"Manang ise na mangarupa halak na parir, mangaleai Sitompa ibana do; alai manang ise na pasangap Ibana, asi do rohana mida na pogos.

Siapa menindas orang yang lemah, menghina Penciptanya, tetapi siapa menaruh belas kasihan kepada orang miskin, memuliakan Dia."

Poda 14:31

Bekali 154 Calon Pelayan Tahbisan, Ephorus Tekankan 3K!

Sipoholon, HKBP.or.id - Kompetensi, keteladan, dan kepatuhan menjadi tiga intisari materi pengenalan pelayanan yang disampaikan Ephorus kepada 154 calon pelayan tahbisan Latihan Persiapan Pelayanan (LPP) III. (16/11/2021) 

Sebelum sampai kepada intisari tersebut, Ephorus menegaskan bahwa gerakan pelayanan masa kini merupakan lanjutan dari gerakan Yesus Kristus, gerakan para reformator, dan gerakan para misionaris yang mereformasi dan mentransformasi zamannya masing-masing. 


Gerakan itu dilakukan dengan berbagai cara, seperti pemberitaan akan kerajaan Allah, pengajaran yang mencerdaskan, penyembuhan, pemberdayaan, pendamaian, pembebasan dari kuasa setan, dan teladan kasih kepada Allah dan seluruh ciptaan. 

Setelah penjelasan tersebut, Ephorus mengklasifikasikan 7 poda tohonan Pendeta, 5 poda tohonan Guru Huria, 5 poda tohonan Biblevrouw, dan 6 poda tohonan Diakones ke dalam tiga intisari, yaitu kompetensi, keteladanan, dan kepatuhan atau 3K. Dengan 3K ini diyakini pelayan dapat melaksanakan poda tohonannya dengan baik dan mampu bergerak cepat di tengah perubahan zaman. 


"Ciri dari pelayan yang mengikuti gerakan pelayanan yang reformatif transformatif adalah harus cerdas dan berkompeten. Tidak hanya itu, hidupnya pun harus menjadi teladan, serta memiliki kepatuhan," ungkap Ephorus. 

Pada penghujung sesi, Ephorus mendoakan seluruh peserta. Dan secara khusus, meneguhkan dan menyemangati C.Pdt. Netty Sitinjak dan C.Pdt. Bonita Pasaribu yang masih dalam dukacita.


(SKE_JFS)

Pustaka Digital