Logo HKBP

HKBP

Renungan Harian HKBP

Senin, 20 Juli 2026

4Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu."

Pangungkapon 21 : 4· Terjemahan Baru

Renungan Harian

Pangungkapon 21 : 4

Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu." Renungan: Berapa banyak dari kamu yang lelah pura-pura kuat di depan orang lain? Di dunia yang menuntut kita untuk selalu kelihatan sukses, menangis sering dianggap sebagai kekalahan. Tapi lihat apa yang dikatakan Wahyu 21 ayat 4. Tuhan kita bukan Tuhan yang berkata: "Jangan cengeng!" Sebaliknya, bahasa asli kata "menghapus" di sini adalah exaleipho, yang berarti menghapus total sampai tidak berbekas. Tuhan sendiri dengan tangan-Nya yang penuh lubang paku, yang akan menyeka air matamu. Ini bukan sekadar motivasi murahan agar kamu move on. Ini adalah jaminan teologis. Penderitaanmu hari ini punya tanggal kedaluwarsa. Kristus sudah menanggung air mata terdalam di atas salib supaya kelak, air mata dukacitamu digantikan dengan air mata sukacita yang kekal. Jadi, kalau hari Senin ini terasa berat, beban kerja menumpuk, atau masa depan terasa buram, validasi rasamu. Tapi jangan tinggal di sana. Sukacitamu hari ini tidak ditentukan oleh seberapa mulus harimu, melainkan oleh akhir cerita yang sudah Tuhan menangkan bagimu. Bangkit, berjalanlah dengan kepala tegak, karena tangan yang memegang alam semesta adalah tangan yang sama yang menjaga hatimu. Kita berdoa : Tuhan terima kasih karena Engkau adalah tempat kami menaruh segala lelah. Teguhkan hati kami melangkah hari ini bersandar hanya pada anugerah-Mu. Amin.

Bacaan Alkitab

Pagi

Poda 8 : 1 - 18

Malam

Markus 5 : 14 - 20

Nyanyian

BE. 452 : 3 - 4