Logo HKBP

HKBP

Renungan Harian HKBP

Rabu, 7 Oktober 2026

HUT HKBP ke-165

Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.

23Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.

1 Tessalonik 5 : 23· Terjemahan Baru

Renungan Harian

1 Tessalonik 5 : 23

Damai Sejati dan Hidup Utuh buat Anak Muda Pernah nggak kamu merasa stres banget? Entah karena tugas sekolah/kuliah yang numpuk, masalah sama pacar atau teman, sampai rasa cemas soal masa depan. Rasanya pengin banget punya kehidupan yang tenang dan bebas masalah. Tapi, Paulus mengingatkan kalau damai yang sejati itu bukan berarti hidup kita bakal tanpa masalah. Damai yang sebenarnya datang dari relasi kita sama Tuhan, Sang "Allah damai sejahtera". Bahkan saat situasi di sekitarmu lagi kacau, kamu tetap bisa tenang karena tahu Tuhan selalu ada menyertaimu. Nggak cuma kasih damai, Tuhan juga mau membentuk kita lewat proses yang namanya pengudusan. Jangan mikir "hidup kudus" itu cuma buat orang tua atau pendeta, ya! Bikin hidup jadi lebih baik dan berkenan itu bukan cuma hasil usaha keras kita sendiri, tapi karena Roh Kudus yang bekerja di dalam diri kita. Bagian kita simpel tapi penting: mau taat, rajin berdoa, dan rela dibentuk jadi pribadi yang lebih baik setiap hari. Tuhan peduli sama semua tentang kamu—roh, jiwa, dan tubuhmu. Artinya: Tuhan tidak hanya peduli pada kehidupan rohani, tetapi juga pikiran, emosi, karakter, serta kehidupan jasmani kita. Iman kita yang sejati harus terlihat dalam cara berpikir, berkata, bekerja, dan memperlakukan sesama. Yuk, belajar menyerahkan seluruh hidup kita ke Tuhan supaya kita makin siap dan nggak bercacat saat Yesus datang kembali! Doa : Ya Tuhan, kiranya damai-Mu terjadi dalam hidup kami. Amin.

Renungan Evangelium

Jesaya 9 : 1 - 6

Damai Sejati dan Hidup Utuh buat Anak Muda Pernah nggak kamu merasa stres banget? Entah karena tugas sekolah/kuliah yang numpuk, masalah sama pacar atau teman, sampai rasa cemas soal masa depan. Rasanya pengin banget punya kehidupan yang tenang dan bebas masalah. Tapi, Paulus mengingatkan kalau damai yang sejati itu bukan berarti hidup kita bakal tanpa masalah. Damai yang sebenarnya datang dari relasi kita sama Tuhan, Sang "Allah damai sejahtera". Bahkan saat situasi di sekitarmu lagi kacau, kamu tetap bisa tenang karena tahu Tuhan selalu ada menyertaimu. Nggak cuma kasih damai, Tuhan juga mau membentuk kita lewat proses yang namanya pengudusan. Jangan mikir "hidup kudus" itu cuma buat orang tua atau pendeta, ya! Bikin hidup jadi lebih baik dan berkenan itu bukan cuma hasil usaha keras kita sendiri, tapi karena Roh Kudus yang bekerja di dalam diri kita. Bagian kita simpel tapi penting: mau taat, rajin berdoa, dan rela dibentuk jadi pribadi yang lebih baik setiap hari. Tuhan peduli sama semua tentang kamu—roh, jiwa, dan tubuhmu. Artinya: Tuhan tidak hanya peduli pada kehidupan rohani, tetapi juga pikiran, emosi, karakter, serta kehidupan jasmani kita. Iman kita yang sejati harus terlihat dalam cara berpikir, berkata, bekerja, dan memperlakukan sesama. Yuk, belajar menyerahkan seluruh hidup kita ke Tuhan supaya kita makin siap dan nggak bercacat saat Yesus datang kembali! Doa : Ya Tuhan, kiranya damai-Mu terjadi dalam hidup kami. Amin.

Bacaan Alkitab

Evangelium

Jesaya 9 : 1 - 6

Epistel

Lukas 1 : 39 - 45

Pagi

Jesaya 9 : 1 - 6

Malam

Lukas 1 : 39 - 45

Nyanyian

BE. 466 : 3 - 4