"Alai ndang na murak hita bahenon ni panghirimon i, ala nunga diusehon tu bagasan rohanta holong ni roha ni Debata marhitehite Tondi Parbadia, naung nilehonNa i tu hita.

Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita."

Rom 5: 5

Perayaan Ulang Tahun Seksi Lansia HKBP Singkawang



Seksi Lansia HKBP Singkawang Ressort Singkawang Kalimantan Barat merayakan

Ulang Tahun yang ke-3 pada hari Kamis, 30 Mei 2019, yang dirangkai dalam ibadah Memperingati Kenaikan Tuhan Yesus. Sebagai bentuk rasa syukur para Lansia atas berkat Tuhan yang diterimanya, baik secara pribadi maupun dalam perkumpulan seksi, mereka ungkapkan dalam menyanyikan pujian lewat koor di gereja. Melalui lagu-lagu yang mereka nyanyikan sudah cukup rasanya untuk bersaksi atas penyertaan Tuhan dalam perjalanan hidupnya.


Dalam kebaktian memperingati Kenaikan Tuhan Yesus sengaja hanya Seksi Lansia yang mengisi koor dalam ibadah. Ada empat koor yang mereka nyanyikan, antara lain : “Sering Kutanya Pada Diriku” gubahan Pontas Purba; “Tak ‘Ku Tahu ‘Kan Hari Esok” (I Know Who Holds Tomorrow), cipt. Ira F. Stanphill, terj. Kristianto Pudjo Nugroho; “Sejenak Aku Menoleh” gubahan Pontas Purba; dan “Sai Dijaga Debatanta” (May The Good Lord Bless And Keep You)

Ibadah berjalan dengan hikmat penuh sukacita, terlebih dengan penampilan para Lansia ketika menyanyikan lagu pujian tersebut. Di usia yang sudah rata-rata lanjut (65 tahun ke atas), bahkan ada yang sudah berusia 84 tahun, tetapi masih berdiri di depan altar dan menyanyikan empat lagu yang diselang-selingi dengan liturgy ibadah.


Dalam khotbahnya Pdt. Bikwai H. Simanjuntak, MTh sebagai Pendeta HKBP Ressort Singkawang menekankan bahwa Yesus yang naik ke sorga meninggalkan keteladanan hidup kepada setiap pengikut-Nya, yakni hidup yang selalu di dalam kerendahan hati. Kepada para lansia pendeta berpesan supaya tetap dalam kerendahan hati menapaki hidup yang masih Tuhan percayakan kepada para lansia. Pendeta mengutip ungkapan yang mengatakan, “Tua-tua keladi, makin tua makin menjadi” Menjadi apa? Tentu menjadi semakin merendah, semakin baik. Jangan semakin tua semakin cerewet dan semakin mengeluh. Harus tetap bersyukur, karena itulah rahasia awet muda!


Setelah ibadah di gereja, dilanjutkan dengan potong tumpeng dan tiup lilin ulang tahun dan makan bersama di Sopo Godang HKBP Singkawang. Tumpeng dan kue ulang tahun diberikan kepada yang mewakili kategorial dan weijk. Dalam kata sambutannya, Ketua Seksi Lansia, amang JR. Sitohang (Op. Romeo) menyampaikan terimakasih kepada seluruh jemaat dan pomparan mereka yang turut serta dalam perayaan tersebut. Diberitahukan juga kegiatan lansia sekali dua minggu PA Lansia dan Latihan Koor, kunjungan social bagi anggota jemaat yang sakit, serta kegiatan olah raga, dan juga pemeriksaan kesehatan terhadap para lansia.

Pengurus Seksi Lansia HKBP Singkawang adalah Ketua : JR. Sitohang (Op. Romeo), Sekretaris K. Luman Gaol (Op. Jeremy) dan Bendahara Ny. Sianipar br. Simanjuntak (Op. Joyce). Acara Ultah Seksi Lansia ini semakin meriah melalui penampilan hiburan dari Kaum Lansia dengan menyanyikan Lagu “Sulangan Mangan” dan “Uju Dingolungkon ma Nian”; mewakili pomparan/pahompu oleh Renata Hillary Hutauruk dengan lagunya “Doa Seorang Anak”, tak ketinggalan penampilan Pdt. Bikwai H. Simanjuntak dengan saxophonenya mengiringi lagu inang Pendeta, boru Sormin berjudul “Siapa Bilang Lansia Tidak Berguna”. Acara diakhiri dengan doa penutup dan bersalam-salaman. (BHS)




comments

Leave a Reply