"Dibahen i, ndang marnaloja hami; ai lam tu burukna pe hajolmaonnami parduru i, anggo parbagasan i ariari do dipaimbaru.

Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari."

2 Korint 4:16

"Kewargaan kita ada di Surga"

PEMATANGSIANTAR, hkbp.or.id - Gedung Gereja HKBP Pematangsiantar dipenuhi oleh para pelayat yang hadir pada ibadah pemberangkatan jenazah Inang Rosiani br. Hutapea (Op. Ecauli Boru), Istri dari Amang Maringan Manurung (6/3/2022).

Amang Maringan Manurung adalah warga jemaat HKBP Pematangsiantar yang aktif sebagai Ketua BAPENSO (Badan Pengelola Sopo) HKBP Pematangsiantar.

Sekretaris Jenderal HKBP, Pdt. Victor Tinambunan yang semestinya menghadiri ibadah pelantikan Pengurus Badan Usaha HKBP di Jakarta, didampingi Praeses Distrik V Sumatera Timur, Pdt. Maurixon Silitonga hadir di HKBP Pematangsiantar untuk memimpin ibadah pemberangkatan jenazah.


Mengawali khotbah yang berdasar kepada Surat Filipi 3:20, Pdt. Tinambunan menyampaikan salam dari Pucuk Pimpinan HKBP kepada seluruh keluarga besar Manurung. Beliau juga menjelaskan bahwa semestinya beliau berada di Jakarta untuk pelantikan Badan Usaha HKBP namun setelah koordinasi dengan Ompui Ephorus, Pdt. Tinambunan melayani ibadah pemberangkatan jenazah di Siantar.

Dalam khotbahnya Pdt. Tinambunan menekankan bahwa penghiburan bagi orang Kristen yang berdukacita karena meninggalnya kerabat adalah "Keluarga kita kembali kepada ke kewargaannya, yaitu warga Kerajaan Sorga."


"Kewargaan kita ada di sorga, namun Tuhan memberikan kesempatan kepada kita sesaat lamanya untuk menjadi warga dunia. Kiranya Tuhan menghibur kita semua yang berduka," tutup Pdt. Tinambunan dalam khotbahnya. Jenazah Inang br. Hutapea dibawa ke Tanah Jawa, Simalungun untuk dimakamkan.

(SKS-NS)



Pustaka Digital