Logo HKBP

HKBP

Renungan Harian HKBP

Sabtu, 19 September 2026

17Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang, 18namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku.

Habakuk 3 : 17 - 18· Terjemahan Baru

Renungan Harian

Habakuk 3 : 17 - 18

Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku. Renungan: Pasti semua orang pengen apa yang dikerjain tuh sukses dan bawa hasil yang manis. Misalnya, abis belajar mati-matian pengin dapet nilai bagus, atau udah usaha maksimal pas latihan biar bisa menang lomba. Tapi, gimana kalau ternyata hasilnya jauh dari ekspektasi? Nah, kita bisa belajar dari kisah Nabi Habakuk. Waktu itu, kondisinya lagi krisis banget dan situasi di sekitarnya serba sulit. Secara ekonomi dan sosial, semuanya kacau: panen gagal, bahan makanan nggak ada, ternak habis, dan masa depannya kelihatan suram banget. Uniknya, di tengah situasi serba mepet itu, Habakuk nggak cuma fokus minta keadaan langsung berubah. Dia malah berdoa dan nyanyi buat Tuhan dengan bilang: "Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan... namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku." Ini respons iman yang keren banget! Walaupun keadaannya lagi nggak baik-baik saja, Habakuk memilih untuk tetep bersyukur. Buat dia, punya Tuhan itu udah lebih dari cukup untuk bikin dia tetep ngerasa tenang dan bersukacita. Mungkin saat ini kamu lagi ada di posisi yang mirip—udah berjuang habis-habisan tapi rasanya sia-sia, cita-cita belum tercapai, atau situasi di sekitar lagi bikin stres. Lewat kisah ini, kita diingatkan: selama kita masih punya Tuhan di hidup kita, kita selalu punya alasan buat tetep kuat dan bilang, "Tuhan, Engkau udah cukup buat aku." Doa : Terima kasih Tuhan atas setiap usaha yang boleh kukerjakan walau tak selalu berhasil tapi aku tetap bersyukur karena Tuhan cukup bagiku. Amin.

Bacaan Alkitab

Pagi

Jesaya 2 : 6 - 11

Malam

Markus 14 : 32 - 42

Nyanyian

BE. 564: 1