"Jadi ro ma hata ni si Samuel tu sandok Israel songon on: Molo tung mulak hamu tu Jahowa sian nasa rohamuna, sai paholang hamu ma angka debata sileban sian tongatongamuna, ro di angka sombaon Astarot, jala marsihohot rohamuna tu Jahowa, jala sasada Ibana oloi hamu, asa dipalua hamu sian tangan ni halak Palistim.

Lalu berkatalah Samuel kepada seluruh kaum Israel demikian: "Jika kamu berbalik kepada TUHAN dengan segenap hati, maka jauhkanlah para allah asing dan para Asytoret dari tengah-tengahmu dan tujukan hatimu kepada TUHAN dan beribadahlah hanya kepada-Nya; maka Ia akan melepaskan kamu dari tangan orang Filistin.""

1 Samuel 7 : 3

Go to the Next Level Jemaat HKBP!

Bali, HKBP.or.id - "Jangan merasa cepat puas pada tingkat yang sudah dicapai, tapi teruslah raih tingkat berikutnya," ungkap Ephorus dalam kebaktian syukur 15 tahun HKBP Exaudi Dalung, Bali.



Ephorus mengutip motto dari Ephorus Emeritus Pdt. Dr. (HC) WTP Simarmata (+) "go to the next level" yang selalu beliau ucapkan menyemangati rekan-rekannya pendeta.



Kali ini, Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Robinson Butarbutar menggunakannya untuk menyemangati 75 KK warga HKBP Exaudi Dalung, Bali yang berusia 15 tahun. Perjalanannya memang belum panjang, namun telah melalui berbagai pergumulan, diantaranya sulit mendapatkan lahan. Dan ketika lahan diperoleh, kendala berikutnya adalah dana yang minim.


Hal tersebut juga merupakan refleksi dari Firman Tuhan yang tertulis di Galatia 6:1-10, bahwa setiap orang percaya harus mengejawantahkan kasih Kristus dengan saling bertolong-tolongan dan berbuat baik kepada sesama. Dengan bertolong-tolongan menanggung beban, Ephorus meyakini persoalan dana yang minim dapat terselesaikan dan dapat mencapai level berikutnya yaitu menjadi berkat bagi sekitar. 


"Warga HKBP harus mewujudnyatakan Firman Tuhan ini di tengah kepelbagaian, khususnya di Pulau Bali ini. Jemaat HKBP harus mampu menjadi berkat bagi sesama di pulau Bali," pungkasnya.

Gereja HKBP Exaudi Dalung Bali dengan jumlah jemaat mencapai 75 KK ini dilayani oleh Pdt. Gomgom Pasaribu dan 8 orang Parhalado. Mereka sehati untuk menggalang dana demi pelunasan lahan yang telah mereka peroleh. (SKE_JFS)


Pustaka Digital