"Ai Ahu do donganmu,” ninna Jahowa, “laho paluahon ho; ai sun siap do bahenonHu saluhut bangso parbegu haambolonganmu na Hubahen i na sai laon, alai anggo ho ndang siap bahenonHu; ingkon pinsangonHu do ho nian hombar tu uhum, jala ndang tarbahen so toruanHu ho.

Sebab Aku menyertai engkau, demikianlah firman TUHAN, untuk menyelamatkan engkau: segala bangsa yang ke antaranya engkau Kuserahkan akan Kuhabiskan, tetapi engkau ini tidak akan Kuhabiskan. Aku akan menghajar engkau menurut hukum, tetapi Aku sama sekali tidak memandang engkau tak bersalah."

Jeremia 30:11

Rasa Takut Adalah Wajar, Tapi Iman Orang Percaya Tidak Boleh Tenggelam!

Parung Panjang, 19 Desember 2021

Kepala Departemen Diakonia, Ibu Pdt. Debora P. Sinaga, MTh melakukan pelayanan Minggu Advent ke-4 di HKBP Parung Panjang, Resort Depok Distrik Deboskab. Gereja ini dipimpin oleh Bapak Pdt. Marshaldo Rajagukguk.



Berangkat dari Yesaya 7:10-16, Ibu Kadep Diakonia menyuarakan kepada jemaat agar tidak membiarkan diri dikalahkan oleh rasa takut, sekalipun memang rasa takut atau khawatir merupakan hal yang wajar kita alami. Rasa takut perlu dikelola, karena bila tidak, rasa takut akan membuat kita panik. Rasa takut perlu dikelola dalam iman penuh, bahwa Allah beserta kita; sebagaimana yang diwujudnyatakan dalam diri Yesus Kristus.


Dalam percakapan bersama pimpinan jemaat dan majelis jemaat, Ibu Kepala Departemen Diakonia diberitahukan bahwa gereja akan memulai pembangunan fisik dari awal di tempat yang baru, berlokasi tidak jauh dari tempat tersebut. Tidak hanya sekedar gereja, mereka juga merencanakan untuk membangun rumah pastori (rumah dinas) Pendeta di lokasi yang sama. Dan berdasarkan penuturan Pdt. Marshaldo, dana yang dibutuhkan untuk merealisasikan rencana itu sebesar 2 M dan diharapkan selesai dalam waktu 2 tahun ke depan. Hal ini tentu saja bukan pekerjaan mudah. Namun ini bukan hal yang mustahil karena Allah telah ada di antara kita; Allah beserta kita. Mari doakan agar seluruh majelis serta jemaat bersatu hati, satu iman, satu pengharapan, dan bergandengan tangan dalam mewujudkan rencana tersebut.

HKBP menjadi berkat


Pustaka Digital