Logo HKBP

HKBP

Renungan Harian HKBP

Jumat, 1 Mei 2026

5Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus,

1 Timoteus 2 : 5· Terjemahan Baru

Renungan Harian

1 Timoteus 2 : 5

Doa Pembuka: Allah Bapa yang kami sembah di dalam Anak-Mu, Tuhan Yesus Kristus. Kami bersyukur atas semua nikmat hidup yang telah Tuhan berikan pada kami. Tuntunlah kami, ya Tuhan, agar terus mensyukuri hidup kami dan senantiasa terhubung pada-Mu. Terlebih, dalam memahami dan menghidupi Firman-Mu. Amin. Renungan : 1 Timotius 2: 5 “Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus” Bapak/Ibu, Saudara/i yang dikasihi Tuhan, Setiap manusia pasti mempunyai pergumulan, baik dalam pekerjaan, keluarga, maupun kesehariannya. Beban hidup kerap datang silih berganti, seolah belum selesai satu persoalan, muncul lagi persoalan yang lain. Mungkin suasana yang demikianlah yang sering merenggut sukacita dan kebahagiaan di dalam hati kita. Akibatnya, kita kerap mencari kebahagiaan di berbagai tempat lain, sebab memang itulah yang dicari banyak orang di dunia ini. Namun, tanpa kita sadari kebahagiaan yang bersumber dari hal-hal duniawi itu sifatnya sementara. Baru saja menemukannya, kebahagiaan itu sudah hilang, digantikan oleh persoalan baru, lalu kita kembali berusaha mencarinya lagi. Ini karena kita menjadikan kebahagiaan sebagai tujuan hidup. Di tengah situasi itulah, firman Tuhan datang menyapa kita hari ini, Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus. Jemaat Efesus yang menerima surat ini hidup di tengah banyak pergumulan. Namun, di tengah situasi itu, mereka dihujani oleh beragam tawaran. Ada dunia yang menawarkan kebahagiaan, ada ajaran sesat yang menawarkan keselamatan, ada pula tawaran yang menjanjikan ketenangan dalam hidup. Dalam tawaran-tawaran seperti ini, hati jemaat Efesus goyah dan mencari pegangan semu. Karena itu, Paulus mengingatkan melalui Timotius, bahwa hanya ada satu kebahagiaan, satu alasan mereka bersukacita, yaitu Yesus Kristus, satu-satunya pengantara antara Allah dan manusia. Bapak/ Ibu, Saudara/i yang dikasihi Tuhan, Firman Tuhan ini mengajarkan bahwa sukacita sejati hanya ditemukan di dalam Yesus Kristus. Dunia bisa menawarkan banyak hal, tapi semuanya mudah hilang. Namun di dalam Kristus, kita memiliki sesuatu yang tidak bisa dirampas dunia, yaitu damai sejahtera dan pengharapan. Maka, firman Tuhan ini mengajarkan bahwa kebahagiaan bukanlah tujuan yang harus terus kita kejar, melainkan cara hidup kita yang lahir dari iman kepada Tuhan. Sebab ketika Kristus telah memberikan keselamatan dan pengharapan kepada kita, maka kita pun dikuatkan untuk menjalani hidup dengan hati yang penuh sukacita. Minggu Jubilate bukan ajakan bersukacita dan bersorak-sorak karena semua persoalan kita telah selesai, melainkan karena Allah tetap setia. Kesetiaan Tuhan itulah yang menjadi alasan kita untuk tetap bersukacita dalam hidup. Amin. Doa Penutup: Kami memuji Engkau, ya Allah Bapa, yang setia mengasihi kami di tengah kerapuhan hati kami menghadapi berbagai persoalan hidup. Karena itu, tolonglah kami, ya Tuhan, agar kami senantiasa hidup di dalam Anak-Mu, Tuhan Yesus Kristus, yang menguatkan kami. Amin.
CR

Penulis Renungan

CPdt. Rosmauli Tiovany Sianipar S.Th. S.Th.

Calon Pelayan HKBP

Bacaan Alkitab

Pagi

Psalmen 119 : 89 - 96

Malam

Mateus 21 : 23 - 27

Nyanyian

BE No. 236 : 5