"Pesta Parningotan Ari Hananaek Ni Tuhan Jesus
Topik: Gabe Sitindangi Ni Kristus Tu Sandok Portibi On (Menjadi Saksi Kristus Sampai ke Ujung Bumi)"

Ev: Ulaon ni Apostel 1:6-11/Ep: Psalmen 68:8-19

Orientasi Rapat Pendeta Hatopan HKBP 2021

HKBP melaksanakan Rapat Pendeta Hatopan (RPH) pada tanggal 25-28 Oktober 2021. Rapat pendeta dilakukan sesuai dengan Tata Dasar dan Tata Laksana atau Aturan Peraturan HKBP Tahun 2002 Setelah Amandemen III yang menyebutkan “Rapat Pendeta Hatopan dilaksanakan sekali dua tahun.” Namun suasana rapat kali berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Rapat dilakukan semi virtual berdasarkan masukan-masukan dari semua praeses HKBP dengan melihat situasi pandemi Covid-19.

Senin (25/10/2021), tepat pada pukul 16.30, Sekretaris Jenderal, Pdt. Victor Tinambunan, MST selaku Ketua Umum Panitia Rapat Pendeta Hatopan HKBP memimpin sesi orientasi yang membicarakan tata tertib rapat, jadwal, kepesertaan dan dokumen yang akan disyahkan di acara pembukaan rapat di esok hari (26/10/2021). Pdt. Victor memimpin persidangan didampingi panitia lainnya dari Gedung Auditorium Seminarium Sipoholon.



Peserta hadir di beberapa titik kumpul dan setiap titik kumpul diberi inisial RPH. Pendeta hadir secara fisik di Seminarium Sipoholon berjumlah 470 orang dari 11 distrik. 21 Distrik lagi akan mengikutinya dari 16 titik, sebagaimana yang diaturkan oleh panitia sebagai berikut ini, Distrik XXVIII Deboskab bergabung dengan Distrik XXII Lampung, Distrik XXII Riau bergabung dengan Distrik XXX Riau Pesisir, Distrik XIII Asahan Labuhan Batu bergabung dengan Distrik XXVI Labuhan Batu dan Distrik XXIII Langkat, XXIX Deliserdang bergabung dengan Distrik XXXI Medan Utara. 12 Distrik lagi mengikuti Rapat Pendeta Hatopan dari tempat yang telah ditentukan oleh masing-masing distrik yaitu Distrik V Sumatera Timur, VIII DKI Jakarta, X Medan Aceh, XIV Tebing Tinggi Deli, XV Sumbagsel, XVII IBT, XVIII Jabartengdiy, XIX Bekasi, XX Kepulauan Riau, XXI Banten, XXV Jambi, XXVII Borneo.



Di orientasi, peserta di semua titik kumpul sangat antusias memberi tanggapan dan masukan-masukan kepada panitia. Tanggapan dan masukan itu disambut dengan respon dari Ketua Umum dan panitia lainnya dengan penuh keakraban dan persaudaraan. Sesi orientasi berakhir dengan suka cita dan damai.


(B-TIK)