Logo HKBP

HKBP

Renungan Harian HKBP

Sabtu, 1 Agustus 2026

23lalu berkata: "Ya TUHAN, Allah Israel! Tidak ada Allah seperti Engkau di langit di atas dan di bumi di bawah; Engkau yang memelihara perjanjian dan kasih setia kepada hamba-hamba-Mu yang dengan segenap hatinya hidup di hadapan-Mu;

1 Rajaraja 8 : 23· Terjemahan Baru

Renungan Harian

1 Rajaraja 8 : 23

Lalu berkata: "Ya TUHAN, Allah Israel! Tidak ada Allah seperti Engkau di langit di atas dan di bumi di bawah; Engkau yang memelihara perjanjian dan kasih setia kepada hamba-hamba-Mu yang dengan segenap hatinya hidup di hadapan-Mu. Renungan: Tutup matamu sejenak, tarik napas dalam-dalam, dan bayangkan sebuah ruang kekekalan yang melampaui batas waktu. Bayangkan sebuah tempat di mana kecemasan hari esok dan penyesalan masa lalu tidak lagi memiliki kuasa atas dirimu. Di tempat itulah takhta Raja di atas segala raja berdiri dengan kokoh. Salomo, dalam doa penahbisan Bait Suci yang monumental, menyerukan sebuah kebenaran dalam 1 Raja-raja: "Ya TUHAN, tidak ada Allah seperti Engkau di langit di atas dan di bumi di bawah." Dalam bahasa aslinya, kata "kasih setia" yang dipakai di sini adalah Hesed—sebuah istilah teologis yang luar biasa dalam, yang berarti kasih perjanjian yang tak terputuskan, kasih yang berkomitmen total meskipun pihak yang dicintai gagal berkali-kali. Salomo menyadari bahwa bait suci yang dia bangun tidak bisa menampung keagungan Allah, namun Allah yang transenden itu mau mengikatkan diri-Nya dalam perjanjian setia dengan umat pilihan-Nya. Dalam warisan spiritual leluhur kita, kita mengenal ungkapan Ingot ni padan—sebuah komitmen sakral untuk mengingat janji yang telah diucapkan antar keluarga besar, yang pantang untuk dilanggar sampai generasi berikutnya. Namun, manusia bisa ingkar janji karena kelemahan mereka. Hanya Tuhan yang Hesed-Nya abadi melewati ribuan generasi. Ketika memasuki akhir pekan ini, tema Mazmur 37 mengingatkan kita: "Percayalah kepada Tuhan dan lakukanlah yang baik." Ini bukan sekadar ajakan moral untuk menjadi "orang baik" agar disukai lingkungan. Ini adalah respons otomatis dari jiwa yang rindu oleh kesetiaan Tuhan. Kamu bisa melangkah ke masa depan dengan tenang karena masa depanmu dipegang oleh Allah yang tidak pernah gagal menepati janji-Nya. Kasih karunia ini membebaskanmu dari ketakutan akan hari esok. Kristus adalah wujud nyata dari Hesed Allah yang turun ke bumi. Di salib, seluruh syarat perjanjian dipenuhi oleh-Nya bagi kita. Karena Kristus setia, jaminan keselamatan dan pemeliharaan hidupmu sudah final. Maka, tenanglah jiwaku, percayalah pada kesetiaan-Nya, dan melangkahlah melakukan kebaikan di sekitarmu dengan sukacita yang meluap. Mari kita berdoa: Allah yang setia, tidak ada Allah seperti Engkau di seluruh alam semesta. Terima kasih karena Engkau memelihara perjanjian kasih setia-Hesed-Mu di dalam hidupku melalui Kristus Yesus. Tenangkan jiwaku dari segala kekuatiran akhir pekan ini, dan mampukan aku untuk terus mempercayai-Mu serta melakukan kebaikan bagi kemuliaan-Mu. Amin.

Bacaan Alkitab

Pagi

Poda 14 : 18 - 35

Malam

Markus 7 : 14 - 23

Nyanyian

BE. 766 : 1