran Iman di Tengah Keluarga” (Ulangan 6:4-9), kegiatan ini menekankan pentingnya peran keluarga sebagai basis utama transformasi rohani. Melalui peluncuran program ini, HKBP Resort Pardamean berkomitmen memperkuat pondasi iman jemaat di tingkat rumah tangga sebagai wujud nyata visi besar HKBP di tahun 2026.

SAMOSIR (5/2) – Kepala Departemen Diakonia HKBP melakukan kunjungan pastoral ke Kampung Sarimarnaek, Kecamatan Pangururan, Kamis sore. Dalam kunjungan tersebut, beliau menemui enam kepala keluarga serta anak-anak Sekolah Minggu yang memiliki semangat iman luar biasa meski bermukim di pelosok. Walaupun setiap Minggu harus berjalan kaki sejauh dua kilometer menuju gereja, anak-anak di sana tetap mahir bernyanyi dan menghafal Hukum Taurat. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelayanan Diakonia HKBP untuk menjangkau jemaat di wilayah terpencil, guna memastikan penguatan rohani dan pendampingan sosial menyentuh seluruh lapisan warga gereja tanpa terkecuali.

PEARAJA (5/2) – Ephorus HKBP Anjurkan Program Pendidikan Gratis ke Pemerintah – Ephorus HKBP, Pdt. Victor Tinambunan, menyatakan keprihatinan mendalam atas tragedi kemanusiaan di Ngada, NTT. Di Kantor Pusat HKBP, beliau menegaskan bahwa peristiwa ini harus menjadi momentum bagi pemerintah untuk mengevaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar lebih tepat sasaran dan tidak hanya dinikmati segelintir elite. Ephorus mendorong pemerintah untuk lebih fokus pada jaminan pendidikan gratis yang komprehensif, termasuk penyediaan alat tulis dasar. Menurutnya, akses pendidikan tidak boleh terputus hanya karena kemiskinan. Beliau berharap kebijakan negara benar-benar menyentuh akar persoalan rakyat kecil agar tragedi serupa tidak terulang kembali di masa depan.

LONTUNG (5/2) – HKBP Batumanumpak Resort Lontung resmi memulai rangkaian Partangiangan (ibadah lingkungan) Sektor 1 untuk tahun 2026. Menjadi teladan bagi jemaat, keluarga Pdt. Reni Nainggolan (Pendeta Resort) bersama Kel. J.M. Hutasoit bertindak sebagai tuan rumah pertama dalam pembukaan ibadah tersebut. Ibadah yang dilayani oleh St. Sinto Gultom, S.Pd sebagai pengkhotbah dan St. E. br. Dongoran sebagai liturgis ini berlangsung khidmat. Kegiatan rutin ini menjadi pilar transformasi iman di tengah keluarga, dengan harapan penyertaan Tuhan senantiasa menguatkan persekutuan jemaat HKBP Batumanumpak sepanjang tahun pelayanan 2026.

PEARAJA (4/2) – Ompui Ephorus HKBP memberikan apresiasi khusus kepada 10 Praeses yang dinilai memiliki capaian kinerja luar biasa. Penghargaan ini didasarkan pada penilaian komprehensif terhadap aspek administrasi, serta efektivitas pelayanan di bidang Koinonia, Marturia, dan Diakonia di distrik masing-masing. Langkah ini bertujuan untuk memotivasi para Praeses lainnya agar terus meningkatkan dedikasi dan kualitas pelayanan jemaat. Ephorus berharap persaingan positif ini dapat mempercepat digitalisasi database dan penguatan ekonomi jemaat yang menjadi tantangan utama saat ini. Dengan apresiasi ini, diharapkan seluruh pimpinan distrik semakin solid dalam mengemban amanat pelayanan di seluruh wilayah HKBP.

BEKASI (4/2) – Seksi Perempuan Huria (SPH) HKBP Tanka menggelar ibadah syukur Bona Taon sebagai bentuk rasa syukur atas penyertaan Tuhan sepanjang tahun 2025. Ibadah dipimpin oleh Pdt. Michael Lumbantobing. Momentum awal tahun 2026 ini menjadi ajang konsolidasi bagi kaum ibu untuk memperkuat komitmen pelayanan dan menatap program kerja yang telah dirancang dengan semangat baru. Dalam pertemuan tersebut, ditekankan pentingnya ketekunan dan sikap pantang menyerah dalam menjalankan setiap tanggung jawab pelayanan. SPH HKBP Tanka berharap tahun 2026 menjadi tahun transformasi yang lebih baik, di mana setiap program dapat terlaksana atas bimbingan Tuhan. Semangat kebersamaan ini diharapkan mampu memampukan seluruh anggota SPH untuk terus menjadi berkat di tengah gereja, keluarga, dan masyarakat.

BEKASI (4/2) – HKBP KSB (Kota Serang Baru) Resort Cikarang melaksanakan ibadah Pamuhai Partangiangan Wijk sekaligus Partangiangan Manabur Boni pada Rabu, 4 Februari 2026. Acara ini menandai dimulainya rangkaian doa lingkungan serta permohonan berkat atas benih yang akan ditabur, simbol pengharapan jemaat akan penyertaan Tuhan dalam setiap usaha dan pekerjaan di tahun yang baru. Ibadah berlangsung penuh sukacita, menjadi momentum penguatan iman bagi seluruh jemaat di wilayah Kota Serang Baru. Melalui tradisi Manabur Boni, jemaat diajak untuk senantiasa mengandalkan Tuhan sebagai sumber berkat. Harapannya, melalui persekutuan doa yang rutin di tiap lingkungan (Wijk), kasih dan berkat Tuhan Yesus senantiasa menyertai seluruh kehidupan jemaat sepanjang tahun ini.

PEARAJA (3/2) – Rapat Praeses HKBP 2026: Capaian Pelayanan dan Tantangan Distrik Rapat Praeses HKBP yang berlangsung pada 2-4 Februari 2026 di Kantor Pusat HKBP menyoroti berbagai capaian dan tantangan pelayanan dari 32 Distrik. Sepanjang periode Oktober-Desember 2025, selain berbagai peningkatan diungkap pula berbagai tantangan berat, mulai dari bencana alam di wilayah Toba dan Humbang hingga kendala teknis database akibat keterbatasan jaringan. Ompui Ephorus mengapresiasi seluruh laporan para Praeses dan berkomitmen untuk ambil andil demi meringankan beban jemaat.

SIPOHOLON (3/2) – Pimpinan HKBP bersama para Praeses dan pelayan penuh waktu menyampaikan duka mendalam atas berpulangnya Irene Solagratia Simatupang (17), putri dari Pdt. Jhon Vetra Simatupang, M.Th. Kehadiran pimpinan di rumah duka merupakan wujud nyata empati dan solidaritas iman keluarga besar HKBP. Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan HKBP memberikan penghiburan rohani agar keluarga yang ditinggalkan beroleh ketabahan dan kekuatan melalui kasih Kristus. Ibadah penghormatan terakhir dan pemakaman dilaksanakan pada 4 Februari 2026. Aksi diakonia ini menegaskan komitmen HKBP untuk terus hadir mendampingi para pelayan dan keluarganya dalam setiap pergumulan, membawa pengharapan di tengah kedukaan.

PEARAJA (3/2) – HKBP Susun Buku Panduan Arsitektur: Padukan Teologi dan Aksesibilitas – Rapat Praeses HKBP pada 2 Februari 2026 membahas penyusunan Buku Panduan Arsitektur Gereja HKBP. Panduan ini dirancang bukan untuk penyeragaman, melainkan sebagai landasan teologis dan praktis dalam pembangunan fisik gereja. Poin-poin penting dalam pembahasan meliputi: 1) Inklusivitas: Menekankan konsep gereja ramah lansia, difabel, dan berwawasan lingkungan (go-green). 2) Kearifan Lokal: Mengakomodasi kontekstualisasi budaya Batak dan estetika bangunan, termasuk penempatan mimbar dan menara. Fasilitas: Menstandarisasi kualitas akustik (sound system) dan penataan lahan agar menciptakan suasana tenang bagi pelayan. Ephorus HKBP berharap buku ini menjadi acuan strategis bagi jemaat dalam menata rumah ibadah yang fungsional sekaligus mencerminkan identitas HKBP.

PEARAJA (3/2) – Rapat Praeses HKBP: Evaluasi Kinerja Pelayan Melalui Survei Jemaat – Rapat Praeses HKBP pada 3 Februari 2026 menyoroti hasil survei Balitbang HKBP terhadap 342 responden dari 28 Distrik mengenai integritas dan kualitas khotbah pelayan. Meski tingkat kepuasan terhadap konten khotbah mencapai 80%, aspek kesesuaian ajaran dengan kehidupan pribadi hanya disetujui 53,5% jemaat. Sementara itu, Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, menekankan refleksi kasih Petrus sebagai landasan pelayanan. Beliau mengingatkan para pelayan agar tidak terlena dengan hasil survei dan tetap serius melakukan perbaikan karakter. Para Praeses pun didorong memprakarsai penelitian mandiri di tiap Distrik guna mendapatkan solusi penggembalaan yang lebih akurat dan berdampak nyata bagi jemaat.

PEARAJA (3/2) – Dalam Rapat Praeses HKBP, Pdt. Marolop Sinaga yang secara khusus diundang, mengungkapkan kekhawatiran atas 30% warga jemaat yang pasif akibat ketidakdewasaan rohani dan faktor ekonomi-sosial. Beliau menyoroti kecenderungan pelayan yang hanya fokus pada jemaat aktif, sehingga warga yang terjerat penyakit sosial merasa terabaikan. Sebagai solusi, Pdt. Marolop mendorong riset berbasis angket untuk memetakan kondisi jemaat secara akurat. Langkah selanjutnya adalah penguatan 12 seksi gereja dengan melibatkan aktivis dari tiap lingkungan (Wijk) guna mendampingi jemaat pasif secara konsisten dan terukur.

HELVETIA (2/2) – HKBP Maranatha Bersiap Rayakan Jubileum 50 Tahun Helvetia – Menjelang perayaan Jubileum 50 tahun HKBP Maranatha pada 14-15 Februari 2026, Pdt. Eko Pasaribu menginformasikan bahwa panitia terus melakukan persiapan intensif. Acara ini rencananya akan dipimpin langsung oleh Ompui Ephorus HKBP dan dihadiri sekitar 1.300 undangan, termasuk para pelayan fulltimer serta 25 pendeta di wilayah Helvetia. Selain ibadah syukur, acara akan dimeriahkan oleh artis ibu kota dan lucky draw dengan hadiah menarik seperti mesin cuci dan televisi. Perayaan ini diharapkan menjadi momentum kejayaan bagi jemaat HKBP Maranatha.

PEARAJA (2/2)– Momen penting terjadi di hari pertama Rapat Praeses HKBP, 2 Februari 2026, Kanal WhatsApp Resmi HKBP rilis ke publik. Saluran ini akan hadir sebagai media komunikasi cepat yang menyuplai informasi terbaru, mulai dari berita pelayanan Kantor Pusat hingga kabar inspiratif dari jemaat setempat. Baru saja dibuka, antusiasme warga jemaat sangat tinggi dengan jumlah pengikut yang terpantau telah mencapai 200 orang. Kehadiran kanal ini diharapkan mempererat persekutuan di era digital. Mari bergabung untuk mendapatkan informasi terpercaya melalui tautan: https://whatsapp.com/channel/0029VbBnCMOIHph9sDRDEO1D.

PEARAJA (2/2) – Sebanyak 32 Praeses HKBP dari berbagai distrik berkumpul di Kantor Pusat HKBP, Pearaja, untuk melaksanakan Rapat Praeses yang berlangsung pada 2-4 Februari 2026. Pertemuan strategis ini dibuka dengan agenda krusial bagi keberlangsungan pelayanan gereja. Beberapa poin utama yang dibahas meliputi pengesahan Buku Panduan Arsitektur Gereja HKBP demi keseragaman estetika bangunan, serta peningkatan kualitas spiritualitas dan kemampuan para pelayan tahbisan dalam memahami Firman Tuhan. Selain itu, para Praeses mulai membedah Draft Awal Perubahan Aturan dan Peraturan (AP) HKBP sebagai langkah adaptasi organisasi. Pertemuan ini juga mematangkan persiapan perayaan Ulang Tahun HKBP ke-165 yang akan menjadi momentum syukur besar bagi seluruh jemaat.

JAKARTA (2/2) – Pelantikan Pimpinan Baru HKBP Kapuk Sawah: Hidup Bahagia dalam Tuhan – Praeses HKBP Distrik VIII DKI Jakarta, Pdt. Oloan Nainggolan, memimpin ibadah pemberangkatan Pdt. Bonar Napitupulu dan pelantikan Pdt. Ermi Fier Silalahi sebagai Pimpinan Jemaat HKBP Kapuk Sawah (2/2/2026). Mengangkat topik “Hidup Berbahagia di Dalam Tuhan,” Pdt. Oloan menekankan bahwa kebahagiaan sejati bersumber dari kerendahan hati dan kesetiaan kepada Allah, bukan materi. Hal menarik dalam pelayanan ini adalah pesan pastoral tentang kelembutan hati sebagai kekuatan umat di tengah tekanan dunia. Acara penuh khidmat ini diwarnai puji-pujian dari berbagai kategorial dan diakhiri ramah tamah hangat, menandai babak baru pelayanan yang penuh kasih di lingkungan Distrik DKI Jakarta.

Renungan Harian HKBP

Renungan Terkini

Renungan Harian Rabu, 11 Februari 2026

 

Syalom Selamat pagi bapak / ibu dan saudara / i yang terkasih di dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Marilah kita mempersiapkan diri untuk mendengarkan Firman Tuhan dengan bersaat teduh sejenak .

Doa pembukaan

Kita berdoa: Tuhan Yesus, terimakasih atas kasih anugrahMu kepada kami hingga saat ini, sehingga kami dalam keadaan sehat dan bernafas kehidupan. Berikanlah kepada kami ya Tuhan, roh pengertian untuk memahami firmanMu ini dan dapat kami jalankan sesuai dengan firmanMu. Amin.

Yang menjadi nats renungan kita hari ini .Rabu 11 Pebuari 2026 tertulis. Ayub 1:21. Katanya Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku,dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil, terpujilah nama Tuhan

Bapak, ibu, saudara/ i yang terkasih di dalam nama Tuhan Yesus Kristus.Ayub adalah seorang lakilaki dari tanah Us terbilang seorang yang saleh dan jujur, tekun berTuhan menjauhi kejahatan.Nats ini adalah ungkapan Ayub waktu ia mengalami musibah dalam hidupnya.Benar benar suatu penderitaan yang sangat memilukan didalam dirinya. Dalam kurun waktu dalam satu hari semua yang ia punya, mulai dari harta benda, anak , bahkan istrinya sendiri meninggalkan dia seorang diri.dan Ayub juga mengalami sakit penyakit kulit atau kusta/lepra, benar benar memilukan ujian yang datang pada dirinya karena Tuhan sedang menguji dia. Nah, amang, inang seandainya hal ini terjadi pada hidup kita apa kah kita mengutuki Tuhan? Apakah kita tetap mengasihi dan setia kepadaNya sekalipun berat penderitaan kita? Apakah kita bersungutsungut kepadaNya? . Kita harus yakin dibalik penderitaan kesengsaran yang kita alami ada maksud Tuhan yang baik. Semua penderitaan yang kita alami tidak melebihi kekuatan kita, Tuhan sedang menguji kita apakah kita mau tetap percaya serta mencintai Dia sekalipun dalam penderitaan ? Nats ini mengingatkan diri kita, dan memberikan contoh iman sejatih yang tidak bergantung pada berkat materi.Bahkan saat kehilangan segalanya ia tetap memuji nama Tuhan, untuk tetap setia, beribadah dan tidak menyalahkan Tuhan saat menghadapi situasi terpuruk. Amin.

Doa penutup : Terima kasih Tuhan atas firmanmu ini, yang mengingatkan kami selalu untuk setia kepadaMu dikala kami dalam penderitaan dan penderitaan yang kami alami tidak melebihi kekuatan kami . Amin.
Anugrah Tuhan Yesus Kristus dan kasih setia dari Allah bapa serta persekutuan Roh Kudus kiranya menyertai kita sekalia . Ami

Bvr. Cleopatra Sitorus – Kantor biro Zending Siantar

Renungan Harian  Senin, 10 Februari 2026

Syalom, bapak/ibu saudara/i dan seluruh jemaat yang terkasih, sebelum kita mendengarkan Firman Tuhan di hari ini, kita berdoa.
Doa Pembuka :
Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu. Amin.
Renungan
Nats Renungan kita pada hari ini tertulis dalam Roma 12:9. Demikian Firman Tuhan.
“Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik.”
Saudari-saudari yang terkasih di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, pada masa Rasul Paulus, jemaat Roma hidup di tengah budaya yang penuh kepentingan. Kasih sering dipakai sebagai alat: untuk mendapat posisi, pengaruh, atau keuntungan. Karena itu pada nats ini Paulus tidak memulai dengan teori panjang tentang kasih, tetapi dengan peringatan tegas: kasih yang sejati tidak boleh palsu. Kasih yang pura-pura adalah racun rohani yang dari luar tampak baik, tetapi di dalamnya kosong dan berbahaya.
Saudara-saudari yang terkasih, kondisi seperti ini juga semakin terasa di zaman kita. Kita hidup di era pencitraan dimana senyum mudah dipamerkan, tetapi kejujuran makin sulit ditemukan. Orang bisa tampak rohani, aktif melayani, fasih berbicara tentang kasih, namun hatinya penuh kepentingan, iri hati, dan perhitungan. Kita terbiasa berkata, “Tuhan memberkatimu,” tetapi diam-diam berharap orang lain jatuh. Kita menyebut semua saudara, tetapi hanya mengasihi mereka yang menguntungkan kita.
Roma 12:9 mengajak kita berhenti hidup dalam kepalsuan rohani. Kasih sejati selalu berakar pada kejujuran hati. Yesus tidak pernah mengasihi dengan topeng. Ia tidak mendekati manusia untuk mendapat tepuk tangan, melainkan rela disalahpahami, ditolak, bahkan disalibkan. Kasih-Nya tidak berubah meski tidak berbalas yang menunjukka itulah kasih tanpa pura-pura.
Ayat ini juga mengaitkan kasih dengan tindakan moral sebagai tanggung jawab orang percaya yaitu: menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik. Artinya, kasih bukan sekadar perasaan atau kata-kata lembut, tetapi keberanian untuk berkata tidak pada dosa, termasuk dosa kemunafikan dalam diri kita sendiri. Kasih sejati selalu memilih kebenaran, meski itu menyakitkan dan menuntut pengorbanan.
Saudara-saudari, gereja masa depan tidak ditentukan oleh seberapa megah gedungnya atau seberapa canggih pelayanannya, tetapi oleh keikhlasan kasih umatnya. Dunia sudah lelah dengan kepalsuan. Yang mereka cari bukan orang Kristen yang sempurna, tetapi orang percaya yang tulus. Kasih yang mungkin sederhana, tetapi nyata. Kasih yang konsisten, bukan musiman.
Hari ini Tuhan memanggil kita untuk satu hal sederhana namun mahal: mengasihi tanpa topeng. Memulai dari keluarga, dari jemaat, dari cara kita berbicara dan memperlakukan sesama. Kiranya Roh Kudus menolong kita hidup dalam kasih yang murni kasih yang mencerminkan Kristus, hari ini, esok, dan sampai Tuhan datang kembali. Amin.

Renungan Harian Senin, 9 Februari 2026

Doa pembuka

Bapa kami yang di Surga, Bapa yang Maha Kasih di dalam Tuhan Yesus Kristus, kami datang ke hadirat-Mu dengan hati yang penuh syukur. Kami percaya bahwa setiap nafas yang kami hirup adalah anugerah dari-Mu. Saat ini, ketika kami merenungkan firman-Mu, biarlah Roh Kudus bekerja di dalam hati kami, sehingga kami mengerti, merasakan, dan mengalami kebenaran-Mu. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa. Amin.

 

Renungan

ESTER 4 : 14

“Sebab sekalipun engkau pada saat ini berdiam diri saja,

bagi orang Yahudi akan timbul juga pertolongan dan kelepasan dari pihak lain,

dan engkau dengan kaum keluargamu akan binasa.

Siapa tahu, mungkin justru untuk saat yang seperti ini

engkau beroleh kedudukan sebagai ratu.”.”

 

Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan,

Pernahkah kita merasa hidup kita berjalan biasa saja? Kita bekerja, berkeluarga, beribadah, menjalani hari demi hari sebagai rutinitas. Tidak ada yang terasa istimewa. Namun sering kali, justru di dalam hidup yang terlihat biasa itulah, Tuhan sedang menempatkan kita pada waktu yang penting.

Ester juga berada dalam keadaan seperti itu. Ia sudah menjadi ratu. Hidupnya aman. Masa depannya terjamin. Tetapi di luar istana, bangsanya sedang terancam binasa. Lalu Mordekhai berkata kepadanya: “Sekalipun engkau berdiam diri, pertolongan akan datang dari pihak lain.” Artinya, Tuhan tidak pernah kehabisan cara untuk menolong umat-Nya.

Namun Mordekhai melanjutkan dengan kalimat yang lebih dalam: “Siapa tahu, mungkin justru untuk saat seperti ini engkau beroleh kedudukan sebagai ratu.”

Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan.

Kalimat ini mengingatkan kita bahwa hidup, posisi, dan waktu kita sekarang bukanlah kebetulan. Firman Tuhan ini mengajarkan bahwa iman bukan hanya soal percaya kepada Tuhan, tetapi juga soal berani bertanggung jawab ketika Tuhan memanggil. Diam di saat kita seharusnya bertindak bukanlah sikap netral.

Hari ini, kita hidup di tengah dunia yang sering membuat kita memilih aman. Kita melihat ketidakadilan, tetapi diam. Kita tahu yang benar, tetapi ragu untuk bersuara. Bukan karena kita tidak tahu kehendak Tuhan, tetapi karena kita takut kehilangan kenyamanan.

Melalui Ester 4:14, Tuhan mengingatkan kita: Mungkin engkau berada di tempatmu sekarang, di pekerjaanmu, di keluargamu, di gerejamu, bukan hanya untuk menikmati posisi itu, tetapi untuk memakai hidupmu sebagai alat-Nya, dengan berani memilih taat dan melakukan yang benar, meskipun tidak selalu mudah.

Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan.

Iman sejati tidak selalu membawa kita ke tempat yang nyaman, tetapi selalu membawa kita untuk melakukan yang benar. Kiranya kita tidak memilih diam, tetapi berani melangkah dan taat, sebab bisa jadi saat inilah waktu Tuhan memakai hidup kita. Amin.

 

Doa Penutup

Ya Tuhan Allah Bapa di surga, kami bersyukur atas Firman-Mu yang telah kami dengar. Engkau mengingatkan kami bahwa hidup, waktu, dan posisi kami bukanlah kebetulan, melainkan ada dalam rencana-Mu. Tolong kami, ya Tuhan, agar kami tidak memilih diam, tetapi berani taat dan melakukan yang benar sesuai kehendak-Mu. Pakailah hidup kami menjadi berkat bagi sesama, untuk kemuliaan nama-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa. Amin.

-CPdt. Johanes Sibarani

Renungan Evangelium Minggu, 8 Februari 2026

Doa Pembuka.. Damai sejahtera dari Allah Bapa, yang melampaui akal dan pengertianmu, itulah kiranya yang memelihara hati dan pikiranmu. Di dalam Yesus Kristus Tuhan. Amin…

Bapak Ibu , sauadara/i sekalian yang terkasih dalam nama Tuhan Yesus Kristus Firman Tuhan di minggu tanggal 08 Pebruari 2026, di minggu  yang Sexagesima diambil dari Kejadian 12 : 1-5. Saya akan bacakan, Demikian Firman Tuhan,

1 Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: “Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu;

2 Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.

3 Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.”

4 Lalu pergilah Abram seperti yang difirmankan TUHAN kepadanya, dan Lot pun ikut bersama-sama dengan dia; Abram berumur tujuh puluh lima tahun, ketika ia berangkat dari Haran.

5 Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan, lalu sampai di situ.

 

Bapak/Ibu, saudara/i sekalian yang terkasih Dalam Nama Tuhan, Manusia pada umumnya menyukai kepastian. Dalam mengambil keputusan, kita ingin mengetahui arah, tujuan, dan hasil akhirnya. Namun, kehidupan iman sering kali justru dimulai ketika kepastian itu belum kita miliki sepenuhnya. Allah memanggil umat-Nya bukan hanya untuk memahami rencana-Nya, tetapi untuk mempercayai-Nya. Kejadian 12:1–5 menggambarkan dengan jelas bagaimana Allah memulai karya besar-Nya melalui ketaatan seorang Abram. Panggilan ini menjadi dasar perjalanan iman yang bukan hanya mengubah hidup Abram, tetapi juga membawa dampak besar bagi sejarah keselamatan manusia.

Bapak/Ibu, saudara/i yang terkasih di Dalam Nama Tuhan, Dalam Kejadian 12:1, Tuhan memerintahkan Abram untuk meninggalkan negerinya, sanak saudara, dan rumah bapanya menuju suatu negeri yang akan ditunjukkan Tuhan kepadanya. Perintah ini menuntut pengorbanan yang besar. Bagi Abram, tanah kelahiran dan keluarga adalah sumber identitas, keamanan, dan penghidupan. Namun Tuhan memanggil Abram untuk melepaskan semua itu demi mengikuti kehendak-Nya. Yang menarik, Tuhan tidak memberikan penjelasan detail mengenai negeri tujuan Abram. Ia hanya memberikan janji. Tuhan berjanji menjadikan Abram bangsa yang besar, memberkati namanya, serta menjadikannya berkat bagi bangsa-bangsa lain. Ini menunjukkan bahwa rencana Tuhan selalu melampaui pemahaman manusia. Abram dipanggil bukan hanya untuk menerima berkat, tetapi juga untuk menjadi saluran berkat bagi orang lain.

Respon Abram sangat sederhana namun penuh makna. Ayat 4 mencatat bahwa Abram pergi seperti yang difirmankan Tuhan. Tidak ada catatan tentang keraguan atau penolakan. Ketaatan Abram lahir dari iman kepada Tuhan yang setia. Ia percaya bahwa Tuhan yang memanggilnya juga akan menyertai setiap langkah hidupnya. Abram tidak berjalan sendirian. Ia membawa Sarai, Lot, serta segala miliknya. Ini mengajarkan bahwa perjalanan iman sering kali melibatkan keluarga dan orang-orang di sekitar kita. Meski perjalanan itu panjang dan penuh tantangan, Tuhan tetap menyertai Abram hingga ia tiba di tanah yang dijanjikan.

Bapak/Ibu, saudara/i yang terkasih di Dalam Nama Tuhan, Melalui kisah Abram, Kejadian 12:1–5 mengajarkan bahwa iman sejati diwujudkan melalui ketaatan. Tuhan masih memanggil umat-Nya hingga hari ini untuk melangkah keluar dari zona nyaman dan mempercayakan hidup sepenuhnya kepada-Nya. Mungkin kita tidak selalu memahami rencana Tuhan secara utuh, tetapi kita dapat percaya pada kesetiaan-Nya. Ketika kita memilih taat seperti Abram, Tuhan sanggup memakai hidup kita menjadi berkat bagi banyak orang dan menggenapi rencana-Nya yang indah. Kiranya renungan ini mendorong kita untuk berani melangkah dalam iman, taat pada panggilan Tuhan, dan setia dalam setiap proses yang Ia izinkan dalam hidup kita.

 

Doa Penutup : Terimakasih Ya Tuhan Allah, untuk FirmanMu yang telah kami dengar. Ajari kami untuk selalu bersyukur memiliki Engkau, ajarkan kami bahwa betapa bahagianya kami karena Engkau begitu mengasihi kami. Dengan bimbingan rohMu, kami akan melakukan FirmanMu untuk kemuliaan namaMu. Kami serahkan hidup kami hari ini, esok dan selamanya hanya kedalam tangan pengasihanmu. Di dalam Yesus Kristus Kami Berdoa. Amin.

-Pdt. Andar Panuturi Sitompul

Renungan Epistel Minggu 8 Februari 2026

Doa Pembuka.. Damai sejahtera dari Allah Bapa, yang melampaui akal dan pengertianmu, itulah kiranya yang memelihara hati dan pikiranmu. Di dalam Yesus Kristus Tuhan. Amin…

Bapak Ibu , sauadara/i sekalian yang terkasih dalam nama Tuhan Yesus Kristus Firman Tuhan di Epistel Minggu tanggal 08 Pebruari 2026, di minggu  Sexagesima diambil dari Efesus 1 : 3-10. Saya akan bacakan, Demikian Firman Tuhan,

 

3 Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga.

4 Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.

5 Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya,

6 supaya terpujilah kasih karunia-Nya yang mulia, yang dikaruniakan-Nya kepada kita di dalam Dia, yang dikasihi-Nya.

7 Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya,

8 yang dilimpahkan-Nya kepada kita dalam segala hikmat dan pengertian.

9 Sebab Ia telah menyatakan rahasia kehendak-Nya kepada kita, sesuai dengan rencana kerelaan-Nya, yaitu rencana kerelaan yang dari semula telah ditetapkan-Nya di dalam Kristus

10 sebagai persiapan kegenapan waktu untuk mempersatukan di dalam Kristus sebagai Kepala segala sesuatu, baik yang di sorga maupun yang di bumi.

 

 

Bapak/Ibu, saudara/i yang terkasih Dalam Nama Tuhan, Sering kali manusia menilai hidup dari apa yang terlihat: keberhasilan, kegagalan, keadaan ekonomi, atau penerimaan orang lain. Ketika hidup berjalan tidak sesuai harapan, kita mudah merasa kurang diberkati. Namun firman Tuhan mengajarkan bahwa berkat sejati tidak selalu bersifat jasmani, melainkan rohani dan kekal. Dalam Efesus 1:3–10, rasul Paulus mengingatkan jemaat bahwa di dalam Kristus, orang percaya telah menerima berkat yang sangat besar. Bagian ini menolong kita memahami siapa kita di hadapan Allah dan bagaimana hidup kita berada dalam rencana-Nya yang kekal.

 

Bapak/Ibu, saudara/i yang terkasih di Dalam Nama Tuhan, Paulus membuka bagian ini dengan pujian kepada Allah yang telah memberkati kita dengan segala berkat rohani di dalam Kristus. Berkat ini bukan hasil usaha manusia, melainkan anugerah Allah semata. Sejak sebelum dunia dijadikan, Allah telah memilih kita di dalam Kristus supaya kita hidup kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya. Hal ini menunjukkan bahwa keselamatan bukanlah kebetulan, tetapi bagian dari rencana Allah yang kekal dan penuh kasih. Selanjutnya, Paulus menegaskan bahwa Allah telah menetapkan kita untuk diangkat menjadi anak-anak-Nya melalui Yesus Kristus. Status sebagai anak Allah memberikan identitas baru bagi orang percaya. Kita tidak lagi hidup dalam ketakutan atau rasa tidak layak, tetapi dalam hubungan yang penuh kasih dengan Bapa. Semua ini dilakukan sesuai dengan kerelaan kehendak Allah dan bertujuan untuk memuliakan kasih karunia-Nya. Dalam ayat 7, Paulus menekankan bahwa di dalam Kristus kita memperoleh penebusan oleh darah-Nya, yaitu pengampunan dosa. Pengorbanan Kristus menjadi bukti nyata betapa besar kasih Allah kepada manusia. Anugerah ini diberikan dengan limpah, disertai hikmat dan pengertian, agar kita dapat memahami kehendak Allah dalam hidup kita. Puncaknya, Paulus menjelaskan bahwa Allah menyatakan rahasia kehendak-Nya, yaitu rencana untuk mempersatukan segala sesuatu di dalam Kristus, baik yang di sorga maupun yang di bumi. Ini menunjukkan bahwa hidup orang percaya berada dalam rencana besar Allah yang sedang digenapi melalui Kristus.

 

Bapak/Ibu, saudara/i yang terkasih di Dalam Nama Tuhan, Efesus 1:3–10 mengingatkan kita bahwa hidup orang percaya berakar pada anugerah Allah, bukan pada usaha manusia. Kita dipilih, ditebus, dan diangkat menjadi anak-anak Allah karena kasih-Nya yang besar. Kesadaran ini seharusnya mendorong kita untuk hidup dengan penuh syukur, taat, dan memuliakan Tuhan. Di tengah berbagai pergumulan hidup, kita boleh percaya bahwa hidup kita tidak lepas dari rencana Allah yang kekal dan sempurna. Kiranya firman Tuhan ini meneguhkan iman kita untuk terus hidup dalam terang kasih karunia-Nya dan setia berjalan di dalam Kristus.

 

Doa Penutup : Terimakasih Ya Tuhan Allah, untuk FirmanMu yang telah kami dengar. Ajari kami untuk selalu bersyukur memiliki Engkau, ajarkan kami bahwa betapa bahagianya kami karena Engkau begitu mengasihi kami. Dengan bimbingan rohMu, kami akan melakukan FirmanMu untuk kemuliaan namaMu. Kami serahkan hidup kami hari ini, esok dan selamanya hanya kedalam tangan pengasihanmu. Di dalam Yesus Kristus Kami Berdoa. Amin.

-Pdt. Andar Panuturi Sitompul

Renungan Harian Marturia HKBP, Sabtu 7 Februari 2026

Shalom Saudara/i terkasih dalam Yesus Kristus, sebelum kita mendengarkan renungan pada hari ini marilah kita berdoa!

Doa Pembuka: Kasih karunia dari Tuhan kita Yesus Kristus dan damai sejahtera dari Tuhan Allah kiranya memberkati kamu sekalian. Amin.

Firman Tuhan pada hari ini tertulis dalam 2 Korintus 4:7 demikian bunyinya: Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liatsupaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami. Demikian Firman Tuhan.

Harta dalam Bejana. Bapak ibu yang terkasih dalam Yesus Kristus, manusia sering menyimpan barang berharganya dalam brankas, lemari yang bagus dan tempat lainnya yang kuat dan tidak mudah rusak dimakan waktu. Tetapi ini berbeda dengan cara Yesus sebagaimana disampaikan Paulus, Yesus menampatkan hal berharga dalam tempat yang rapuh. Paulus menyebut dirinya harta dalam bejana artinya injil, terang Kristus, kemuliaan Allah, keselamatan, dan kuasa Roh Kudus dalam tubuh manusia yang rapuh, dan terbatas. Hal ini mengingatkan kita akan pengakuan siapa sebenarnya diri kita. Supaya nyata bahwa kita sepenuhnya bergantung pada Allah, buka karena kemampuan, prestasi, filsafat Yunani-Romawi pada waktu itu. Sehingga jemaat yang pada waktu itu meragukan kerasulannya karena dianggap lemah: sering menderita, tidak fasih berbicara, justru dapat melihat bahwa kuasa Allah justru dinyatakan melalui kelemahan manusia. Allah sengaja memilih yang lemah untuk mempermalukan yang kuat.

Untuk itu kita tidak boleh minder dengan kelemahan kita. Selemah apapun kita, Tuhan tidak pernah menolak kita. Luka, keterbatasan, dan kegagalan seringkali dipakai Tuhan untuk menunjukan kuasaNya. Di era media sosial sekarang kita mudah terjebak untuk menonjolkan diri dan pencitraan. Kita ingin kemuliaan Tuhan semakin nyata tetaoi sering jatuh sebab ingin nama kita ikut terangkat. Jangan-jangan selama ini di tempat kerja kita lebih menjaga citra dari pada kebenaran injil. Karena yang terpenting bukan siapa yang membawa injil itu tetapi seberapa murni injil diberitakan. Karena dalam ayat 8-9 jelas dikatakan bahwa bejana itu boleh saja retak, tetapi harta didalamnya tetap utuh. Kalau dalam pelayanan kita sering merasa kurang maksimal, itu wajar sebab kita bejana yang mudah retak. Ketika pelayanan terasa berat tetapi Tuhan mengingatkan kita ia mampu menguatkan sebab Tuhan hanya butuh ketaatan. Paulus sendiri menderita cambukan, penjara, penolakan, bahkan penyakit. Secara lahirian ia kelihatan gagal tetapi justru melalui hidupnya injil menyebar ke seluruh dunia. Mungkin kita kenal Fanny J Crosby yang buta sejak bayi, namun ia menulis lebih dari 8.000 lagu rohani. Ia pernah berkata, jika aku bisa melihat, mungkin aku tidak akan menulis lagu-lagu ini. Seseorang hamba Tuhan pernah berkata: saya mengenal Tuhan bukan dari mimbar tetapi dari doa ibu saya. Jadi bapak ibu jangan pernah meremehkan kelemahan orang lain tetapi lihatlah kuasa Tuhan dalam hidupnya. Itu menjadi kesaksian yang hidup bagi kita. Amin.

Doa Penutup: Terima kasih Tuhan untuk firmanMu yang sudah kami dengarkan yang mengajari kami bahwa kuasa injil-Mu nyata dalam setiap hidup kami. Kami memohon Tuhan berkatilah seluruh pelayanMu yang tetap memberitakan firman Mu agar selalu sehat dan tetap semangat dalam pelayanannya, begitu juga seluruh jemaatMu dan apa yang mereka kerjakan agar menjadi berkat bagi kami semua, ampuni kami dari seluruh dosa pelanggaran kami di dalam nama anakMu Tuhan Yesus Kristus kami sudah berdoa.

Kasih karunia dari Tuhan kita Yesus Kristus, kasih setia dari Allah Bapa serta penyertaan Roh Kudus kiranya memberkati kamu semua. Amin  

Pdt. Mikha Uli Simanungkalit S.Si Teol – Staf Biro Urusan Dana Pensiun HKBP

 

HKBP Channel

Video Terkait Lainnya

7 Videos
Scroll to Top