"Dibahen i, ndang marnaloja hami; ai lam tu burukna pe hajolmaonnami parduru i, anggo parbagasan i ariari do dipaimbaru.

Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari."

2 Korint 4:16

Pembinaan Penyuluh Agama Kristen, Sekjen HKBP Sampaikan: "Penyuluh yang Membawa Suluh di Tengah Masyarakat"

PARAPAT, hkbp.or.id - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara mengadakan pembinaan kepada Penyuluh Agama Kristen di Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan ini berlangsung di Danau Toba Internasional Cottage, Parapat (9/11/2021).

Penyuluh yang mengikuti pembinaan sebanyak 50 penyuluh yang datang dari 6 Kabupaten Wilayah Provinsi Sumatera Utara. Peserta berasal dari golongan Pegawai Negeri Sipil dan Non Pegawai Negeri Sipil yang berasal dari berbagai denominasi gereja.

Sekretaris Jenderal HKBP, Pdt. Victor Tinambunan hadir sebagai narasumber yang membawa topik: "Sinergi Penyuluh Agama Kristen dengan Lembaga Kristen." Dalam paparannya, Pdt. Tinambunan mengajak para peserta untuk membaca kembali Keputusan Dirjen Bimas Kristen no 474 tahun 2020 tentang Penyuluh Agama Kristen yang handal.


"Membaca Keputusan Dirjen Bimas Kristen, esensi tugas dari penyuluh adalah pelayanan bukan sekadar cari makan, karakter unggul dan integritas tinggi, dan keterampilan yang handal," terang Pdt. Tinambunan.

Dalam paparannya beliau menekankan supaya penyuluh tidak terseret arus sentimen denominasi dan fanatisme sempit supaya proses penyuluhan dapat berjalan dengan lancar. "Suluh akan padam ketika dipenuhi oleh sentimen dan fanatisme sempit," ucap Pdt. Tinambunan.


"Suluh akan menyala ketika sukacita ada di dalam kita karena sukacita tadi adalah minyaknya," ujar Pdt. Tinambunan mengakhiri paparannya.

Melalui kegiatan ini, Panitia Pembinaan menyampaikan harapannya, terutama kepada HKBP supaya terjalin hubungan yang harmonis antara Penyuluh Agama Kristen dengan Gereja HKBP di lapangan penyuluhan.


SKS-NS

Pustaka Digital