25Tetapi aku tahu: Penebusku hidup, dan akhirnya Ia akan bangkit di atas debu.
Renungan Harian
Job 19 : 25
Rasa malas, cemas menghadapi dosen, atau takut menghadapi target kerjaan minggu ini adalah respons alami otakmu saat mendeteksi tekanan.
Namun, kelihatannya Ayub tidak mengalami respon alami seperti kita! Ayub, dalam kondisi bangkrut, kehilangan keluarga, dan mentalnya hancur lebur, justru mengeluarkan statement yang mengubah sejarah. Dia tidak berkata "Aku tahu masalahku akan beres." Dia berkata: "Aku tahu: Penebusku hidup."
Mengapa kalimat sederhana ini bisa merefresh otak yang sedang stres?
Kata "Penebus" di sini menggunakan istilah Ibrani "Go'el". Dalam budaya kuno, Go'el adalah kerabat terdekat yang wajib menebus hutangmu, membebaskanmu dari perbudakan, dan membela hakmu saat kamu tidak berdaya. Ketika kamu menyadari bahwa Tuhan adalah Go'el pribadimu, beban perlindungan hidupmu berpindah otomatis ke pundak-Nya.
Kristus adalah Penebus sejati yang telah bangkit mengalahkan maut. Kalau kematian saja sudah Ia taklukkan melalui kasih karunia-Nya, apalah artinya tantangan hari Seninmu? Roh Allah yang sama kini tinggal di dalammu, memberi kekuatan untuk melangkah. Kamu tidak melangkah sendirian hari ini; kamu dikawal oleh Sang Penebus yang hidup.
Kita berdoa :
Bapa yang penuh kasih, kami memuji Engkau karena Kristus Penebus kami hidup. Ketika kami merasa lemah dan takut menghadapi minggu ini, kuatkan kami dengan kepastian teologis bahwa hidup kami telah ditebus dan dilindungi sepenuhnya oleh anugerah-Mu. Amin.
Bacaan Alkitab
Pagi
Psalmen 123 : 1 - 4
Malam
Mateus 24 : 3 - 14
Nyanyian
BE. 254 : 1