Beginilah firman TUHAN: "Sekalipun mereka utuh dan begitu banyak jumlahnya, tetapi mereka akan hilang terbabat dan mati binasa; sekalipun Aku telah merendahkan engkau, tetapi Aku tidak akan merendahkan engkau lagi."
Renungan:
Tenang di Tengah Badai Hidup
Ada cerita tentang anak kecil yang bisa tidur nyenyak di perahu pas lagi badai besar. Orang-orang dewasa di sekitarnya udah panik setengah mati, tapi dia tetap santai. Pas ditanya kenapa enggak takut, dia cuma jawab, “Ayahku kan kaptennya, dia tahu apa yang harus dilakukan.” Karena percaya penuh sama ayahnya, dia bisa istirahat tenang di tengah ombak yang mengamuk.
Di Alkitab, Kitab Nahum 1:12 ditulis waktu bangsa Yehuda lagi ketakutan luar biasa. Mereka diincar sama bangsa Asyur—musuh yang terkenal sangat kejam, kuat, dan rasanya mustahil dikalahkan. Umat Tuhan waktu itu hidup di bawah bayang-bayang ketakutan.
Tapi Tuhan datang dan bilang kalau walaupun Asyur kelihatan sangat kuat dan jumlah pasukannya banyak, mereka bakal dilenyapkan. Tuhan janji penderitaan umat-Nya bakal berakhir. Firman ini jadi pengingat kalau sebesar apa pun kekuatan manusia, kuasa Tuhan tetap jauh lebih besar.
Buat anak muda, “Asyur” itu bisa muncul dalam bentuk hal-hal yang bikin kamu kepikiran tiap malam:
Tuntutan sekolah, kuliah, atau pekerjaan yang rasanya kelewat berat.
Rasa cemas soal masa depan, cita-cita, atau takut gagal.
Lingkungan yang toxic, perlakuan enggak adil, atau masalah keluarga.
Waktu masalah-masalah ini datang, gampang banget buat merasa kerdil dan panik. Tapi firman Tuhan mau bilang: Tuhan melihat rasa sakitmu, mendengar doa-doamu, dan bertindak pada waktu-Nya yang paling tepat.
Sama seperti anak kecil di perahu tadi, kamu dipanggil untuk punya iman yang menenangkan. Percaya sama Tuhan bukan berarti cuma pasrah tanpa berbuat apa-apa, tapi melangkah dengan berani karena tahu Kapten hidupmu enggak pernah salah arah.
Rasa takut dan masalahmu enggak akan menang selamanya. Tuhan selalu setia membela kamu. Jadi, jangan menyerah dan tetaplah pegang kebenaran. Amin.
Doa : Tuhan, ajar kami percaya sepenuhnya kepada-Mu, hingga fondasi hidup kami adalah Engkau. Amin.