"Ia pangapoion, i ma; ia na mangansii, sian bulus ni roha ma; ia na mangulahon, marringgas ni roha ma; ia na marbasabasa, sian las ni roha ma!

Jika karunia untuk menasehati, baiklah kita menasehati. Siapa yang membagi-bagikan sesuatu , hendaklah ia melakukannya dengan hati yang iklas; siapa yang memberi pimpinan, hendaklah ia melakukannya dengan rajin; siapa yang menunjukkan kemurahan, hendaklah ia melakukannya dengan sukacita."

Rom 12: 8

Hari Kedua Sosialisai Kemitraan 2019, Ompui Ephorus: “Komunikasi Aktif Antara Sesama Mitra Sangat Penting”

Dalam bimbingan dan arahan yang disampaikan Ompui Ephorus Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing, Ompui menyampaikan akan pentingnya penguatan dalam berbagai hal akan kemitraan, baik yang dilaksanakan oleh distrik-ditrik, lembaga dengan badan diluar negeri khususnya di Jerman. Tentunya, kemitraan ini merupakan perekat dari pada gereja-gereja yang bermitra dengan Jerman. Sebagai pergumulan bagi kita: sepertinya ada keluhan yang kita rasakan ketika kita mengadakan kemitraan antara gereja-gereja Asia dan Jerman. Sebagai gereja di Asia, kita kurang atau sama sekali tidak memperdulikan kemitraan kita sendiri sesama gereja Asia. Misalnya HKBP bermitra ke Jerman, gereja yang di Jawa bermitra juga ke Jerman, gereja di Papua bermitra dengan Jerman. Tetapi antara HKBP dengan gereja di Jawa dan Papua hampir sama sekali tidak ada hubungan. Sepertinya kita hanya bersentuhan dengan Jerman saja. Kesan ini dirasakan juga oleh teman-teman kita di Jerman. Jadi seharusnya pengalaman kita tentang mitra ke Jerman juga bisa kita sharingkan dengan gereja-gereja yang lain di Indonesia. Yang bisa kita lakukan dengan baik adalah bagaimana melihat antara hubungan kita dengan gereja-gereja yang ada di Jerman dan hubungan gereja-gereja lain dengan Jerman. Bukan dalam rangka persaingan yang tidak sehat. Kedepan tentunya bisa kita paparkan apa dan bagaiman HKBP lengkap dengan berbagai program dan departemen dan SDM-nya shingga program yang diajukan tidak kalah dengan argumentasi logis dan urgensinya.

Yang bisa kita berikan adalah kontinitas dari semua program mitra yang telah dilaksanakan. Tentunya distrik-distrik yang paling tahu apa saja program yang suah ada di distrik masig-masing dan lembaga masing-masing. Apakah itu masih relevan dengan kerjasama kita atau tidak, masih relevan lagi diteruskan atau tidak lagi. Banyak gereja-gereja yang tidak memiliki atau meng-update apakah relevan atau tidak. Seharusnya ada informasi dari kita apakah diganti dengan topik program yang lain.

Ketika kami berkunjung ke Jerman bulan November yang lalu, kita mendapat beberapa pujian buat distrik – distrik yang selalu mengadakan komunikasi dengan mitra Jerman. Ternyata komunikasi aktif antara sesama pelaku kemitraan ini sangat penting. Bukan hanya uangnya atau oknum yang datang atau yang pergi kesana, tanpa berkunjungpun dengan bersapa melalui alat-alat komunikas sangat penting. Itu suatu kebanggaan bagi orang-orang yang berkomunikasi secara aktif dengan mitra di Jerman. Mereka bangga dan tetap membutuhkan kabar atau berita dari kita yang akan menjadi aktualisasi dengan program-program yang sedang berjalan. Inilah refleksi untuk dapat dikembangkan dalam mitra kita dengan Jerman.

Usai Bimbingan dan Arahan dari Ompui Ephorus, Deputi Eksekutif UEM Asia Pdt. Petrus Sugito memberi paparan tentang Mengembangkan Kemitraan: Komplain Ke Sukacita. Pemaparan ini merupakan sosialisasi hasil seminar kemitraan internasional ketiga bagi petugas kemitraan HKBP. Dengan mengutip nats Alkitab dari Filipi 2:17-18 mengatakan: “Aku bersukacita dan Aku bersukacita dengan kamu sekalian. Dan kamu juga harus bersukacita demikian dan bersukacitalah dengan Aku”. Yang menjadi penekanan adalah 1. Kemitraan yang penuh sukacita, kreatif dan semarak itu memungkinkan. 2. Mengembangkan kerjasama dalam kelompok kemitraan: pentingnya keseimbangan antara struktur, proses dan kepercayaan. Pdt. Petrus Sugito mengatakan bahwa kasih adalah dasar dalam berkomunikasi dan bertindak. Dengan demikian rasa kepemilikan dalam kemitraan semakin kuat dan semakin luas. Untuk itu pentingnya pengembangan visi bersama, meningkatkan kesadaran terhadap kemitraan, mengembangkan proyek kemitraan secara bersama, melibatkan seluruh jemaat dan melibatkan pemuda untuk kemitraan di masa depan.

Pada kesempatan ini juga Kepala Departemen Diakonia Pdt. Debora Purada Sinaga, MTh memberi pemaparanya tentang Implementasi kemitraan yang berkaitan dengan oreintasi Tahun Pelayanan Diakonia (Parasinirohaon) HKBP 2019. Dihari kedua ini juga disampaikan Pleno: hasil Diskusi kelompok, diambi sebuah hasil Sosialisasi Konfrensi Kemitraan dan Informasi Awal Konsultasi Kemitraan 2020 di Jerman.

comments

Leave a Reply