"Di ari uju na jongjong ho di adopan ni Jahowa, Debatam, di Horeb, uju na nidok ni Jahowa tu ho; paluhut ma bangso i di Ahu, asa Ahu patubegehon tu nasida hatangKu, angka siparateatehononnasida, asa marhabiaran nasida mida Ahu saleleng mangolu nasida di tano on, asa diajarhon huhut tu angka anakhonnasida.

Yakni hari itu ketika engkau berdiri di hadapan Tuhan, Allahmu, di Horeb, waktu Tuhan berfirman kepadaku: suruhlah bangsa itu berkumpul kepada-Ku, maka Aku akan memberi mereka mendengar segala perkataan-Ku, sehingga mereka takut kepada-Ku selama mereka hidup di muka bumi dan mengajarkan demikian kepada anak-anak mereka."

5 Musa 4:10

"Firman Allah Memampukan Kita Mengeluarkan Perkataan Yang Menghidupkan"

P. Siantar, 22 Desember 2021

Kepala Departemen Diakonia HKBP, Ibu Pdt. Debora P. Sinaga, MTh, memimpin dan menjadi pemberita firman pada acara Natal Parompuan HKBP Dame, P. Siantar. Biv. Rustly Sianturi dipercayakan menjadi liturgis untuk mendampingi Ibu Kadep.


Perayaan Natal Kategorial Parompuan HKBP Dame ini mengambil tema Perayaan Natal Parompuan dari teks Injil Yohanes 1:4a. Dalam pemberitaan firman, Ibu Kadep menyatakan firman Allah telah menghidupkan dan firman itu telah kita terima, terlebih di dalam Yesus Kristus. 


Yesus adalah firman Allah yang menjadi manusia. Dan karena firman itu telah kita terima, kita menjadi hidup. Oleh karena itu, maka sudah seharusnya kita menjadi orang-orang yang menghidupkan semua mahkluk, terlebih sesama kita melalui aksi maupun perkataan kita. Perkataan yang kita keluarkan seharusnya tidak mematikan, tetapi menghidupkan. Terlebih bagi kaum Ibu, di mana perayaan Natal ini bertepatan dengan Hari Ibu. Ibu hendaklah menjadi sosok penting yang menghidupkan unit dunia terkecil, yakni keluarga. Baik dalam mendidik, mengajar, serta mendukung kehidupan iman anggota keluarga. Tanpa ibu, keluarga, gereja, dan bangsa akan kehilangan generasi emasnya. Selamat hari Ibu buat kita semua.

HKBP menjadi berkat





Pustaka Digital