Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita,
Renungan:
"Doamu dikabulkan hari ini, tapi kenapa kamu justru merasa kecewa?"
C.S. Lewis seorang cendekiawan dan teolog Inggris pernah menyebutkan bahwa kadang manusia itu seperti anak kecil bebal yang ingin terus main tanah lumpur di perkampungan kumuh, karena mereka tidak bisa membayangkan apa itu liburan di pinggir pantai. Maksudnya, manusia sulit untuk mengejar sesuatu yang lebih besar daripada apa yang ada di depan matanya.
Efesus 3:20 mengingatkan kita kali ini: "Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita."
Kata lebih banyak ('Huperekperissou') dalam bahasa Yunani kuno tidak sekadar berarti "lebih banyak". 'Huperekperissou' adalah hiperbola tingkat tinggi yang berarti "meluap, tumpah ruah secara berlebihan sampai tak terukur". Masalahnya, ukuran pikiran kita terlalu kerdil untuk menampung anugerah Allah yang tumpah ruah itu.
Kamu berdoa meminta pekerjaan yang gajinya pas untuk bayar kosan, padahal Tuhan mungkin sedang memproses karaktermu di masa pengangguran ini agar kelak kamu siap memimpin perusahaan. Kamu menangis agar Tuhan mengembalikan mantanmu yang toksik, padahal Tuhan sudah memutus hubungan itu untuk menyelamatkan masa depan pernikahanmu! Kita terlalu sering mengemis untuk mendapatkan seember air hujan, padahal Tuhan sedang membawakan kita seluruh samudra kasih karunia melalui penebusan Kristus.
Jika hari ini doamu belum dijawab sesuai maumu, bersukacitalah. Itu artinya, Tuhan sedang menyiapkan jawaban yang ukurannya memuat kekekalan.
Mari kita berdoa.
Bapa yang Maha Pemurah, terima kasih untuk setiap doa kami yang tidak Engkau kabulkan sesuai mau kami. Sesuaikan hati kami dengan kehendak-Mu yang meluap tak terukur. Hanya di dalam nama Yesus Kristus, Amin.