Logo HKBP

HKBP

Renungan Harian HKBP

Senin, 19 Oktober 2026

2Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah.

Heber 12 : 2· Terjemahan Baru

Renungan Harian

Heber 12 : 2

Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah. Renungan: Terkadang hidup itu sering banget berasa kayak lagi jalan di atas tali yang goyang, kan? Banyak banget hal yang bikin fokus kita gampang terdistraksi: tumpukan tugas atau masalah, rasa cemas mikirin masa depan, luka lama yang belum sembuh, atau malah pencapaian yang bikin kita tanpa sadar jadi sombong. Semuanya kayak lagi rebutan perhatian kita. Di Alkitab, penulis Ibrani ngasih kita resep yang simpel tapi ampuh banget: "fokus mata kita cuma ke Yesus." Maksud dari kalimat itu sebenarnya sederhana: kita diajak buat alihin pandangan dari hal-hal lain yang bikin pusing, terus kunci fokus kita cuma ke satu titik, yaitu Tuhan Yesus. Ada dua alasan kenapa Tuhan Yesus pantas banget jadi pusat perhatian kita: 1. Dia yang Buka Jalan: Tuhan Yesus nggak cuma sekadar ngasih petunjuk atau nyuruh-nyuruh doang, tapi Dia sendiri udah jalan duluan di depan kita. 2. Dia yang Menyelesaikan: Apa yang udah Tuhan Yesus mulai dalam hidup kita, Dia pasti bakal selesaikan sampai tuntas. Iman kita itu bukan hasil kerja keras kita sendiri, tapi karya Tuhan Yesus dalam hidup kita. Kerennya lagi, Tuhan Yesus itu paham banget sama apa yang kita rasain karena Dia sendiri pernah ngelewatin pergumulan yang berat. Menghadapi salib itu nggak gampang buat Dia, tapi Yesus memilih buat bertahan dan ngelewatin semua rasa sakit itu demi tujuan akhir yang indah, sampai akhirnya Dia duduk di sebelah kanan takhta Allah. Coba deh kita ingat-ingat lagi: 1. Kalau fokus kita cuma ke masalah, kita bakal makin stres dan tenggelam dalam cemas. 2. Kalau fokus kita cuma ngeliatin orang lain, kita bakal capek sendiri karena terus banding-bandingin diri. 3. Kalau fokus kita cuma ke diri sendiri, ujung-ujungnya kita bisa putus asa atau malah jadi sombong. Tapi pas kita milih buat fokus ke Tuhan Yesus, di situ kita bakal nemuin rasa tenang, kekuatan baru, dan arah hidup yang jelas. Yuk, mulai hari ini belajar buat terus fokus sama Tuhan Yesus, karena cuma di dalam Dia kita bisa dapetin sukacita yang bener-bener utuh. Doa : Tuhan Yesus, arahkan mataku hanya kepada-Mu. Lepaskan aku dari segala gangguan yang membuatku goyah. Amin.

Bacaan Alkitab

Pagi

Jesaya 12 : 1 - 6

Malam

Lukas 3 : 10 - 20

Nyanyian

BE. 243 : 1 + 3