Doa Pembuka: Kami memuji dan memuliakanMu ya Tuhan Allah Bapa kami di dalam nama Yesus Kristus, atas berkat dan rahmatMu yang kami terima hingga pada hari ini. Ya Tuhan, di hari Minggu kudus ini, kami ingin disapa oleh FirmanMu, bukalah hati dan pikiran kami supaya kami dimampukan untuk mengerti dan melakukan yang sesuai dengan FirmanMu. Damai Sejahtera Allah yang melampaui segala Akal, itulah kiranya yang memelihara hati dan pikiranmu didalam Kristus Yesus Tuhan kita. Amin.
Nats : Keluaran 15 : 1 - 14
Pada waktu itu Musa bersama-sama dengan orang Israel menyanyikan nyanyian ini bagi Tuhan yang berbunyi : Baiklah aku menyanyi bagi Tuhan, sebab Ia tinggi luhur, kuda dan penunggangnya dilemparkanNya kedalam laut.
Tuhan itu kekuatanku dan mazmurku, Ia telah menjadi keselamatanku. Ia Allahku, kupuji Dia. Ia Allah Bapaku, kuluhurkan Dia.
Tuhan itu pahlawan perang, Tuhan, itulah namaNya.
Kereta Firaun dan pasukannya dibuangNya ke dalam laut, para perwiranya yang pilihan dibenamkan ke dalam laut Teberau.
Samudera raya menutupi mereka, ke air yang dalam mereka tenggelam seperti batu.
Tangan kananMu Tuhan, mulia karena kekuasaanMu. Tangan kananMu Tuhan, menghancurkan musuh
Dengan keluhuranMu yang besar Engkau meruntuhkan siapa yang bangkit menentang Engkau. Engkau melepaskan api murkaMu, yang memakan mereka sebagai tunggul gandum.
Karena nafas hidungMu, segala air naik bertimbun-timbun , segala aliran berdiri tegak seperti bendungan, air bah membeku di tengah-tengah laut.
Kata musuh : Aku akan mengejar, akan mencapai mereka, akan membagi-bagi jarahan. Nafsuku akan kulampiaskan kepada mereka, akan kuhunus pedangku. Tanganku akan melenyapkan mereka
Engkau meniup dengan taufanMu, laut pun menutupi mereka. Sebagai timah mereka tenggelam dalam air yang hebat.
Siapakah yang seperti Engkau di antara para allah ya Tuhan, siapakah seperti Engkau mulia karena kekudusanMu, menakutkan karena perbuatanMu yang masyur, Engkau pembuat keajaiban?
Engkau mengulurkan tangan kananMu, bumi pun menelan mereka.
Dengan kasih setiaMu, Engkau menuntun umat yang telah Kautebus, dengan kekuatanMu, Engkau membimbingnya ke tempat kediamanMu yang kudus.
Bangsa-bangsa mendengarnya, mereka pun menggigil. Kegentaran menghinggapi penduduk Tanah Filistin
Bapak, Ibu dan Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan kita Yesus Kristus, “Nyayikanlah nyanyian baru bagi Tuhan” demikian pengertian Minggu Kantate hari ini dan diikuti dengan Topik “ Aku menyanyi bagi Tuhan”. Nyanyian adalah respon, aku bernyanyi berarti aku merespon. Demikian umat Israel setelah keluar dari perbudakan di Mesir dan setelah Allah sendiri membuat mukjijat besar melalui Tuhan membelah laut, sehingga umat Israel selamat dari kejaran musuh, demikianlah Umat Israel merespon perbuatan Tuhan, yang berarti Umat Israel memuji Tuhan. Bagaimana dengan kita yang telah ditebus Tuhan melalui darah anakNya yang tunggal, apakah respon kita ? cukupkah kita diam saja ? ataukah kita selalu memuji Tuhan atas perbuatanNya yang baik bagi kita ? Nats Firman Tuhan pada hari ini mengajak kita supaya memuji Tuhan melalui nyanyian baru.
Saudara-saudara, bagaimana kita mampu memuji Tuhan dengan nyanyian baru ? untuk itu kita perlu memahami isi nats Firman Tuhan pada hari ini
Kita harus mampu merasakan apa yang Tuhan perbuat bagi kita
Musa dan umat Israel bernyanyi memuji Tuhan karena mereka merasakan sendiri pertolongan Tuhan yang nyata bagi mereka. Itu sebabnya, mereka tidak sekedar lepas dari kejaran musuh, tetapi secara otomatis, mereka merespon pertolongan Tuhan dengan lagu pujian. Ya memang haruslah demikian, orang yang benar-benar merasakan apa yang Tuhan perbuat bagi dirinya, ia akan mengaminkan perbuatan Tuhan sebagai bukti ucapan terimakasihnya kepada Tuhan. Adakah bapak, Ibu dan saudara-saudara pernah merasakan langsung apa yang Tuhan perbuat bagi kehidupanmu ? yang pasti ada, dan itu selalu ada. Tetapi kita sering melupakannya, dan kita sering menganggab semua itu terjadi dengan sendirinya, artinya kita melupakan perbuatan Tuhan kepada kita. Dengan demikian, firman Tuhan mengajak kita supaya kita selalu mau merasakan apa yang Tuhan perbuat bagi kita, dan jangan pernah menganggap semua yang ada pada kita adalah hasil usaha kita sendiri, sesungguhnya semuanya itu adalah dari pemberian Tuhan kepada kita. dengan demikian kita jangan diam saja, ……..Mari memuji Tuhan, dan menyanyi bagi Tuhan.
Kita harus mengenal bahwa Tuhan adalah Pahlawan yang berperang bagi kita.
Saudara-saudara, kelepasan umat Israel dari penjajahan Mesir ialah Tuhan sendiri yang bertindak. Tuhan bertempur dan mengalahkan Mesir. Itu terjadi karena apa ? karena Tuhan mengasihi umat Israel, dan Tuhan sendiri ingin memilih juga menetapkan umat itu menjadi bangsaNya dan umat pilihanNya. Demikian dengan yang telah kita rasakan pada saat ini, Tuhan sendiri telah campurtangan untuk melepaskan kita dari penjajahan kerajaan kegelapan yang dulu pernah menjajah kita. Tuhan Yesus telah mengalahkan musuh kita yaitu si iblis yang licik. Tuhan sendiri telah bertempur dan bertindak hingga mempertaruhkan nyawaNya untuk kelepasan kita. Hingga saat ini kita harus akui dan harus selalu mengenal bahwa Tuhan adalah Pahlawan yang berperang bagi kita, yang telah memenangkan kita dan akan selalu memenangkan kita dalam berbagai situasi yang tengah menjajah hidup kita pada saat ini. dengan demikian Pujilah Tuhan, menyanyilah bagi Tuhan
Kita harus percaya bahwa Tuhan kita adalah Allah satu-satunya, tiada yang seperti Dia
Dalam ayat 11 Nats ini mengatakan Siapakah yang seperti Engkau di antara para allah ya Tuhan ? adalah pengakuan iman yang sangat mendalam, dan pengakuan yang tidak mungkin lagi digeser oleh pengaruh apa pun, Allah itu satu-satunya dan tiada lagi yang seperti Dia. Artinya umat Israel tidak akan pernah mengandalkan kekuatan apa pun yang ada di dunia ini. Satu-satunya kekuatan yang memenangkan mereka hanya kekuatan Tuhan Allah. Dan telah terbukti, kekuatan Mesir tidak sedikit pun mampu menandingi kekuatan Allah, Pasukan Mesir tewas di telan laut. Dengan demikian kesimpulan umat berkata Hanya Tuhan yang layak di andalkan. Saudara-saudara, pada masa kita sekarang ini, banyak orang mencoba-coba, bahkan ada yang sudah mengandalkan kekuatan dunia, mengandalkan uang, jabatan, harta dan kekuatan-kekuatan lainnya. Tetapi apakah semuanya itu akan menjamin hidup di dunia ini dan hidup di hari esok ? Tentunya tidak, sebab segala yang ada di dunia ini ada masanya, tetapi Tuhan Allah adalah kekal untuk selama-lamanya. Dan saya yakin, mudah-mudahan saudara sekalian juga yakin, memang hanya Tuhan Allahlah satu-satunya yang pantas diandalkan. Tuhanlah yang telah menciptakan kita manusia di dunia ini, Dia yang memberi napas kehidupan, memberi pikiran dan perasaan dan hingga hari ini Tuhan selalu mengijinkan kita hidup di dunia ini. adakah allah lain selain Dia yang selalu menyertai hidup kita ini ? tentunya tidak, Dialah Allah satu-satunya yang memberikan segalanya kepada kita. Bernyanyilah memuji Tuhan. Nyanyikanlah nyanyian baru bagi Tuhan, sebab Ia telah melakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib bagi kita.
Kita harus bersikap seturut kehendak Tuhan, sebab Dialah yang selalu menuntun dan membimbing umatNya.
Saudara-saudara, Tuhan ada untuk selama-lamanya, Tuhan tidak hanya sebagai penyelamat, tetapi Tuhan juga sebagai gembala bagi umat. Tuhan tidak berhenti setelah menyelamatkan umatNya, tetapi Tuhan juga menuntun dan membimbing umatNya hingga sampai ke tempat kediamanNya yang kudus. itu yang selalu dirasakan umat Israel setelah keluar dari tanah Mesir, tantangan lain masih begitu banyak di perjalanan hingga ke tanah Kanaan, disitulah Tuhan Allah selalu ada berjalan bersama-sama dengan umat. Tiang awan dan Tiang api menunjukkan bahwa Tuhan turut serta berjalan bersama umat. Saudara-saudara demikianjugalah yang telah kita rasakan hingga hari ini, Tuhanlah yang selalu menuntun dan membimbing kita dalam perjalanan hidup kita. Yang pasti masing-masing kita banyak menghadapi tantangan dan berbagai pergumulan dalam kehidupan kita, tetapi kita menang, kita bisa mencapai banyak harapan dan cita-cita kita, bahkan perjalanan hidup kita ke depan, Tuhan berjanji akan selalu ada menuntun dan membimbing kita hari demi hari, karena begitu besar kasih setia Tuhan kepada kita. Oleh karena itu, saat ini juga kita harus menyanyikan nyanyian baru untuk Tuhan, nyanyian baru memuji Tuhan yang selalu setia menuntun dan membimbing kita umatNya yang telah ditebus dengan darah AnakNya Tuhan Yesus Kristus.
Lalu bagaimana kita menyanyikan nyanyian baru bagi Tuhan ? yang pasti tidak hanya melalui syair lagu dan lantunan melodi yang indah di dengar, akan tetapi yang paling utama adalah sikap dan perbuatan kita yang harus seturut dengan kehendak Tuhan yang telah membebaskan kita dari belenggu dan perbudakan dosa. Kini kita telah menjadi manusia baru dan merdeka, kita tidak lagi diperhamba oleh kuasa kegelapan, kini kita telah hidup di dalam terang. Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang didalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang. (Epesus 5 : 8). inilah yang menjadi nyanyian baru kita untuk memuji dan memuliakan Tuhan yang Maha kasih. Amin
Doa Penutup: Bapak di dalam Yesus Kristus Tuhan, terimakasih atas FirmanMu yang telah kami dengarkan pada saat ini. Sungguh kami bersyukur atas FirmanMu yang telah mengingatkan kami bahwa hanya Tuhan sajalah sumber dari kemenangan kami melawan segala kuasa-kuasa yang memperhamba kami di dunia ini. Melalui darah anakMu Yesus Kristus, kami tahu kami telah dimenangkan dari dosa, dan hingga saat ini Tuhan ada menyertai perjalanan hidup kami, oleh karena itu, dari saat ini juga kami akan menyanyikan nyanyian baru bagi Tuhan, sebagai ungkapan terimakasih kami atas kasihMu yang selalu ada untuk kami. Berkatilah FirmanMu untuk bekerja didalam hati dan pikiran kami, hingga kami mau melakukannya dalam setiap langkah hidup kami. Hanya melalui nama anakMu Yesus Kristus, kami berdoa kepadaMu. Amin
Tuhan memberkati dan melindungi engkau. Tuhan menyinari engkau dengan wajahNya dan memberi engkau Kasih karunia. Tuhan menghadapkan wajahNya kepadamu, dan memberi engkau Damai sejahtera. Amin