Logo HKBP

HKBP

Renungan Harian HKBP

Senin, 22 Juni 2026

7Jadi kamu bukan lagi hamba, melainkan anak; jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli-ahli waris, oleh Allah.

Galatia 4 : 7· Terjemahan Baru

Renungan Harian

Galatia 4 : 7

Jadi kamu bukan lagi hamba, melainkan anak; jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli-ahli waris, oleh Allah. Renungan : Di zaman Romawi kuno, seorang hamba bisa bekerja 24 jam sehari sampai mati, tapi dia tidak akan pernah mendapatkan sepeser pun harta warisan tuannya. Sementara seorang anak, bahkan ketika dia sedang tidur terlelap sekalipun, statusnya sebagai ahli waris tidak pernah batal! Rasul Paulus menggunakan kata 'Doulos' (Hamba) dan 'Huios' (Anak yang dewasa). Ia menyebut bahwa orang percaya adalah Huios, bukan Doulos. Lalu kenapa kamu masih hidup bermental hamba di rumah Bapamu sendiri? Orang percaya yang bermental hamba adalah orang yang menganggap iman sebagai moralisme. Moralisme bekerja pada batasan transaksi timbal balik: "Kamu bekerja, maka kamu dibayar." Tapi, orang percaya yang sesungguhnya tidak seperti itu. Kristus turun, menyelesaikan semua pekerjaan berat penebusan di atas salib, menanggung hukuman yang seharusnya kita tanggung, agar kamu dan saya bisa menerima status "Anak" secara cuma-cuma. Kasih karunia itu diberikan, bukan karena kita pantas, tapi karena Kristus telah memantaskan kita. Karena itu kita dapat bersandar penuh dalam karya Kristus yang sudah selesai. Buktikan kamu bukan hamba, tapi anak Raja yang merdeka! Mari kita berdoa. Bapa, kami bersyukur karena salib Kristus menebus mental hamba kami. Sadarkan kami bahwa kami adalah ahli waris-Mu. Hancurkan kebanggaan kami atas amal kami sendiri. Amin.

Bacaan Alkitab

Pagi

Psalmen 145 : 1 - 7

Malam

Markus 1 : 1 - 8

Nyanyian

BE. 34 : 1