Logo HKBP

HKBP

Renungan Harian HKBP

Selasa, 19 Mei 2026

5Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan, 6dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan,

2 Petrus 1 : 5 - 6· Terjemahan Baru

Renungan Harian

2 Petrus 1 : 5 - 6

Tahukah kamu, kata 'ketekunan' atau 'sabar' di Alkitab aslinya diambil dari istilah militer kuno? Banyak orang mengira sabar itu pasif, sekadar diam menerima nasib sambil mengeluh dalam hati. Padahal, teologi Kristen memandang ketekunan asalkan fondasi dari perlindungan mentalmu. Dalam teks aslinya, kata ketekunan menggunakan bahasa Yunani "Hupomone". Istilah ini digunakan untuk menggambarkan prajurit yang tetap berdiri kokoh di posisinya saat menahan gempuran perisai musuh yang sangat berat. Secara sains dan psikologi, ini mirip dengan konsep neuroplasticity dan delayed gratification. Ketika kamu melatih penguasaan diri dan ketekunan, kamu sebenarnya sedang membentuk jalur saraf baru di otak yang membuatmu tangguh menghadapi krisis. Tapi bagaimana kita bisa memiliki Hupomone di era serba instan ini? Petrus mengingatkan bahwa semua ini ditambahkan "kepada imanmu". Artinya, ketekunan kita bukan bersumber dari self-help atau sekadar motivasi kosong, melainkan berakar dari karya Kristus. Kristus telah menunjukkan Hupomone terbesar saat Ia tekun menahan penderitaan salib demi kita. Melalui kasih karunia-Nya, Roh Kudus kini mentransfer ketekunan ilahi itu ke dalam dirimu. Pertumbuhan karaktermu adalah bukti nyata bahwa Tuhan sedang memagarimu dari kehancuran masa depan. Kita berdoa : Tuhan sumber segala hikmat, terima kasih untuk keselamatan yang Engkau berikan. Ajarkan kami untuk tidak menjadi pribadi yang cengeng atau mudah menyerah. Mampukan kami menanamkan ketekunan dan penguasaan diri sebagai buah dari anugerah-Mu yang hidup di dalam kami. Amin.

Bacaan Alkitab

Pagi

Psalmen 124 : 1 - 8

Malam

Mateus 24 : 15 - 28

Nyanyian

BE. 105 : 2