Doa Pembuka: Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, kiranya memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus, Tuhan kita. Amin.
Renungan:
Jemaat yang dikasihi Tuhan,
Firman Tuhan untuk kita hari Minggu ini tertulis dalam Habakuk 3 : 10 – 19, yang berbunyi demikian :
3:10 melihat Engkau, gunung-gunung gemetar, air bah menderu lalu, samudera raya memperdengarkan suaranya dan mengangkat tangannya.
3:11 Matahari, bulan berhenti di tempat kediamannya, karena cahaya anak-anak panah-Mu yang melayang laju, karena kilauan tombak-Mu yang berkilat.
3:12 Dalam kegeraman Engkau melangkah melintasi bumi, dalam murka Engkau menggasak bangsa-bangsa.
3:13 Engkau berjalan maju untuk menyelamatkan umat-Mu, untuk menyelamatkan orang yang Kauurapi. Engkau meremukkan bagian atas rumah orang-orang fasik dan Kaubuka dasarnya sampai batu yang penghabisan. Sela
3:14 Engkau menusuk dengan anak panahnya sendiri kepala laskarnya, yang mengamuk untuk menyerakkan aku dengan sorak-sorai, seolah-olah mereka menelan orang tertindas secara tersembunyi.
3:15 Dengan kuda-Mu, Engkau menginjak laut, timbunan air yang membuih.
3:16 Ketika aku mendengarnya, gemetarlah hatiku, mendengar bunyinya, menggigillah bibirku; tulang-tulangku seakan-akan kemasukan sengal, dan aku gemetar di tempat aku berdiri; namun dengan tenang akan kunantikan hari kesusahan, yang akan mendatangi bangsa yang bergerombolan menyerang kami.
3:17 Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang,
3:18 namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku.
3:19 ALLAH Tuhanku itu kekuatanku: Ia membuat kakiku seperti kaki rusa, Ia membiarkan aku berjejak di bukit-bukitku
Nats ini adalah doa dan nyanyian nabi Habakuk yang isinya menyatakan dan menyaksikan kemahakuasaan dan kebesaran Tuhan atas alam semesta dan seluruh ciptaan. Nabi Habakuk bernubuat pada masa-masa kesusahan bangsa Yehuda sesaat sebelum kerajaan Babel yang dipimpin raja Nebukadnezar bangkit untuk menyerang kota Yerusalem. Tuhan memakai bangsa Babel untuk menghukum bangsa Yehuda karena dosa dan kejahatan mereka. Namun Habakuk percaya bahwa setelah penghukuman itu, Tuhan akan menyelamatkan umat-Nya. Tidak selamanya Tuhan menghukum umat-Nya. Setelah masa penghukuman berakhir, Tuhan segera datang untuk membebaskan mereka. Karena itu nabi Habakuk tetap tenang menghadapi masa-masa kesusahan itu dan menyaksikan imannya: “Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang, namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku”.
Melalui firman Tuhan hari ini kita diajak untuk tetap bergembira dan bersorak-sorak di dalam Tuhan meskipun dalam kesusahan atau penderitaan. Mengapa? Karena kita percaya Tuhan yang Mahakuasa dan Mahakasih akan menyelamatkan umat-Nya yang berharap pada-Nya. Tuhan adalah kekuatan dan perlindungan bagi orang-orang yang percaya kepada-Nya, sebab itu kita akan tenang dalam menghadapi setiap kondisi yang terjadi dalam hidup kita. Seperti pesan rasul Paulus kepada jemaat Filipi : “Bersukacitalah senantiasa di dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!” (Filipi 4:4). Sesuai dengan nama minggu kita “Misericordias Domini” yang artinya :”Bumi penuh dengan kasih setia Tuhan”, kita juga diajak untuk bersyukur akan kasih setia Tuhan yang selalu memelihara umat-Nya dan alam ciptaan-Nya. Amin.
Doa Penutup: Terima kasih Tuhan atas kasih setia-Mu dalam hidup kami dan ciptaan-Mu. Ajarlah kami untuk selalu bergembira dan bersorak-sorak memuji kasih setia dan keagungan-Mu. Meskipun banyak penderitaan dan tantangan yang kami hadapi, mampukan kami untuk tetap tenang dan sabar menjalaninya. Bimbinglah hati kami untuk tetap percaya akan kuasa dan kasih-Mu yang menyelamatkan kami. Amin.
Terimalah berkat Tuhan :
Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau; Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia; Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepada-Mu dan memberi engkau damai sejahtera. Amin.